PILIHAN
Areal Perkantoran Bhakti Praja Jadi Lokasi Mabuk Lem 6 Remaja SMP
PELALAWAN, Riauin.com - Suasana kantor yang sepi saat hari libur di areal perkantoran Bhakti Praja, Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan, Minggu (1/10/17) malah dimanfaatkan oleh 6 remaja yang masih berstatus pelajar SMP untuk mabuk lem.
Petugas Satpol PP Kabupaten Pelalawan yang mendapat informasi langsung mengamankan enam remaja tersebut. "Enam remaja diamankan tadi pagi sekitar jam 10.00 WIB di areal," kata Kasatpol PP dan Damkar Pelalawan, H Abu Bakar, melalui Kasi Penertiban, Sofyan MH.
Karena kedapatan sedang mabuk lem, enam remaja tersebut digelandang menuju kantor Satpol PP dan diserahkan ke penyidik PPNS, Ariadi SH dan Rospandi S.Sos untuk dimintai keterangan. Ternyata mereka masih pelajar.
"Lima remaja masih berstatus sebagai pelajar SMP di Pangkalan Kerinci, sedangkan seorang remaja lagi sudah putus sekolah," jelasnya.
Sofyan menyebutkan, petugas mendapati barang bukti lem yang digunakan untuk mabuk. Keenam remaja ini mengakui perbuatannya.
"Ini sangat mengkhawatirkan, makanya kita panggil orangtua mereka agar lebih ketat dalam melakukan pengawasan terhadap anak-anaknya karena dampak lem yang dihirup sangat berbahaya bagi kesehatan," pungkas Kasi Penertiban. (src)
Petugas Satpol PP Kabupaten Pelalawan yang mendapat informasi langsung mengamankan enam remaja tersebut. "Enam remaja diamankan tadi pagi sekitar jam 10.00 WIB di areal," kata Kasatpol PP dan Damkar Pelalawan, H Abu Bakar, melalui Kasi Penertiban, Sofyan MH.
Karena kedapatan sedang mabuk lem, enam remaja tersebut digelandang menuju kantor Satpol PP dan diserahkan ke penyidik PPNS, Ariadi SH dan Rospandi S.Sos untuk dimintai keterangan. Ternyata mereka masih pelajar.
"Lima remaja masih berstatus sebagai pelajar SMP di Pangkalan Kerinci, sedangkan seorang remaja lagi sudah putus sekolah," jelasnya.
Sofyan menyebutkan, petugas mendapati barang bukti lem yang digunakan untuk mabuk. Keenam remaja ini mengakui perbuatannya.
"Ini sangat mengkhawatirkan, makanya kita panggil orangtua mereka agar lebih ketat dalam melakukan pengawasan terhadap anak-anaknya karena dampak lem yang dihirup sangat berbahaya bagi kesehatan," pungkas Kasi Penertiban. (src)
Berita Lainnya
Polisi Tangkap Sepasang Kekasih Pencuri Sepeda Motor di RSUD Bengkalis
Polres Pelalawan Tangkap Perampok Kantor Sawit di Bandar Sei Kijang
Polisi Tindak Tegas Pembakar Lahan 180 Hektar di Bengkalis
Tokoh Agama Riau UAS Perdana Jadi Saksi Sidang Tipikor Abdul wahid
Ancaman Mutasi ASN Warnai Sidang Korupsi Dinas PUPR Riau
Perampokan Brutal di Bandar Sei Kijang, Uang Rp 76 Juta di Kantor Sawit Raib
Polisi Tangkap Sepasang Kekasih Pencuri Sepeda Motor di RSUD Bengkalis
Polres Pelalawan Tangkap Perampok Kantor Sawit di Bandar Sei Kijang
Polisi Tindak Tegas Pembakar Lahan 180 Hektar di Bengkalis
Tokoh Agama Riau UAS Perdana Jadi Saksi Sidang Tipikor Abdul wahid
Ancaman Mutasi ASN Warnai Sidang Korupsi Dinas PUPR Riau
Perampokan Brutal di Bandar Sei Kijang, Uang Rp 76 Juta di Kantor Sawit Raib