Payung Elektrik Masjid Raya Annur Diminta Difungsikan Setiap Jumat hingga Minggu
RIAUIN.COM - Gubernur Riau (Gubri), Brigjen TNI (Purn) H Edy Natar Nasution, meminta kepada para pengurus Masjid Raya Annur agar meningkatkan kenyamanan para jemaah yang beribadah di sana. Di mana, hal itu akan mengembalikan keramaian masjid kebanggaan Provinsi Riau tersebut.
Selain kenyamanan, Gubri juga melihat banyaknya wisatawan dari luar kota yang datang ke Masjid Raya Annur untuk melihat payung elektrik yang ada di kawasan masjid. Ia meminta setidaknya payung itu dikembangkan selama akhir pekan agar orang-orang yang ingin berekreasi dapat menikmatinya.
"Hari Jumat, Sabtu, dan Ahad, kembangkan payungnya. Banyak bus wisata datang mau melihat. Mereka ingin menikmati masjid kebanggaan kita itu, tapi payungnya tidak dibuka," kata Gubri saat pertemuan dengan pengurus Masjid Raya An-Nur Pekanbaru, Rabu (3/1) di Kediaman Gubri.
Ditambahkannya, saat wisatawan yang datang tersebut merasa senang, mereka akan masuk ke dalam dan beribadah. Bukan hanya dari luar, tapi juga masyarakat sekitar yang bisa menjadi jamaah tetap.
"Kalau dia [pengunjung] merasa senang, dia akan masuk ke dalam. Upaya meramaikan masjid ini lebih penting," terang Gubri.
"Annur adalah masjid kebanggaan milik provinsi. Kadang saya tengok, saya coba salat subuh di sana dengan jemaah yang sedikit. Kondisi ini memprihatinkan," tuturnya.
Hal itu dikatakan Gubri, salah satu yang membuat sedikitnya jamaah adalah kenyamanan yang belum optimal. Di mana, jarak antarparkiran dan tempat ibadah jauh, serta kebersihan yang belum maksimal juga.
"Parkir jauh, perjalanan saya jauh, sendal dilepas begitu masuk. Tapi saat saya mau masuk menginjakkan kaki ke karpet, pasir yang ada di telapak kaki membuat saya merasa kaki tidak suci," jelasnya.
Ia jelaskan, meramaikan masjid itu caranya adalah membuat nyaman orang-orang yang akan masuk kedalamnya. Agar kebersihan dan kenyamanan pengunjung dapat ditingkatkan, Gubri meminta petugas kebersihan yang ada meningkatkan kinerjanya. (*)
Berita Lainnya
Harga Pertamax di Riau Tembus Rp 17.000 per Liter, Tertinggi di Sumatera bersama Sumbar dan Kepri
Belanja Pegawai Riau Kritis, Pemprov Ambil Langkah Darurat
Telat Hadir Ujian CAT, Calon Anggota KPID Riau Gugur Otomatis
Jelang Kunjungan Mendagri, Pemprov Riau Rampungkan Laporan Tiga Program Prioritas Pusat
CPO Melonjak, Harga Sawit Swadaya Riau Tembus Rp 3.674/Kilogram
Pemprov Riau Perketat Pengawasan untuk Lindungi Petani Sawit dari Manipulasi Harga
Harga Pertamax di Riau Tembus Rp 17.000 per Liter, Tertinggi di Sumatera bersama Sumbar dan Kepri
Belanja Pegawai Riau Kritis, Pemprov Ambil Langkah Darurat
Telat Hadir Ujian CAT, Calon Anggota KPID Riau Gugur Otomatis
Jelang Kunjungan Mendagri, Pemprov Riau Rampungkan Laporan Tiga Program Prioritas Pusat
CPO Melonjak, Harga Sawit Swadaya Riau Tembus Rp 3.674/Kilogram
Pemprov Riau Perketat Pengawasan untuk Lindungi Petani Sawit dari Manipulasi Harga