Nama SF Hariyanto Tak Muncul dalam Rekomendasi FKPMR
RIAUIN.COM - Nama SF Hariyanto Sekdaprov Riau sebagai salah satu pejabat daerah yang memiliki kualifikasi ASN untuk rekomendasi Pj Gubernur Riau, tidak masuk dalam rekomendasi Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR). Hal ini terungkap saat sejumlah tokoh masyarakat menyampaikan aspirasinya ke DPRD Riau, melalui Komisi I.
Melalui payung kelembagaan FKPMR, Tomas justru mengusulkan nama-nama berikut, H Suhajar Diantoro (Sekretaris Jenderal Kemendagri), Erwin Dimas dan Prof Dr Sri Indarti SE MSi (Rektor Universitas Riau), Kamis (30/11/2023).
Dalam statemennya Wakil Ketua Umum FKPMR Azlaini Agus menyampaikan pokok-pokok pikiran dan rekomendasi tentang Pj Gubri. Ada beberapa syarat dan kriteria yang diajukan FKPMR dalam pertemuan itu.
Azlaini Agus mengungkap, Pj Gubri mesti putera jati Melayu Riau yang memiliki integritas terpuji dan teruji, kredibilitas yang tinggi, kapasitas dan kapabilitas serta kompetensi unggul, figur yang memiliki historis dan ikatan emosional secara langsung dengan Riau atau figur yang memahami daerah dan persoalan-persoalan di Riau.
"FKPMR tetap menjunjung semangat kebhinekaan, namun adalah hal alamiah bahwa perbaikan nasib suatu kaum ditentukan oleh kaum itu sendiri, tersebab yang lebih tahu dan paham tentulah kaum itu sendiri," kata Azlaini .
Kemudian, harus sosok yang dapat menjawab dan memberikan solusi konkrit pada persoalan-persoalan ekonomi dan sosial di Riau. Siap memberikan komitmen untuk mengabdi membangun Riau dengan ikhlas dan dedikasi terbaik.
Selanjutnya harus figur yang paham dan berpengalaman dengan administrasi birokrasi dan pemerintahan sekaligus memiliki strong leadership. Dengan demikian diharapkan dapat melakukan reformasi birokrasi secara cermat dan bijak, agar birokrasi pemerintahan Riau benar-benar berpikir dan berbuat serta memberikan pelayanan terbaik untuk rakyat dengan tetap memiliki karakter Melayu.
Selain itu, juga figur yang memiliki jejaring nasional maupun internasional yang kuat dan luas di berbagai lembaga pemerintah maupun non-pemerintah, dengan kemampuan komunikasi diplomatis maupun pendekatan personal persuasif untuk menyakinkan pemerintah pusat bahwa Riau memerlukan dana pembangunan yang sangat besar untuk mempercepat pemerataan pembangunan.
"Figur yang paham dan berpengalaman langsung dengan proses penetapan kebijakan dan politik anggaran di tingkat nasional," kata Azlaini.
Terakhir, mesti figur yang dapat menjadi koordinator pembangunan antar daerah dan pemersatu semua shareholder dan stakeholder pembangunan di Riau. Pj Gubri harus mampu mengkoordinir dan berkolaborasi dengan para Bupati/Walikota maupun komponen masyarakat pemangku kepentingan pembangunan di Riau, pembangunan di Riau harus dilakukan secara bersinergi, kolaboratif dan inovatif (pentahelix collaboration strategy).
"Tiga nama calon Pj Gubri yang akan diajukan adalah H Suhajar Diantoro (Sekretaris Jenderal Kemendagri), Erwin Dimas dan Prof Dr Sri Indarti SE MSi (Rektor Universitas Riau)," kata Azlaini. (*)
Berita Lainnya
Plt Gubri Minta Kabupaten/Kota di Riau Tiru Pola Penagihan Pajak Pekanbaru
Bapenda Riau Siapkan Tiga Satgas untuk Periksa Pajak Perusahaan Sawit di Lapangan
Kejar Tunggakan Pajak Rp 159 Miliar, Pemko Pekanbaru Pilih Pendekatan Door to Door Lewat PKK
Pasca Kecelakaan Maut Ambulans Tabrak Truk di Tol Permai, Jasa Raharja Cepat Data Ahli Waris
Respon Permintaan Daerah, Pemprov Riau Alihkan Operasi Pasar ke Rohul
Rohul Sumbang Titik Panas Terbanyak di Riau Saat Cuaca Ekstrem Mengintai
Plt Gubri Minta Kabupaten/Kota di Riau Tiru Pola Penagihan Pajak Pekanbaru
Bapenda Riau Siapkan Tiga Satgas untuk Periksa Pajak Perusahaan Sawit di Lapangan
Kejar Tunggakan Pajak Rp 159 Miliar, Pemko Pekanbaru Pilih Pendekatan Door to Door Lewat PKK
Pasca Kecelakaan Maut Ambulans Tabrak Truk di Tol Permai, Jasa Raharja Cepat Data Ahli Waris
Respon Permintaan Daerah, Pemprov Riau Alihkan Operasi Pasar ke Rohul
Rohul Sumbang Titik Panas Terbanyak di Riau Saat Cuaca Ekstrem Mengintai