• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Usai Minta Maaf dan Bikin Pernyataan, Polisi Lepaskan Dua 'Pocong' Jadi-jadian di Taluk Kuansing
07 Juni 2026
Dua Remaja Berbaju Pocong Keliling Pakai Motor, Diamankan Polres Kuansing
07 Juni 2026
Antisipasi Kemarau, Polsek Singingi Hilir Salurkan Bantuan Alat Pompa Air ke Kelompok Tani
06 Juni 2026
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Langkah Pasti Putra Kuansing di Korps Adhyaksa: Priandi Firdaus Bahar Resmi Jabat Kasidik Kejati Kepri
04 Juni 2026

  • Home
  • Riau

Tekan Emisi Karbon, PHR Tanam 1.200 Bibit Pohon di Bagan Benio

Redaksi

Senin, 30 Oktober 2023 19:36:00 WIB
Cetak

RIAUIN.COM – Dengan langkah kaki tergopoh-gopoh, Renop Noprianto dengan sigap menenteng bibit-bibit pohon untuk sampai ke lokasi penanaman. Tangan kanan dan kiri penuh sesak barang bawaan. Dari atas perahu 4 x 1 meter itu, pemuda ini melansir satu persatu bibit-bibit tersebut untuk segera ditanam. 

Lokasi penanaman pohon tersebut sangat jauh dari hiruk pikuknya perkotaan, yakni berada di kawasan Suaka Margasatwa (SM) Cagar Biosfer Giam Siak Kecil dan Bukit Batu, tepatnya di Dusun Bagan Benio, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, Minggu (29/10/2023). 

Untuk sampai ke lokasi itu, memerlukan waktu yang tidak singkat. Berjarak sekitar 60 kilometer dari pusat kota Duri, Bagan Benio merupakan salah satu area hutan lindung paru-parunya dunia yang menyerap karbondioksida dan masih asri terjaga. 

Cagar Biosfer Giam Siak Kecil dan Bukit Batu tersebut adalah sebuah lahan gambut raksasa yang membentang area di Kabupaten Bengkalis dan Siak. Dengan luas  705.271 hektar, Cagar Biosfer ini dideklarasikan The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) dalam Man and the Biosphere (MAB) Programme. 

BACA JUGA
  • Pendaftaran Diperpanjang, Ujian Calon Anggota PWI Riau Dilaksanakan 3 November 2024
  • Daftar Barang Bermerek yang Diamankan Penyidik dari MS Terkait SPPD Fiktif di DPRD Riau
  • Wanita Cantik MS Serahkan Barang-barang Bermerek Senilai Rp 395 Juta Pemberian Muflihun ke Penyidik Polda Riau

Lokasi ini tidak bisa diakses dengan menggunakan jalur darat saja, namun mesti menyusuri sungai puluhan kilometer menggunakan perahu tradisional, atau warga lokal menyebutnya pompong. Belakangan, lahan-lahan hutan tersebut mulai banyak beralih fungsi lantaran perambahan liar yang mengkhawatirkan. 

Hal inilah yang mendorong Renop dan kawan-kawan melakukan aksi penghijauan. Renop merupakan Ketua Pertabike Duri, sebuah Komunitas Pesepeda para Karyawan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) WK Rokan. Pohon-pohon yang dibawanya dari daratan Duri tersebut akan ditanam di area itu untuk program penghijauan. Misi ini dilakukan sebagai salah satu wujud pelestarian lingkungan untuk masa depan bangsa yang dilaksanakan PHR – WK Rokan. 

"Kami menyadari bahwa pentingnya menjaga alam untuk kelestarian lingkungan, manfaatnya untuk sekarang dan nanti. Program ini merupakan hasil charity dari kegiatan Pertabike Charity Ride Duri 2023 lalu. Terkumpul donasi sebesar Rp 55 juta yang kemudian kita alokasikan untuk penanaman sebanyak 1200 bibit pohon di alam raya ini," kata Renop, di lokasi. 

Dalam kegiatan tersebut, PHR WK Rokan juga menggandeng mitra pelaksana program CSR yang biasanya menggeluti konservasi gajah –Rimba Satwa Foundation (RSF). Bibit-bibit unggul tersebut dikembangkan di nursery milik RSF yang berkolaborasi dengan PHR WK Rokan tersebut. Untuk di Bagan Benio, PHR menanam jenis pohon Matoa, Jengkol, Petai dan Durian. Sehingga, akan ada nilai ekonomis yang akan didapatkan masyarakat setempat. 

Kegiatan ini juga selaras dengan Program One Two Trees yang digagas SKK Migas. Program ini sebagai perwujudan pilar ketiga Indonesia Oil & Gas 4.0 yaitu, Ensuring Environmental Sustainability.

Program One Two Trees adalah penanaman pohon yang dilakukan oleh seluruh pemangku kepentingan di industri hulu migas yang diharapkan bisa berkontribusi dalam menurunkan emisi karbon demi memastikan keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang.

Nantinya, bibit pohon yang ditanam di Bagan Benio tersebut akan terus dirawat hingga besar dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Di lokasi, para Perwira PHR tersebut menanam satu per satu pohon di lahan-lahan yang telah disediakan, umumnya berada di pinggiran hutan dan sungai. 

Di sisi lain, setiap dua bulan pohon yang sudah ditanam akan dilakukan perawatan dan penyisipan jika rusak atau mati, akan dilakukan juga monitoring dengan mengukur pertumbuhan tinggi dan diameter menggunakan aplikasi SMART yang sudah dimodifikasi, program ini melanjutkan Program Agroforestri yang sebelumnya sudah dilakukan semenjak 2021 lalu. "Harapannya pohon yang ditanam tumbuh subur, bermanfaat bagi semua makhluk di Bagan Benio dan menghasilkan buah yang banyak dan menambah nilai ekonomi masyarakat," ujar Renop.

Lokasi Dusun Bagan Benio tersebut kini juga menjadi rumah tinggal bagi warga lokal. Mereka merupakan suku Melayu asli Riau yang telah bermastautin sejak puluhan tahun lalu. 

"Kami tinggal di sini sudah lama, lokasi ini cukup jauh. Kami hidup mengandalkan hasil alam dan bertani. Program Pertabike dan PHR ini sangat bermanfaat sekali karena dampaknya luas bagi alam dan masyarakat," kata Kepala Dusun Bagan Benio, Joharis. 

Terpisah, Corporate Secretary PHR WK Rokan Rudi Arifianto menyampaikan, bahwa selain berfokus pada operasi yang andal dan selamat dalam mendukung ketahanan energi nasional, PHR juga ikut berkontribusi pada pelestarian lingkungan hidup. Program penghijauan yang dilaksanakan di Bagan Benio tersebut merupakan salah satu komitmen PHR dalam menjaga rimba raya. 

"Ini merupakan salah satu wujud dan upaya kita dalam melestarikan lingkungan, dan harapan yang paling besar adalah mengurangi emisi karbon. PHR menaruh perhatian serius terhadap alam, untuk kelangsungan ekosistem dan kebermanfaatan luas bagi masyarakat khususnya di Provinsi Riau," kata Rudi Ariffianto. 

Ia menambahkan, PHR berfokus pada 4 pilar program sosial di antaranya: pemberdayaan ekonomi masyarakat, kesehatan, lingkungan hidup dan pendidikan. "Komitmen kita merupakan salah satu upaya dalam mendukung ketahanan energi nasional, selain itu aspek 4 pilar tersebut menjadi asas yang mesti selalu kita jaga untuk kebermanfaatan yang luas bagi masyarakat," tuturnya. 

Di sisi lain, data yang dihimpun dari situs resmi Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Bagan Benio berpenduduk 1.512 jiwa berada dalam kawasan SM Giam Siak Kecil dan secara administratif masuk dalam Desa Tasik Serai, Kecamatan Tualang Mandau, Kabupaten Bengkalis. 

Mulanya dusun ini adalah Bagan Sati yang berjarak sekitar 1 km dari Dusun Bagan Benio sekarang. Dusun Bagan Sati pertama kali dibuka tahun 1937 oleh warga Tapung kanan bernama Ma'sat. Karena faktor keamanan dan menghindari binatang buas, Dusun tersebut pindah ke pematang lebih tinggi yaitu Bagan Benio. Tahun 1948 dua orang yang yang berasal dari tepian tukobun/Mandau berkunjung dan menetap di Bagan Benio yang bernama Jani bin Soal Samad bin Ma'akal dan setelahnya banyak masyarakat lain yang menetap di tempat ini.

Bagan Benio memiliki makna Bagan yang berarti pondok dan Benio berarti pohon kayu besar bernama kayu bonioo sehingga bermakna sebuah pondok yang berdiri di bawah kayu Bagan Benio. Penetapan pemerintahan Bagan Benio dimulai sejak tahun 1957 dengan ditetapkannya Hasan sebagai penghulu kampung. Mayoritas penduduk Bagan Benio adalah suku Melayu (99,9%) dengan mata pencaharian nelayan, dan berkebun karet serta usaha lainnya. Di lokasi tersebut, sarana penunjang seperti pelayanan kesehatan dan aksesibilitas masih terbatas.(*)

 


 Editor : Effendi Rusli
Kata Kunci riau


[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Jelang Hari Jadi ke-69 Riau, Kawasan Stadion Utama Mulai Ditata dan Dibereskan

PLTU Tenayan Raya Pasok Paving Block dan Pupuk Non Komersial

Sirene Subuh dan Pita Kejut Disiapkan Halau Microsleep di Tol Permai

Ujian CAT Menanti 74 Calon Anggota KPID Riau, Sebelas di Antaranya Pekerja Pers

Antisipasi Perluasan Karhutla, Pemprov Riau Intensifkan Pemantauan di Titik Rawan

Pemprov Riau Targetkan Perbaikan Jalan Simpang Minas Mulai Pekan Depan

Jelang Hari Jadi ke-69 Riau, Kawasan Stadion Utama Mulai Ditata dan Dibereskan

PLTU Tenayan Raya Pasok Paving Block dan Pupuk Non Komersial

Sirene Subuh dan Pita Kejut Disiapkan Halau Microsleep di Tol Permai

Ujian CAT Menanti 74 Calon Anggota KPID Riau, Sebelas di Antaranya Pekerja Pers

Antisipasi Perluasan Karhutla, Pemprov Riau Intensifkan Pemantauan di Titik Rawan

Pemprov Riau Targetkan Perbaikan Jalan Simpang Minas Mulai Pekan Depan

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
  • 2 Tim Gabungan Bakar 145 Rakit Emas Ilegal di Inuman dan Cerenti
  • 3 Harga TBS Swadaya Riau Turun Akibat Merosotnya Nilai Jual CPO KPBN
  • 4 RSUD Bangkinang Kini Bisa Tangani Pasien Stroke Tanpa Rujuk ke Luar Daerah
  • 5 Jondul Jadi Sasaran Skrining Aktif HIV Pekanbaru
  • 6 Menkeu Purbaya: Ekonomi Kita Kuat, Jangan Percaya 'Ekonom TikTok'!
  • 7 Riau Hari Ini, Potensi Hujan Ringan Lokal Tanpa Peringatan Cuaca Ekstrem
  • 8 PLN Selidiki Gangguan Kelistrikan, Sejumlah Wilayah di Sumbagut Terdampak Padam
  • 9 Guncangan Sesaat Demi Posisi Tawar Sawit yang Lebih Kuat
Terkini +INDEKS

Usai Minta Maaf dan Bikin Pernyataan, Polisi Lepaskan Dua 'Pocong' Jadi-jadian di Taluk Kuansing

07 Juni 2026
Dua Remaja Berbaju Pocong Keliling Pakai Motor, Diamankan Polres Kuansing
07 Juni 2026
Wujud Nyata Sinergi Bagi Negeri, Capella Group Kumpulkan 171 Kantong Darah
07 Juni 2026
Etika dalam Genggaman: Mengapa Warga Biasa Perlu Belajar Jurnalisme Dasar
06 Juni 2026
Tebar Keberkahan Bagi Alam, BRK Syariah Ikut Tanam Pohon di Kawasan Stadion Utama Riau
06 Juni 2026
Menuju Wajib Halal Oktober 2026, Ratusan Pedagang di Bengkalis Diedukasi
06 Juni 2026
Jelang Hari Jadi ke-69 Riau, Kawasan Stadion Utama Mulai Ditata dan Dibereskan
06 Juni 2026
Bukan Soal Teknologi, Ketahanan Mental Jadi Tantangan Gen Z
06 Juni 2026
Antisipasi Kemarau, Polsek Singingi Hilir Salurkan Bantuan Alat Pompa Air ke Kelompok Tani
06 Juni 2026
PLTU Tenayan Raya Pasok Paving Block dan Pupuk Non Komersial
06 Juni 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved