Kadiskes Pekanbaru Ungkap Belum Ada Laporan Masyarakat Sakit Akibat Cuaca Ekstrem
RIAUIN.COM - Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru hingga saat ini belum mendapat laporan terkait adanya masyarakat yang jatuh sakit dampak cuaca ekstrem.
Walau demikian pihaknya tetap mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan di tengah cuaca ekstrem dengan suhu panas menyengat dan tiba-tiba turun hujan.
"Sejauh ini masih biasa aja. Biasanya di tengah cuaca ekstrem ini penyakit yang banyak itu adalah ISPA. Tapi sejauh ini di Pekanbaru masih biasa saja," ujar Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru Zaini Rizaldy, Kamis (18/5/2023).
Ia mengatakan cuaca ekstrem ini pengaruhnya itu ke ISPA. "Untuk ISPA ini memang ada kenaikan, tapi sedikit, tidak signifikan," ucapnya.
Lanjut Zaini, di cuaca ekstrem seperti ini ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar terhindar dari dampak cuaca ekstrem.
"Yang pertama, kami menyarankan kepada warga agar mengkonsumsi makanan yang bergizi seimbang, cukup kalori, protein, karbohidrat, lemak, dan bervitamin," ujarnya.
"Kemudian, warga harus mengurangi mengkonsumsi makanan yang manis-manis, berminyak, bersantan, berlemak, terutama untuk warga yang sudah berusia 50 tahun ke atas karena pencernaannya kan sudah terbatas," ucapnya.
Di samping mengkonsumsi makanan sehat bergizi seimbang, warga juga dianjurkan banyak mengkonsumsi air putih.
"Minimalnya, tubuh kita membutuhkan air putih itu dua liter per hari," ungkapnya.
Selain mengkonsumsi makanan bergizi seimbang dan air putih, warga juga dianjurkan aktif melakukan aktivasi fisik seperti berolahraga.
"Misalnya berjalan kaki. Jalan kaki ini, satu hari minimal 6 ribu langkah. Sementara sekarang kan kebanyakan masyarakat malas melaksanakan aktivitas fisik. Masyarakat cenderung maunya duduk saja. Akhirnya apa, timbul lah penumpukan kalori di dalam tubuh. Timbul lah kencing manis dan darah tinggi. Karena itu tadi, tidak ada aktivitas fisik," paparnya.
"Oleh karena itu agar kesehatan tubuh terjaga, maka konsumsilah makanan bergizi seimbang, banyak minum air putih dan olahraga ini. Mudah-mudahan kita bisa terhindar dari dampak cuaca ekstrem," pungkasnya. (*)
Berita Lainnya
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan
Satu Helikopter Pemadam dari Australia Diterbangkan ke Riau
Pasar CPO Global Lesu, Harga Sawit Swadaya Riau Turun hingga 11 Persen
Petugas Manggala Agni Jinakkan Karhutla di Siak dan Pelalawan, Titik Api Baru Muncul di Rupat
Verifikasi Cap Pos Pendaftar KPID Riau Ditargetkan Rampung Jumat Ini
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan
Satu Helikopter Pemadam dari Australia Diterbangkan ke Riau
Pasar CPO Global Lesu, Harga Sawit Swadaya Riau Turun hingga 11 Persen
Petugas Manggala Agni Jinakkan Karhutla di Siak dan Pelalawan, Titik Api Baru Muncul di Rupat
Verifikasi Cap Pos Pendaftar KPID Riau Ditargetkan Rampung Jumat Ini