Apel Kesiapan Penanggulangan Karhutla Riau, 6.800 Personel Disiagakan
RIAUIN.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau laksanakan Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau Tahun 2022, Kamis (31/3/2022).
Apel Siaga Karhutla yang dipimpin Gubri Syamsuar tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Gubernur Riau dan dihadiri Kapolda Riau Irjen M Iqbal, Danrem 031 Wirabima Perlindungan Hutagalung dan sejumlah pejabat Forkopimda dan OPD lainnya.
Gubernur Riau Syamsuar saat dikonfirmasi mengatakan, Apel Siaga Karhutla tersebut dilaksanakan terkait penetapan status siaga Karhutla dari tanggal 21 Maret hingga 30 November 2022 mendatang.
Pengumuman status siaga seiring telah ditandatangani oleh Gubernur Riau (Gubri) dengan Surat Keputusan Nomor SK Karhutla 653/III/2022 tanggal 21 Maret 2022 pada Senin (21/3/2022) kemarin.
"Untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan adanya kebakaran (Karhutla, red). Makanya kita siap siaga. Apel siaga ini adalah sebagai bagian memulai, tentunya melalui satgas yang kita bentuk," kata Syamsuar.
Terkait penanganan Karhutla, dijelaskan Syamsuar, pihaknya telah meminta seluruh Bupati dan Walikota dan stakeholder di Riau untuk dapat memberikan sosialisasi kepada masyarakat ke level bawah untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan.
"Kalau seandainya memang membutuhkan sesuatu yang barangkali kemungkinan-kemungkinan usaha pertanian yang masyarakat kita yang tidak mampu tentunya kita akan memberikan bantuan. Karena kami juga sudah menyiapkan peralatan, baik ekscavator, peralatan pengolah pertanian dan untuk membantu masyarakat yang tidak mampu," jelas Syamsuar didampingi Kapolda Riau, Irjen M Iqbal dan Danrem 031 Wirabima Perlindungan Hutagalung.
Syamsuar berharap, mudah-mudahan dengan adanya Apel Siaga dan kerjasama dari semua stakeholder untuk mencegah terjadinya Karhutla di Bumi Lancang Kuning.
"Saya harapkan melalui media, kiranya dapat disampaikan kepada masyarakat semuanya agar tidak membakar lahan saat ini," sebutnya.
Hingga saat ini, Pemprov Riau telah melakukan koordinasi ke pemerintah pusat melalui BNPB untuk meminta bantuan sesuai kebutuhan dalam penanganan Karhutla.
Untuk diketahui, hingga saat ini, sebanyak 198 hektar lahan di Riau dilaporkan terbakar. Untuk itu, Pemprov Riau telah menyiapkan 6.800 personel yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD dan seluruh stakeholder terkait dalam rangka menanggulangi bencana tahunan tersebut.-dnr
Berita Lainnya
Lahan Target Tuntas Akhir 2026, Pembangunan Fisik Flyover Simpang Panam Dimulai 2027
Penataan Kawasan Olahraga, Satpol PP Pekanbaru Tertibkan Bangunan Liar Pedagang di Stadion Utama
Pemerintah Provinsi Riau Hapus Denda Pajak Kendaraan Selama Agustus 2026
Harga TBS Swadaya di Riau Naik Lagi, Dipicu Penguatan Pasar CPO
Atasi Luapan Air di Jalan Sudirman, Pemprov Riau Siap Pasang Box Culvert Akhir Juli
Defisit Fiskal Riau, Perusahaan Diajak Kolaborasi Perbaiki Jalan Rusak di Mahato-Simpang Manggala
Lahan Target Tuntas Akhir 2026, Pembangunan Fisik Flyover Simpang Panam Dimulai 2027
Penataan Kawasan Olahraga, Satpol PP Pekanbaru Tertibkan Bangunan Liar Pedagang di Stadion Utama
Pemerintah Provinsi Riau Hapus Denda Pajak Kendaraan Selama Agustus 2026
Harga TBS Swadaya di Riau Naik Lagi, Dipicu Penguatan Pasar CPO
Atasi Luapan Air di Jalan Sudirman, Pemprov Riau Siap Pasang Box Culvert Akhir Juli
Defisit Fiskal Riau, Perusahaan Diajak Kolaborasi Perbaiki Jalan Rusak di Mahato-Simpang Manggala