Potensi Pajak Air Permukaan di Riau Tinggi, Bapenda dan Inspektorat Lakukan Mapping
RIAUIN.COM - Inspektorat berkerjasama dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau melakukan pemetaan potensi Pajak Air Permukaan (PAP) di kabupaten/kota se Riau mengingat masih banyak potensi PAP yang belum maksimal.
"Kita berkerjasama sama dengan Bapenda untuk mengevaluasi potensi pajak air permukaan, dan pada Desember kemarin sudah kita lakukan mapping (pemetaan)," kata Kepala Inspektorat Riau, Sigit Juli Hendrawan, Kamis (6/1/2022).
Lebih lanjut Sigit menjelaskan mapping tersebut dilakukan untuk mengetahui seberapa banyak potensi PAP di Provinsi Riau. Dengan begitu maka akan diketahui perbedaan wajib pajak yang telah membayar PAP.
"Misalnya potensi pajak air permukaan 100, ternyata setelah dilakukan mapping lebih dari 100, misalnya 120. Setelah di mapping, tahun ini baru kita lakukan penghitungan dari 120 potensi pajak yang kita temukan sebenarnya berapa pajak yang harus dibayar perusahaan. Kemudian nanti hasilnya akan kita paparkan ke Bapenda Riau," sebutnya.
Sigit menyampaikan, langkah tersebut dilakukan untuk membantu Pemprov Riau untuk meningkatkan PAD. Dengan begitu kapasitas fiskal Pemprov Riau menjadi kuat, dan tidak bergantung terus kepada pemerintah pusat.
"Kalau PAD kita bagus, sentralisasi fiskal bagus, sehingga ketergantungan kita kepada pemerintah pusat menjadi rendah," terang mantan Kepala BPKP provinsi Gorontalo ini.
Sigit mengakui, memang laporan sementara dari hasil mapping, potensi PAP di Riau belum tergali secara maksimal, karena masih ada banyak wajib pajak air permukaan.
"Kalau ada banyak korelasinya harusnya ada pemasukan buat PAD. Untuk berapa banyak potensi yang harus dibayar wajib pajak, itu yang sedang kita hitung tahun ini. Setelah itu nanti kita ekspos dengan Bapenda Riau," pungkasnya.-dnr
Berita Lainnya
Jelang Kunjungan Mendagri, Pemprov Riau Rampungkan Laporan Tiga Program Prioritas Pusat
CPO Melonjak, Harga Sawit Swadaya Riau Tembus Rp 3.674/Kilogram
Pemprov Riau Perketat Pengawasan untuk Lindungi Petani Sawit dari Manipulasi Harga
Manggala Agni Gencarkan Mitigasi di Desa Rawan Karhutla Kabupaten Kampar
Delapan Nyawa Melayang, Hutama Karya Petakan Dua Titik Rawan Kelelahan di Tol Pekanbaru-Dumai
Hujan Lebat dan Angin Kencang Bakal Terjadi di Sebagian Besar Wilayah Riau
Jelang Kunjungan Mendagri, Pemprov Riau Rampungkan Laporan Tiga Program Prioritas Pusat
CPO Melonjak, Harga Sawit Swadaya Riau Tembus Rp 3.674/Kilogram
Pemprov Riau Perketat Pengawasan untuk Lindungi Petani Sawit dari Manipulasi Harga
Manggala Agni Gencarkan Mitigasi di Desa Rawan Karhutla Kabupaten Kampar
Delapan Nyawa Melayang, Hutama Karya Petakan Dua Titik Rawan Kelelahan di Tol Pekanbaru-Dumai
Hujan Lebat dan Angin Kencang Bakal Terjadi di Sebagian Besar Wilayah Riau