PILIHAN
Gerindra dan PAN Dukung Kaharuddin
Calon Sekwan DPRD Harus Dipilih Objektif
Kantor DPRD Riau
Menetapkan salah satu dari tiga nama calon Sekwan DPRD Riau sebenarnya tak lah terlalu sulit, sepanjang harus dipilih secara objektif. Namun hingga kini sejak diusulkan Plt Gubernur Riau, ArsyadjuliandiRachman dua pekan lalu hingga kini Dewan masih bingung menentukan salah satunya.
Padahal peran sekwan sangat penting bagi kelangsungan kinerja anggota DPRD Riau ini kedepannya. Dalam memutuskan siapa yang akan dipilih menjadi sekwan seharusnya jangan terjadi tarik menarik berdasarkan atas kepentingan saja.
Wakil Ketua Komisi C DPRD Riau, H Musyaffak Asikin, Selasa (23/02/2016) mengatakan untuk menjatuhkan pilihan masing-masing fraksi harus berdiri atas kepentingan bersama untuk kepentingan sekretariat. Memilih salah satu dari tiga nama tersebut cukup mudah, hanya dengan melihat profesionali, kinerjanya, pengalaman dan kemampuannya dalam memimpin SKPD.
"Kepada pimpinan dewan dan fraksi-fraksi jangan ada unsur KKN di sini. Jangan karena kepentingan tertentu lalu prosesnya cacat hukum, pilih yang terbaik jangan lama-lama karena akan mengganggu kinerja dilingkungan DPRD Riau," ujarnya.
Ketua Fraksi Gerindra Sejahtera, Husni Tamrin mendukung penuh Kaharuddin sebagai Sekwan defenitif. Kaharuddin dinilai lebih pantas menduduki jabatan tersebut dibanding dua rekannya yang juga lolos assesment, yakni Suratno dan Nuraini.
Sementara itu, Fraksi Gerindra Sejahtera dan PAN memberikan dukungan kepada Kaharuddin untuk menduduki posisi Sekwan defenitif DPRD Riau. Dari hasil rapat internal fraksi, keduanya mesepakat menyampaikan nama yang sama untuk menjadi sekwan defenitif.
Bahkan Ketua Fraksi PAN DPRD Riau, Ade Hartati Rahmad, tadi sudah memutuskan nama Kharuddin kepada Wakil Ketua DPRD Riau, Sunaryo yang juga kader PAN. Dikatakannya sudah tidak ada lagi masalah diinternal fraksinya terkait keputusan rapat.
"Satu nama yang sudah kita putuskan itu sesuai hasil assesmant, dilihat dari latar belakang dan pengalamannya. Terpenting, sekretaris dewan kedepan ini adalah orang yang bisa bekerjasama dan mengayomi segala kepentingan legislatif kepada eksekutif serta bisa berkomunikasi dengan baik kepada anggota Dewan," ujarnya. vie
Padahal peran sekwan sangat penting bagi kelangsungan kinerja anggota DPRD Riau ini kedepannya. Dalam memutuskan siapa yang akan dipilih menjadi sekwan seharusnya jangan terjadi tarik menarik berdasarkan atas kepentingan saja.
Wakil Ketua Komisi C DPRD Riau, H Musyaffak Asikin, Selasa (23/02/2016) mengatakan untuk menjatuhkan pilihan masing-masing fraksi harus berdiri atas kepentingan bersama untuk kepentingan sekretariat. Memilih salah satu dari tiga nama tersebut cukup mudah, hanya dengan melihat profesionali, kinerjanya, pengalaman dan kemampuannya dalam memimpin SKPD.
"Kepada pimpinan dewan dan fraksi-fraksi jangan ada unsur KKN di sini. Jangan karena kepentingan tertentu lalu prosesnya cacat hukum, pilih yang terbaik jangan lama-lama karena akan mengganggu kinerja dilingkungan DPRD Riau," ujarnya.
Ketua Fraksi Gerindra Sejahtera, Husni Tamrin mendukung penuh Kaharuddin sebagai Sekwan defenitif. Kaharuddin dinilai lebih pantas menduduki jabatan tersebut dibanding dua rekannya yang juga lolos assesment, yakni Suratno dan Nuraini.
Sementara itu, Fraksi Gerindra Sejahtera dan PAN memberikan dukungan kepada Kaharuddin untuk menduduki posisi Sekwan defenitif DPRD Riau. Dari hasil rapat internal fraksi, keduanya mesepakat menyampaikan nama yang sama untuk menjadi sekwan defenitif.
Bahkan Ketua Fraksi PAN DPRD Riau, Ade Hartati Rahmad, tadi sudah memutuskan nama Kharuddin kepada Wakil Ketua DPRD Riau, Sunaryo yang juga kader PAN. Dikatakannya sudah tidak ada lagi masalah diinternal fraksinya terkait keputusan rapat.
"Satu nama yang sudah kita putuskan itu sesuai hasil assesmant, dilihat dari latar belakang dan pengalamannya. Terpenting, sekretaris dewan kedepan ini adalah orang yang bisa bekerjasama dan mengayomi segala kepentingan legislatif kepada eksekutif serta bisa berkomunikasi dengan baik kepada anggota Dewan," ujarnya. vie
untuk
memberikan keputusan, masing-masing fraksi harus berdiri atas
kepentingan bersama terutama untuk kepentingan sekretariat. Jadi, lihat
saja profesional dari tiga nama yang diajukan tersebut, dari sisi latar
belakang dan kemampuan untuk memimpin satuan kerja Sekwan itu.
- See more at:
http://www.goriau.com/berita/riau/objektif-saja-calon-sekwan-dprd-riau-harus-segera-ditentukan.html#sthash.XMbdgKNd.dpuf
Berita Lainnya
Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan Masyarakat
Sebut Kasus Amplop Bupati Kuansing Masuk Gratifikasi, LSM: Seharusnya Lapor KPK, Bukan Dikembalikan
KPK Selidiki Pertemuan Bupati Kuansing dan Menteri Kehutanan Terkait Alih Fungsi 3.800 Hektare Lahan
Balai Riau Matangkan Usulan Tepian Narosa Jadi Proyek Strategis Nasional
Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Matangkan Usulan RUU Hak Cipta Bersama Konstituen
PLN UIP3B Sumatera Salurkan 40 Ekor Sapi dan 12 Ekor Kambing, Ribuan Masyarakat Rasakan Manfaatnya
Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan Masyarakat
Sebut Kasus Amplop Bupati Kuansing Masuk Gratifikasi, LSM: Seharusnya Lapor KPK, Bukan Dikembalikan
KPK Selidiki Pertemuan Bupati Kuansing dan Menteri Kehutanan Terkait Alih Fungsi 3.800 Hektare Lahan
Balai Riau Matangkan Usulan Tepian Narosa Jadi Proyek Strategis Nasional
Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Matangkan Usulan RUU Hak Cipta Bersama Konstituen
PLN UIP3B Sumatera Salurkan 40 Ekor Sapi dan 12 Ekor Kambing, Ribuan Masyarakat Rasakan Manfaatnya