PILIHAN
Ada Sebuah Surat Usai Ledakan Bom Panci Buah Batu Bandung
JAKARTA, Riauin.com -- Ledakan diduga bom panci kembali terjadi di Kubang Beureum, Sekejati, Buah Batu, Bandung. Diduga sebuah surat juga ditemukan pasca ledakan tersebut. Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto mengatakan terkait dengan keberadaan surat tersebut masih sedang di dalami. Menurutnya surat tersebut ditemukan di kontrakan yang ditempati oleh Agus Wiguna.
"Untuk surat sedang didalami, ditemukan di rumah kontrakan Agus Wiguna," ujar Rikwanto melalui pesan singkat di Jakarta, Ahad (9/7).
Ledakan sendiri terjadi pada Sabtu (8/7) kemarin sekitar pukul 15.30 WIB. Kontrakan sendiri milik ibu Epon dan mulai dihuni oleh Agus sejak empat bulan lalu. Rikwanto menerangkan Agus semula berniat meledakkan bom panci berisi paku tersebut di sebuah kafe pada Jumat (16/7) mendatang.
Pengakuan Agus, bom tersebut akan dibawa pada malam hari saat suasana telah lenggang dan akan menaruhnya di tempat sampah sekitar kafe. Dengan alat pemicu menggunakan benang yang telah disiapkan, maka ketika kaki seseorang mengenai benang tersebut ledakan akan terjadi.
Sayangnya aksinya tersebut gagal lantaran bom meledak lebih dulu di dalam kontrakan. Penghuni kontrakan yakni Agus sendiri saat itu sedang tidak berada di lokasi. Dan ledakan diketahui oleh saksi yang awalnya mengira bahwa ledakan berasal dari sebuah tabung gas.
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Yusri Yunus mengatakan dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Sedangkan Agus sendiri, sampai hari ini masih dimintai keterangan oleh penyidik.(rol)
"Untuk surat sedang didalami, ditemukan di rumah kontrakan Agus Wiguna," ujar Rikwanto melalui pesan singkat di Jakarta, Ahad (9/7).
Ledakan sendiri terjadi pada Sabtu (8/7) kemarin sekitar pukul 15.30 WIB. Kontrakan sendiri milik ibu Epon dan mulai dihuni oleh Agus sejak empat bulan lalu. Rikwanto menerangkan Agus semula berniat meledakkan bom panci berisi paku tersebut di sebuah kafe pada Jumat (16/7) mendatang.
Pengakuan Agus, bom tersebut akan dibawa pada malam hari saat suasana telah lenggang dan akan menaruhnya di tempat sampah sekitar kafe. Dengan alat pemicu menggunakan benang yang telah disiapkan, maka ketika kaki seseorang mengenai benang tersebut ledakan akan terjadi.
Sayangnya aksinya tersebut gagal lantaran bom meledak lebih dulu di dalam kontrakan. Penghuni kontrakan yakni Agus sendiri saat itu sedang tidak berada di lokasi. Dan ledakan diketahui oleh saksi yang awalnya mengira bahwa ledakan berasal dari sebuah tabung gas.
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Yusri Yunus mengatakan dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Sedangkan Agus sendiri, sampai hari ini masih dimintai keterangan oleh penyidik.(rol)
Berita Lainnya
Satgas Anti Narkoba Pekanbaru Tangkap 118 Tersangka, Empat di Antaranya Anak-anak
Perempuan Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Dumai, Polres Selidiki Motif Pembunuhan
Penyelundupan Narkoba di Pesisir Riau Digagalkan, Kurir Dikendalikan Jaringan Internasional
Pencuri Kabel PJU di Pekanbaru Kabur Tinggalkan Motor dan Parang Usai Ancam Petugas
Polresta Pekanbaru Buru Pemasok Sabu Jaringan Pangeran Hidayat
Kesaksian Dani M Nursalam, Komitmen Rp 1 Miliar untuk Abdul Wahid Kandas karena OTT
Satgas Anti Narkoba Pekanbaru Tangkap 118 Tersangka, Empat di Antaranya Anak-anak
Perempuan Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Dumai, Polres Selidiki Motif Pembunuhan
Penyelundupan Narkoba di Pesisir Riau Digagalkan, Kurir Dikendalikan Jaringan Internasional
Pencuri Kabel PJU di Pekanbaru Kabur Tinggalkan Motor dan Parang Usai Ancam Petugas
Polresta Pekanbaru Buru Pemasok Sabu Jaringan Pangeran Hidayat
Kesaksian Dani M Nursalam, Komitmen Rp 1 Miliar untuk Abdul Wahid Kandas karena OTT