PILIHAN
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
25 September 2026
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
20 September 2026
Masyarakat Diimbau Jangan Bakar Lahan
PEKANBARU, Riauin.com - Memasuki musim kemarau, langkah antisipasi kebakaran lahan dan hutan (karlahut) terus dilakukan. Ini dinilai penting untuk mengeliminir dampak kabut asap dari aktivitas yang tidak bersahabat dengan lingkungan tersebut.
Untuk memaksimalkan hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau masyarakat proaktif. Khususnya, dengan tidak membakar lahan karena dapat menjadi penyebab terjadi karlahut.
"Langkah antisipasi terus dilakukan. Untuk itu kami mengimbau kepada masyarakat dan dunia usaha untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar," tutur Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Edwar Sanger, Senin (22/5/2017) di Pekanbaru.
Selain langkah sosialisasi tersebut, langkah lain dengan penyiapan armada juga terus dilakukan. Dalam upaya antisipasi dan penanggulangan, Pemprov Riau memerlukan sebanyak 5 helikopter untuk penanganan karhutla tersebut.
Keperluan armada ini menjadi perhatian, karema ada 3 titik daerah prioritas dilaksanakannya operasi pencegahan Karhutla ini. Nantinya armada itu akan distandbykan di Dumai, Japura dan Pekanbaru. 2 helikopter lagi akan beroperasi untuk patroli dan sebagainya.
Saat ini jumlah helikopter yang standby di Riau ada 2 unit. Ke 2 helikopter itu merupakan bantuan dari BNPB. Terkait tambahan peminjaman helikopter itu, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat.(mcr)
Untuk memaksimalkan hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau masyarakat proaktif. Khususnya, dengan tidak membakar lahan karena dapat menjadi penyebab terjadi karlahut.
"Langkah antisipasi terus dilakukan. Untuk itu kami mengimbau kepada masyarakat dan dunia usaha untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar," tutur Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Edwar Sanger, Senin (22/5/2017) di Pekanbaru.
Selain langkah sosialisasi tersebut, langkah lain dengan penyiapan armada juga terus dilakukan. Dalam upaya antisipasi dan penanggulangan, Pemprov Riau memerlukan sebanyak 5 helikopter untuk penanganan karhutla tersebut.
Keperluan armada ini menjadi perhatian, karema ada 3 titik daerah prioritas dilaksanakannya operasi pencegahan Karhutla ini. Nantinya armada itu akan distandbykan di Dumai, Japura dan Pekanbaru. 2 helikopter lagi akan beroperasi untuk patroli dan sebagainya.
Saat ini jumlah helikopter yang standby di Riau ada 2 unit. Ke 2 helikopter itu merupakan bantuan dari BNPB. Terkait tambahan peminjaman helikopter itu, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat.(mcr)
Berita Lainnya
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar
Tekan Inflasi Akhir Tahun, DKP Pekanbaru Salurkan Ribuan Bibit Cabai ke Dasawisma
Hadapi Era AI dan Digitalisasi, Wawako Pekanbaru Ingatkan Mahasiswa IPTAR Bangun Karakter dan Kompetensi
HGB Induk PT MPP Diterbitkan, 133 Pedagang Ruko Sukaramai Pertanyakan Kesamaan Hak
Pemko Pekanbaru Ambil Alih Aset STC, Pedagang Diminta Stop Bayar Sewa ke Pihak Swasta
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar
Tekan Inflasi Akhir Tahun, DKP Pekanbaru Salurkan Ribuan Bibit Cabai ke Dasawisma
Hadapi Era AI dan Digitalisasi, Wawako Pekanbaru Ingatkan Mahasiswa IPTAR Bangun Karakter dan Kompetensi
HGB Induk PT MPP Diterbitkan, 133 Pedagang Ruko Sukaramai Pertanyakan Kesamaan Hak
Pemko Pekanbaru Ambil Alih Aset STC, Pedagang Diminta Stop Bayar Sewa ke Pihak Swasta