PILIHAN
Masyarakat Diimbau Jangan Bakar Lahan
PEKANBARU, Riauin.com - Memasuki musim kemarau, langkah antisipasi kebakaran lahan dan hutan (karlahut) terus dilakukan. Ini dinilai penting untuk mengeliminir dampak kabut asap dari aktivitas yang tidak bersahabat dengan lingkungan tersebut.
Untuk memaksimalkan hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau masyarakat proaktif. Khususnya, dengan tidak membakar lahan karena dapat menjadi penyebab terjadi karlahut.
"Langkah antisipasi terus dilakukan. Untuk itu kami mengimbau kepada masyarakat dan dunia usaha untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar," tutur Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Edwar Sanger, Senin (22/5/2017) di Pekanbaru.
Selain langkah sosialisasi tersebut, langkah lain dengan penyiapan armada juga terus dilakukan. Dalam upaya antisipasi dan penanggulangan, Pemprov Riau memerlukan sebanyak 5 helikopter untuk penanganan karhutla tersebut.
Keperluan armada ini menjadi perhatian, karema ada 3 titik daerah prioritas dilaksanakannya operasi pencegahan Karhutla ini. Nantinya armada itu akan distandbykan di Dumai, Japura dan Pekanbaru. 2 helikopter lagi akan beroperasi untuk patroli dan sebagainya.
Saat ini jumlah helikopter yang standby di Riau ada 2 unit. Ke 2 helikopter itu merupakan bantuan dari BNPB. Terkait tambahan peminjaman helikopter itu, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat.(mcr)
Untuk memaksimalkan hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau masyarakat proaktif. Khususnya, dengan tidak membakar lahan karena dapat menjadi penyebab terjadi karlahut.
"Langkah antisipasi terus dilakukan. Untuk itu kami mengimbau kepada masyarakat dan dunia usaha untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar," tutur Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Edwar Sanger, Senin (22/5/2017) di Pekanbaru.
Selain langkah sosialisasi tersebut, langkah lain dengan penyiapan armada juga terus dilakukan. Dalam upaya antisipasi dan penanggulangan, Pemprov Riau memerlukan sebanyak 5 helikopter untuk penanganan karhutla tersebut.
Keperluan armada ini menjadi perhatian, karema ada 3 titik daerah prioritas dilaksanakannya operasi pencegahan Karhutla ini. Nantinya armada itu akan distandbykan di Dumai, Japura dan Pekanbaru. 2 helikopter lagi akan beroperasi untuk patroli dan sebagainya.
Saat ini jumlah helikopter yang standby di Riau ada 2 unit. Ke 2 helikopter itu merupakan bantuan dari BNPB. Terkait tambahan peminjaman helikopter itu, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat.(mcr)
Berita Lainnya
Target Akhir Tahun, Pekanbaru Kejar Pemerataan Aspal hingga Pinggiran Kota
Pantau Langsung Laporan ASN di RW, Walikota Pekanbaru Pangkas Alur Birokrasi
Warga Pekanbaru Bebas Denda 11 Sektor Pajak hingga Agustus
Baru 15 yang Sediakan, Disbudpar Pekanbaru Desak Puluhan Hotel Segera Buka Pojok Ekonomi Kreatif
Pemko Pekanbaru Sisir Jaringan Listrik Rusak di Permukiman Padat Penduduk
Target Atasi Banjir, Kecamatan di Pekanbaru Wajib Bersihkan 200 Meter Drainase Tiap Hari
Target Akhir Tahun, Pekanbaru Kejar Pemerataan Aspal hingga Pinggiran Kota
Pantau Langsung Laporan ASN di RW, Walikota Pekanbaru Pangkas Alur Birokrasi
Warga Pekanbaru Bebas Denda 11 Sektor Pajak hingga Agustus
Baru 15 yang Sediakan, Disbudpar Pekanbaru Desak Puluhan Hotel Segera Buka Pojok Ekonomi Kreatif
Pemko Pekanbaru Sisir Jaringan Listrik Rusak di Permukiman Padat Penduduk
Target Atasi Banjir, Kecamatan di Pekanbaru Wajib Bersihkan 200 Meter Drainase Tiap Hari