PILIHAN
Pertumbuhan Penduduk Tinggi
BKKBN Akui Program KKBPK Belum Maksimal
Ilustrasi
BADAN Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) terus berupaya memaksimalkan program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) untuk menekan laju pertumbuhan. Sebab dalam beberapa tahun terakhir program KKBPK di Indoneisa belum maksimal, termasuk di provinsi Riau.
Menurut Plt Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rahman, program Keluar Berencana (KB) sangat bagus untuk menekan pertumbuhan penduduk. Dan tingkat kelahiran bisa diatur dan kematian bayi bisa dikurangi.
"Sehingga dapat mencapai Sumber Daya Manusua sebagaimana diharapkan pemerintah," ujarnya pria yang akrab disapa Andi itu dalam rapat kerja daerah program KKBPK di Pekanbaru.
Sementara itu, Kepala BKKBN Provinsi Riau, Indrawan, mengaku bahwa program KKBPK belum maksimal. Hal ini bisa diliat dari hasil sensus penduduk bahwa laju pertumbuhan penduduk masih tinggi.
"Meski laju pertumbuhan penduduk di Riau diatas nasional, namun umumnya karena migrasi, bukan kelahiran," katanya, sambil menambahkan, pihaknya akan bekerja secara maksimal dengan semangat tinggi agar angka total fertilitasi dapat ditekan. TSR
Menurut Plt Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rahman, program Keluar Berencana (KB) sangat bagus untuk menekan pertumbuhan penduduk. Dan tingkat kelahiran bisa diatur dan kematian bayi bisa dikurangi.
"Sehingga dapat mencapai Sumber Daya Manusua sebagaimana diharapkan pemerintah," ujarnya pria yang akrab disapa Andi itu dalam rapat kerja daerah program KKBPK di Pekanbaru.
Sementara itu, Kepala BKKBN Provinsi Riau, Indrawan, mengaku bahwa program KKBPK belum maksimal. Hal ini bisa diliat dari hasil sensus penduduk bahwa laju pertumbuhan penduduk masih tinggi.
"Meski laju pertumbuhan penduduk di Riau diatas nasional, namun umumnya karena migrasi, bukan kelahiran," katanya, sambil menambahkan, pihaknya akan bekerja secara maksimal dengan semangat tinggi agar angka total fertilitasi dapat ditekan. TSR
Berita Lainnya
Komisi III DPRD Riau Ancam Potong TPP Pejabat Jika Target Pendapatan 2027 Meleset
Usai 7 Hari Padamkan Karhutla Pelalawan, Tim Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru
Harga CPO Turun, TBS Sawit Plasma di Riau Terkoreksi Jadi Rp3.931 per Kg
Tembus Rp3.884 per Kg, Harga TBS Swadaya Riau Menguat di Awal September 2026
Jumlah Hotspot di Riau Turun Drastis, Sisa 10 Titik
Pemprov Riau Libatkan Pemerintahan Desa untuk Perketat Pengawasan Karhutla
Komisi III DPRD Riau Ancam Potong TPP Pejabat Jika Target Pendapatan 2027 Meleset
Usai 7 Hari Padamkan Karhutla Pelalawan, Tim Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru
Harga CPO Turun, TBS Sawit Plasma di Riau Terkoreksi Jadi Rp3.931 per Kg
Tembus Rp3.884 per Kg, Harga TBS Swadaya Riau Menguat di Awal September 2026
Jumlah Hotspot di Riau Turun Drastis, Sisa 10 Titik
Pemprov Riau Libatkan Pemerintahan Desa untuk Perketat Pengawasan Karhutla