Jurnalis Tewas dengan Luka Tusukan, Polres Mamuju Tengah: Kasusnya Sedang Diselidiki
RIAUIN.COM - Kasus pembunuhan terhadap seorang jurnalis media online di Mamuju Tengah, Sulawesi Barat bernama Demas Laira, masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
Dari informasi yang dihimpun, Demas ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di pinggir Jalan Trans Sulawesi tepatnya Dusun Salobijau, Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Mamuju Tengah, Kamis (20/8/2020) kemarin. Demas ditemukan dengan sejumlah luka tusuk di badannya.
"Saat ini masih proses penyelidikan," kata Kasat Reskrim Polres Mamuju Tengah Iptu Agung Setyo Negoro kepada CNNIndonesia.com, Jumat (21/8/2020).

Disampaikan Agung, saat ini tim Sat Reskrim Polres Mateng telah membagi tugas untuk mengumpulkan barang bukti dan keterangan para saksi dalam rangka proses penyelidikan.
Namun, Agung belum membeberkan sudah sejauh mana proses penyelidikan terkait kasus dugaan pembunuhan ini.
"Sementara saya masih di TKP, nanti selesai dari sini kita komunikasi," ujarnya.
Informasi soal meninggalnya Demas turut disampaikan oleh Peneliti Human Rights Watch Andreas Harsono lewat akun twitternya @andreasharsono.
Dalam unggahannya, Andreas menyampaikan bahwa Demas ditemukan bersama dengan sepeda motor dan dompetnya. Saat ditemukan, kata Andreas, terlihat bahwa Demas mendapat luka tusukan di badannya.
"Demas Laira ditemukan terlentang di Jalan Poros Palu-Mamuju, desa Tasokko, kecamatan Karossa, bersama sepeda motornya, dompet, dgn belasan tusukan di badan. Ini bukan perampokan. Di Palu dia sempat Facebook Live dari motor," demikian bunyi cuitan Andreas. - tra
Berita Lainnya
Pembelaan Abdul Wahid di PN Pekanbaru, Kuasa Hukum Sebut Saksi KPK Hanya Berasumsi
Bacakan Pleidoi Hari Ini, Abdul Wahid Upayakan Bebas dari Tuntutan Jaksa KPK
Kawal Kasus Mahasiswa S2 Anestesi, Pimpinan Unri Pantau Penyelidikan di Polres Siak
Petugas Polda Riau Diserang Senjata Tajam Saat Ringkus Sindikat Ekstasi di Tenayan Raya
Polda Riau Selidiki Kepemilikan Lahan Gambut Terbakar 80 Hektare di Bengkalis
Gunakan Merkuri, Tambang Emas Ilegal di Kawasan Hutan Pelalawan Digerebek Polisi
Pembelaan Abdul Wahid di PN Pekanbaru, Kuasa Hukum Sebut Saksi KPK Hanya Berasumsi
Bacakan Pleidoi Hari Ini, Abdul Wahid Upayakan Bebas dari Tuntutan Jaksa KPK
Kawal Kasus Mahasiswa S2 Anestesi, Pimpinan Unri Pantau Penyelidikan di Polres Siak
Petugas Polda Riau Diserang Senjata Tajam Saat Ringkus Sindikat Ekstasi di Tenayan Raya
Polda Riau Selidiki Kepemilikan Lahan Gambut Terbakar 80 Hektare di Bengkalis
Gunakan Merkuri, Tambang Emas Ilegal di Kawasan Hutan Pelalawan Digerebek Polisi