Tim Gabungan Ditarik Usai Karhutla 30 Hektare di Dayun Dipadamkan
RIAUIN.COM - Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sekitar Taman Nasional Zamrud, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak resmi berakhir setelah tim gabungan ditarik dari lokasi pada Selasa (1/9/2026) sore. Penarikan personel dilakukan menyusul padamnya api yang sempat menghanguskan puluhan hektare lahan di wilayah tersebut.
Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar memimpin langsung apel konsolidasi akhir penanganan Karhutla di area Beruk 03 dan 08 PT Bumi Siak Pusako, Dusun Pangkalan Lanjut, Kampung Dayun.
"Seluas 30 hektare lahan yang terdampak berhasil dikendalikan setelah tim gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan secara intensif selama tujuh hari," kata AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, Rabu (2/9/2026).
Operasi pemadaman dan pendinginan ini melibatkan sinergi dari unsur TNI, Polri, BPBD Siak, Manggala Agni, BKSDA, hingga pemadam kebakaran perusahaan swasta. Selain area Dayun, petugas juga menuntaskan pendinginan Karhutla di kawasan Tasik Betung yang masuk dalam area Cagar Biosfer Giam Siak Kecil.
Meskipun pasukan pemadam telah ditarik, aparat penegak hukum menegaskan bahwa langkah pengawasan tidak mengendur. Pemantauan intensif akan terus berjalan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru sekaligus memburu pelaku pembakaran.
"Operasi pemadaman memang sudah selesai, tapi kewaspadaan tidak bisa berhenti. Setelah ini fokus kita beralih ke pemantauan, pencegahan agar kebakaran tidak terulang, serta proses penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan," ujar AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar.
Penegasan senada disampaikan pihak kepolisian daerah yang menjamin area tersebut tetap dalam pengawasan ketat. Patroli berkala disiapkan untuk memantau sisa-sisa bara api di bawah permukaan tanah gambut.
"Apel konsolidasi bukan berarti kewaspadaan berakhir. Kita harus memastikan bara benar-benar mati, mencegah kebakaran berulang dan melakukan penegakan hukum jika ditemukan unsur pidana," tegas Kabid Humas Polda Riau Kombes Anom Karibianto. (Bil)
Berita Lainnya
DPR RI Desak Kemendagri Bentuk Ditjen BUMD, Optimalkan Kekayaan Alam Riau
BMKG Deteksi 64 Titik Panas di Riau Sore Ini, Lonjakan Terjadi dalam Sehari
Pemprov Riau Pangkas Rantai Distribusi Sembako Lewat Pasar Murah di Payung Sekaki
Hanya 18 Aset Penyumbang Pendapatan, Komisi II DPR Minta Pemprov Riau Benahi Tatakelola Rp50 Triliun Kekayaan Daerah
KLH Segel Perusahaan Terindikasi Sengaja Bakar Lahan di Riau
DPRD Riau Agendakan Paripurna Pengumuman Imustiar Jadi Ketua Fraksi Golkar Pekan Depan
DPR RI Desak Kemendagri Bentuk Ditjen BUMD, Optimalkan Kekayaan Alam Riau
BMKG Deteksi 64 Titik Panas di Riau Sore Ini, Lonjakan Terjadi dalam Sehari
Pemprov Riau Pangkas Rantai Distribusi Sembako Lewat Pasar Murah di Payung Sekaki
Hanya 18 Aset Penyumbang Pendapatan, Komisi II DPR Minta Pemprov Riau Benahi Tatakelola Rp50 Triliun Kekayaan Daerah
KLH Segel Perusahaan Terindikasi Sengaja Bakar Lahan di Riau
DPRD Riau Agendakan Paripurna Pengumuman Imustiar Jadi Ketua Fraksi Golkar Pekan Depan