PILIHAN
Alamak! 18.000 Warga Marpoyan Damai Belum Miliki E-KTP
PEKANBARU - Kendati sudah melakukan perekaman sejak tahun 2011 lalu, sekitar 18.000 warga Marpoyan Damai ternyata belum memiliki e-KTP.
"Dari tahun 2011 hingga sekarang masih ada sekitar 18.000 warga Kecamatan Marpoyan Damai yang belum bisa menikmati e-KTP dikarenakan kekurangan blanko untuk pencetakan e-ktp tersebut," ungkap Kepala Unit Pelayan Terpadu Dinas (UPTD) Kecamatan Marpoyan Damai kepada riaupos.co, Kamis (28/5/2015).
Pemerintah pusat diharapkan dapat menganalisa kebutuhan masyarakat Kota Pekanbaru khususnya Kecamatan Marpoyan Damai dalam menyediakan blanko tersebut "Dalam waktu
selama 5 bulan ini kita baru mendapat jatah sebanyak 360 keping padahal jumlah warga yang
ingin mencetak e-KTP sebanyak sekitar 18.000 orang dan ini yang menjadi kendala," katanya.
Sementara dari pemerintah pusat masih mengirim 3.000 blanko KTP. "K ita ketahui jumlah
penduduk Kota Pekanbaru yang ingin membuat e-KTP sangat banyak sehingga tidak seimbang.
Kita berharap kepada pemerintah untuk dapat menyediakan blanko yang cukup sehingga warga tidak selalu bertanya-tanya kapan siap e-KTP-nya ketika datang ke sini," katanya. (*)
"Dari tahun 2011 hingga sekarang masih ada sekitar 18.000 warga Kecamatan Marpoyan Damai yang belum bisa menikmati e-KTP dikarenakan kekurangan blanko untuk pencetakan e-ktp tersebut," ungkap Kepala Unit Pelayan Terpadu Dinas (UPTD) Kecamatan Marpoyan Damai kepada riaupos.co, Kamis (28/5/2015).
Pemerintah pusat diharapkan dapat menganalisa kebutuhan masyarakat Kota Pekanbaru khususnya Kecamatan Marpoyan Damai dalam menyediakan blanko tersebut "Dalam waktu
selama 5 bulan ini kita baru mendapat jatah sebanyak 360 keping padahal jumlah warga yang
ingin mencetak e-KTP sebanyak sekitar 18.000 orang dan ini yang menjadi kendala," katanya.
Sementara dari pemerintah pusat masih mengirim 3.000 blanko KTP. "K ita ketahui jumlah
penduduk Kota Pekanbaru yang ingin membuat e-KTP sangat banyak sehingga tidak seimbang.
Kita berharap kepada pemerintah untuk dapat menyediakan blanko yang cukup sehingga warga tidak selalu bertanya-tanya kapan siap e-KTP-nya ketika datang ke sini," katanya. (*)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK