PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Jaga Pasokan Listrik ke RS, PLN Siaga 24 Jam Ditengah Wabah Covid-19
Pegawai penerima layanan pengaduan PLN
PEKANBARU, RiauIN.com- Ditengah pandemik Covid-19 dengan risiko tertular cukup tinggi, PLN Unit Induk Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (UIWRKR) tetap berkomitmen terus siaga 24 jam untuk memastikan bahwa pasokan listrik ke rumah sakit rujukan Covid-19, objek vital lainnya serta pelayanan kepada masyarakat dan pelanggan tetap terjaga dengan baik.
“Listrik adalah kebutuhan yang sangat vital, bagaikan nyawa dan harus tetap ada. Kami berkomitmen dan terus berupaya memastikan pasokan listrik tetap aman demikian juga pelayanan secara online terus dilakukan agar pelanggan bisa mengakses layanan kami tanpa harus ke luar rumah atau ke kantor PLN,†kata Daru Tri Tjahjono, General Manager PLN UIWRKR, Rabu (10/6/2020).
Ditengah pandemi Covid-19, PLN telah menyiapkan petugas untuk selalu menjaga pasokan listrik yaitu dispatcher, operator, petugas pemeliharaan, petugas penanganan gangguan, regu Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB)/offline, call center, security, pengemudi, petugas medis/paramedis, pelaksana dan pengawas proyek akan tetap bekerja seperti biasa, namun tetap disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan Covid-19.
“Kami sangat menyadari listrik tidak bisa berhenti beroperasi dan petugas kami yang bekerja dilapangan siang maupun malam tanpa mengenal waktu demi memastikan terlayaninya kebutuhan listrik pelanggan dan dalam menjaga listrik tetap hidup, petugas kami sangat beresiko terpapar Covid-19,†tambah Daru.
Disamping itu, PLN UIWRKR mengimbau kepada masyarakat dalam melaporkan pengaduan agar memanfaatkan layanan PLN secara online. Diantaranya, Contact Center PLN 123 atau melalui Handphone (Kode Area)+123, website www.pln.co.id, dan mengunduh aplikasi PLN Mobile.
“Banyak kanal yang dapat diakses oleh masyarakat tanpa harus datang langsung ke kantor PLN diharapkan hal ini untuk memutus rantai paparan Covid-19, bagi pelanggan yang akan melakukan pembayaran tagihan dapat dilakukan secara online melalui banyak sarana yang berbasis aplikasi seperti mobile banking , internet banking, SMS banking, aplikasi financial technology, ATM,Payment Point Online dan Auto Debet,†ujar Daru.
Apabila pelanggan maupun masyarakat yang akan menyampaikan keluhan secara langsung ke kantor layanan PLN dengan telah menetapkan protokol kesehatan Covid-19 seperti pemakaian masker,mencuci tangan, hand sanitizer, physical distancing, bagi seluruh pegawai dan khususnya bagi pegawai yang berkerja di frontliner seperti resepsionis, layanan teknik dan customer services harus selalu menjaga kebersihan dan meminimalisir resiko terpapar Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
Daru mengimbau dan mengharapkan bantuan serta kerjasama seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga asset jaringan PLN yang tersebar dimana-mana. Apabila ada kondisi yang membahayakan dan dapat mengganggu keselamatan maupun keandalan jaringan agar pelayanan kepada masyarakat/pelanggan tidak terganggu mohon dilaporkan ke PLN untuk segera di tindaklanjuti.
"Apalagi saat ini marak permainan layang-layang yang dapat berdampak gangguan dan padamnya listrik apabila benang dan layang-layang menyangkut dijaringan listrik PLN, sehingga mengakibatkan korsleting," ungkap Daru Tri Tjahjono. (rls/vie)
“Listrik adalah kebutuhan yang sangat vital, bagaikan nyawa dan harus tetap ada. Kami berkomitmen dan terus berupaya memastikan pasokan listrik tetap aman demikian juga pelayanan secara online terus dilakukan agar pelanggan bisa mengakses layanan kami tanpa harus ke luar rumah atau ke kantor PLN,†kata Daru Tri Tjahjono, General Manager PLN UIWRKR, Rabu (10/6/2020).
Ditengah pandemi Covid-19, PLN telah menyiapkan petugas untuk selalu menjaga pasokan listrik yaitu dispatcher, operator, petugas pemeliharaan, petugas penanganan gangguan, regu Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB)/offline, call center, security, pengemudi, petugas medis/paramedis, pelaksana dan pengawas proyek akan tetap bekerja seperti biasa, namun tetap disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan Covid-19.
“Kami sangat menyadari listrik tidak bisa berhenti beroperasi dan petugas kami yang bekerja dilapangan siang maupun malam tanpa mengenal waktu demi memastikan terlayaninya kebutuhan listrik pelanggan dan dalam menjaga listrik tetap hidup, petugas kami sangat beresiko terpapar Covid-19,†tambah Daru.
Disamping itu, PLN UIWRKR mengimbau kepada masyarakat dalam melaporkan pengaduan agar memanfaatkan layanan PLN secara online. Diantaranya, Contact Center PLN 123 atau melalui Handphone (Kode Area)+123, website www.pln.co.id, dan mengunduh aplikasi PLN Mobile.
“Banyak kanal yang dapat diakses oleh masyarakat tanpa harus datang langsung ke kantor PLN diharapkan hal ini untuk memutus rantai paparan Covid-19, bagi pelanggan yang akan melakukan pembayaran tagihan dapat dilakukan secara online melalui banyak sarana yang berbasis aplikasi seperti mobile banking , internet banking, SMS banking, aplikasi financial technology, ATM,Payment Point Online dan Auto Debet,†ujar Daru.
Apabila pelanggan maupun masyarakat yang akan menyampaikan keluhan secara langsung ke kantor layanan PLN dengan telah menetapkan protokol kesehatan Covid-19 seperti pemakaian masker,mencuci tangan, hand sanitizer, physical distancing, bagi seluruh pegawai dan khususnya bagi pegawai yang berkerja di frontliner seperti resepsionis, layanan teknik dan customer services harus selalu menjaga kebersihan dan meminimalisir resiko terpapar Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
Daru mengimbau dan mengharapkan bantuan serta kerjasama seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga asset jaringan PLN yang tersebar dimana-mana. Apabila ada kondisi yang membahayakan dan dapat mengganggu keselamatan maupun keandalan jaringan agar pelayanan kepada masyarakat/pelanggan tidak terganggu mohon dilaporkan ke PLN untuk segera di tindaklanjuti.
"Apalagi saat ini marak permainan layang-layang yang dapat berdampak gangguan dan padamnya listrik apabila benang dan layang-layang menyangkut dijaringan listrik PLN, sehingga mengakibatkan korsleting," ungkap Daru Tri Tjahjono. (rls/vie)
Berita Lainnya
Puluhan Calon Anggota KPID Riau Bersiap Hadapi Ujian CAT Pekan Depan
Halaman Kantor Gubernur Riau Jadi Pusat Hiburan dan UMKM Akhir Pekan Ini
Tim SAR Gabungan Evakuasi Mahasiswa Unri yang Hilang di Waduk Kampus
Sumatera Membara, 24 Titik Panas Terdeteksi Kepung Riau
Sekwan DPRD Riau Evaluasi Pejabat Baru, Penempatan Jabatan Belum Permanen
Legalisasi Tambang Rakyat Kuansing Terkendala Aturan, Biaya Pascatambang Jadi Sorotan Ketua DPRD Riau
Puluhan Calon Anggota KPID Riau Bersiap Hadapi Ujian CAT Pekan Depan
Halaman Kantor Gubernur Riau Jadi Pusat Hiburan dan UMKM Akhir Pekan Ini
Tim SAR Gabungan Evakuasi Mahasiswa Unri yang Hilang di Waduk Kampus
Sumatera Membara, 24 Titik Panas Terdeteksi Kepung Riau
Sekwan DPRD Riau Evaluasi Pejabat Baru, Penempatan Jabatan Belum Permanen
Legalisasi Tambang Rakyat Kuansing Terkendala Aturan, Biaya Pascatambang Jadi Sorotan Ketua DPRD Riau