PILIHAN
Pilkada Serentak Riau
Hafit Syukri dan Hamulian Berebut Dukungan Golkar di Pilkada Rohul
Afrizal Anwar.
ROHUL, RiauIN.com - Partai Golkar menjadi incaran kandidat yang bakal maju pada Pilkada Rohul mendatang. Beberapa kandidat secara terbuka mengaku optimis diusung partai beringin rindang itu pada Pilkada yang akan digelar 9 Desember 2020.
Meski demikian, ternyata sampai hari ini, Partai Golkar belum memutuskan siapa kandidat yang akan mereka usung pada helat Pilkada Rohul mendatang. Namun, sosok Hafit Syukri dan Hamulian dikabarkan sedang dilirik Golkar untuk maju di Pilkada.
Anggota Badan Saksi Nasional DPP Partai Golkar, Afrizal Anwar mengatakan, Partai Golkar memiliki mekanisme sendiri dalam menentukan kandidat kepala daerah yang akan diusung sesuai Petunjuk Pelaksana (Juklak) Nomor 3 Tahun 2020 Partai Golkar.
"Mekanisme ini masih berjalan dan semua masih berproses. Yang pasti, belum ada keputusan resmi terkait nama yang akan diusung Golkar untuk Pilkada Rohul," cakap Arfizal, Kamis (11/6/2020).
Pria yang akrab disapa Pican itu menjelaskan, sesuai jadwal seleksi, pelaksanaan fit and proper test bakal calon akan dilaksanakan pada tanggal 25 Juli sampai 3 Agustus 2020. Setelah itu partai Golkar akan melakukan survei bakal calon yang akan dilaksanakan 4 sampai 17 Agustus.
"Pada Tanggal 18-31 Agustus tim survei akan memaparkan hasil surveinya ke panitia seleksi. Dari hasil survei itu barulah pada tanggal 1 sampai 31 September akan diumumkan siapa yang akan diusung Partai Golkar pada Pilkada Rohul," jelasnya.
Meski demikian, Pican mengakui saat ini sudah ada 2 nama yang sudah dipanggil DPP. Mereka adalah Ir H Hafit Syukri dan H Hamulian. Namun belum ada keputusan.
"Kalau ada yang klaim sudah diusung Golkar itu biasa. Golkar ini kan partai besar, wajar kalau semua berharap dapat berlayar dengan Golkar," ujar Arfizal Anwar.
Meski Demikian, Pican menegaskan dalam penentuan siapa calon yang diusung, partainya akan melaksanakan seleksi ketat dan hanya mengusung kandidat yang benar-benar berpotensi besar menang. Seleksi ketat ini merupakan langkah Partai Golkar memastikan target minimal kemenangan 60 Persen dari 270 daerah yang menggelar Pilkada, baik provinsi maupun kabupaten dan kota.(nal)
Sumber : Sumber: cakaplah.com /
Berita Lainnya
Dua Pekerja Tewas Akibat Serangan Harimau, BBKSDA Riau Desak Perusahaan Benahi Sistem Pengamanan
Bimtek Demokrat di Pacitan, HM Sumardany Tekankan Pentingnya Komitmen Kader Perjuangkan Program Pro Rakyat
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
Wabup Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing, Warga Ingatkan Filosofi 'Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti'
Kasus Jual Beli Jabatan Sekda Kuansing Terbongkar, KPK Diminta Usut Posisi Kepala Dinas
Konsisten Cetak Juara, YAME Taekwondo Kembali Harumkan Nama Riau di Level Nasional
Dua Pekerja Tewas Akibat Serangan Harimau, BBKSDA Riau Desak Perusahaan Benahi Sistem Pengamanan
Bimtek Demokrat di Pacitan, HM Sumardany Tekankan Pentingnya Komitmen Kader Perjuangkan Program Pro Rakyat
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
Wabup Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing, Warga Ingatkan Filosofi 'Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti'
Kasus Jual Beli Jabatan Sekda Kuansing Terbongkar, KPK Diminta Usut Posisi Kepala Dinas
Konsisten Cetak Juara, YAME Taekwondo Kembali Harumkan Nama Riau di Level Nasional