PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Wako Firdaus Sebut PSBB Dinilai Berhasil Menekan Kasus Corona di Pekanbaru
Walikota Pekanbaru Firdaus MT memimpin rapat evaluasi penerapan PSBB./ant.
PEKANBARU, RiauIN.com - Walikota Pekanbaru Firdaus mengklaim bahwa pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama tiga tahap berturut-turut berhasil menekan kasus positif Corona (Covid-19) secara transmisi lokal. Dari awalnya empat, menjadi satu kasus.
"Hasil evaluasi data Covid-19 sejak PSBB tahap I sampai tahap III per Selasa (26/5), jumlah pasien yang positif menurun," kata Firdaus, usai rapat evaluasi PSBB tahap III, Rabu (27/5/2020).
Firdaus mengatakan, penurunan ini memang sesuai dengan prediksi dari data statistik yang dilakukan tim gugus tugas penanggulangan Covid-19 Kota Pekanbaru. Dimana angkanya akan terus mendekati nol atau menurun 99 persen pada akhir Juni 2020.
"Pada awal Juli, Pekanbaru diperkirakan betul-betul bebas dari Covid-19, jika masyarakatnya masih tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan," katanya.
Data evaluasi PSBB dari tahap I hingga III, kasus positif Covid-19 di Pekanbaru bertambah akibat adanya klaster atau pendatang yang masuk dari beberapa provinsi dengan membawa virus berbahaya itu di tubuhnya.
Misalkan di pra PSBB yang berlaku dari 23 Maret sampai 16 April, ada 17 orang yang positif Covid-19 di Pekanbaru. Jumlah itu semuanya adalah klaster Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Jakarta.
Lalu pada PSBB tahap I pada 17-31 April, baru ada yang positif dari transmisi lokal jumlahnya empat orang yang tertular di dalam kota.
Selanjutnya, pada PSBB tahap II berlaku 1-14 Mei, muncul lagi klaster baru. Kali ini jumlah yang positif Covid-19 ada 18 orang, dengan rincian 15 luar dan tiga transmisi lokal.
"15 yang positif ini ada yang dari Sukabumi, Jakarta, Sumut dan Sumbar," katanya.
Kemudian di PSBB tahap III yakni 15 Mei sampai 26 Mei, hanya ada satu penambahan pasien positif COVID-19.
"Artinya dalam 12 hari ini hanya ada satu warga yang positif COVID-19, Alhamdulillah semoga kasus ini segera hilang dari Kota Pekanbaru," jelas Wako.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Muhammad Amin menambahkan, pasien positif ke- 40, inisial Ny Y, yang terjaring saat rapid test reaktif pada 16 Mei, di Tobek Godang, Kecamatan Tampan, kini sudah sembuh dan boleh pulang.
Hingga Rabu (27/5) di Kota Pekanbaru terdapat 40 pasien positif, dengan rincian 33 sudah sembuh dan boleh pulang, tiga pasien masih dirawat di ruang isolasi, dan empat orang meninggal dunia.(nal).
Sumber : Sumber: Antara /
Berita Lainnya
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026