PILIHAN
Berisi Pengalaman Sejumlah Tokoh tentang UAS
Milad ke-43, UAS Dapat Kado Buku 'Guru Mengaji Dari Kampung'
Cover buku UAS berjudul "Guru Mengaji dari Kampung". /Cakaplah.com
PEKANBARU, RiauIN.com - Tahun ini Ustaz Abdul Somad genap berusia 43 tahun. Di hari miladnya itu, para sahabat UAS memberikan hadiah berupa buku dari persembahan Majelis Syuro Sahabat UAS.
Buku berjudul "Guru Mengaji Dari Kampung" itu diterbitkan UAS Press Indonesia yang menceritakan 43 kisah bersama Ustaz Abdul Somad.
Editor buku Hendri Anak Rahman mengatakan, buku Guru Mengaji Dari Kampung tersebut terdapat 43 judul dalam buku, plus 1 pengantar dari Tuan Guru Syekh Dr Zikmal Fuad (Mursyid Thoriqoh Nasqsabandiyah Besilam, Langkat).
"Insya Allah buku itu akan diserahkan ke UAS dalam bentuk PDF pada pukul 24.00 WIB waktu pergantian jam masuk tanggal 18 Mei, tepat di hari Milad UAS ke-43 tahun," kata Hendri yang juga sahabat UAS, seperti dilansir Cakaplah.com, Minggu (17/5/2020).
Hendri mengatakan buku tersebut berisi tentang pengalaman-pengalaman orang tentang UAS. Seperti kapan mereka mulai kenal UAS, dan bagaimana tanggapan mereka tentang ustaz tamatan S3 Sudan ini.
"Jadi semua terangkum dalam buku ini. Intinya buku ini kaya informasi tentang UAS. Karena banyak kisah-kisah UAS masa lalu juga. Bagaimana beliau pernah menjadi penerjemah dan bagaimana sikap beliau kepada sahabat-sahabatnya," ungkapnya.
"Dalam isi buku juga mencerminkan kepribadian yang tawadhu dan rendah hati UAS. Kawan yang menyenangkan Guru yang jadi panutan," cakapnya.(vie)
Berita Lainnya
Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!
Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur
Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap
Realisasi Retribusi Perikanan Baru 5,16 Persen, Pajak Sarang Walet Kuansing Masih Nol
Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!
Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur
Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap
Realisasi Retribusi Perikanan Baru 5,16 Persen, Pajak Sarang Walet Kuansing Masih Nol