PILIHAN
Pilkada Serentak 2020 Dikhawatirkan Jadi Ajang Penularan Covid-19
Pilkada serentak tahun 2020. /net
JAKARTA, RiauIN.com - Komisioner Komnas HAM Amiruddin khawatir Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 yang akan digelar pada Desember tahun ini beresiko menjadi ajang penularan virus corona (Covid-19).
Menurutnya, wabah Covid-19 di Indonesia belum menunjukkan tren melandai. Oleh sebab itu Pilkada serentak amat beresiko terutama dalam aspek keselamatan masyarakat.
"Pilkada di Desember 2020 itu terlalu beresiko," ujar Amiruddin kepada CNNIndonesia.com, Kamis (14/5/2020).
"Sehingga lebih tepat apabila pilkada dilaksanakan setelah kondisi darurat kesehatan benar-benar berakhir," imbuhnya.
Lebih lanjut, Komnas HAM memberikan beberapa rekomendasi kepada pemerintah jika Pilkada 2020 tetap dijalankan. Pertama adalah memastikan kesiapan menerapkan protokol kesehatan selama penyelenggaraan pilkada.
Pihak penyelenggara, baik KPU maupun Bawaslu juga harus membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) sesuai protokol kesehatan untuk memastikan keselamatan masyarakat.
"Protokol kesehatan tidak terpisahkan dari SOP pada setiap tahapan, agar masyarakat benar-benar bisa merasa yakin, aman, dan terjamin keselamatannya," ujar Amiruddin.
Penyelenggara pemilu juga dapat menyiapkan mekanisme pemilihan dari mulai kampanye virtual, hingga penyederhanaan tahapan memilih dengan tetap memperhatikan asas jujur dan adil (jurdil).
Pilkada 2020 yang digelar serentak semula dijadwalkan pada 23 September 2020, namun ditunda karena dampak pandemi virus corona
Presiden Joko Widodo telah menyetujui pelaksanaan Pilkada pada Desember 2020 melalui Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota.(fbh)
Berita Lainnya
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V