PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Gelar Akad Nikah di Pekanbaru Ditengah Wabah Corona, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Akad Nikah kedua mempelai.
PEKANBARU, Riauin.com-- Pasangan pengantin di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, harus membuat surat pernyataan khusus yang bermaterai untuk melangsungkan akad nikah semasa wabah Corona (COVID-19).
Dimana, pasangan pengantin harus membuat surat pernyataan bahwa mereka akan menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19 dan bertanggung jawab kalau ada tamu yang tertular virus Corona saat menghadiri acara pernikahan.
"Apabila salah satu peserta yang hadir terkena dampak corona, maka tanggung jawab di panitia penyelenggara, maksudnya ke kita, keluarga yang menyelenggarakan acara," kata Bayu Amde Winata, yang bersama pasangannya Mike Agnesia melangsungkan akad nikah di tempat terbuka di Argopuro, Pekanbaru, Sabtu (4/4).
Dikutip dari Antara, Bayu menjelaskan tanpa surat pernyataan bermaterai dan komitmen untuk melaksanakan protokol kesehatan, penghulu dari Kantor Urusan Agama (KUA) tidak mau menikahkan mempelai demi meminimalkan risiko penularan virus corona.
"Kita harus menyiapkan cuci tangan, masker, dan yang datang ke nikah maksimal 10 sampai 15 orang. Kalau lebih dari itu KUA tidak berani ambil risiko untuk menikahkan," cerita Bayu.
Ia menilai banyak persyaratan tambahan untuk melangsungkan akad nikah semasa wabah COVID-19 sebagai tantangan yang harus dihadapi. Namun, segala persoalan itu tidak menjadi masalah baginya.
"Lebih sepi tapi lebih intim karena hanya keluarga-keluarga inti yang datang," katanya.
Mempelai perempuan, Mike Agnesia mengatakan, meluasnya wabah COVID-19 di Riau membuat rencana pernikahannya berubah. Resepsi pernikahannya harus ditunda entah sampai kapan. Guna mencegah kerumunan orang, keluarga juga harus berhati-hati menyampaikan lokasi upacara akad nikah dan menurunkan karangan bunga ucapan selamat.
"Kita kasih tahu acara akad nikah ke sosial media tidak spesifik lokasinya. Itu pun sudah ada yang kirim karangan bunga, padahal kita enggak mau mencolok. Akhirnya kita hubungi teman-teman, bukan tidak senang, tapi mau enggak mau kita harus turunkan karangan bunganya," kata Mike.
Sebelumnya, ada kejadian pembubaran acara pernikahan dalam upaya mencegah kerumunan banyak orang guna meminimalkan risiko penularan virus corona di Riau.
Dimana, jajaran Pemerintah Kecamatan Dayun Kabupaten Siak, Riau, bersama petugas kepolisian membubarkan acara resepsi pernikahan warga untuk mencegah penularan virus mematikan tersebut.(nal)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Libatkan Baznas untuk Bantuan Produktif demi Pangkas Kemiskinan
Wakil Walikota Pekanbaru Harapkan Pembentukan Karakter Anak Lewat Gelar Budaya Melayu Islam
Dinas Kesehatan Pekanbaru Distribusikan 11 Ribu Masker Guna Tekan Lonjakan 3.028 Kasus ISPA
Pasien Akibat Kabut Asap di Pekanbaru Melonjak hingga 300 Orang Tiap Hari
Satpol PP Pekanbaru Instruksikan Pembongkaran Mandiri 17 Lapak Liar di Jalan Air Hitam
Wajah Baru Monumen F-16 Lanud Roesmin Nurjadin, Ada Ilustrasi Arjuna Memanah di Ekor Pesawat
Pemko Pekanbaru Libatkan Baznas untuk Bantuan Produktif demi Pangkas Kemiskinan
Wakil Walikota Pekanbaru Harapkan Pembentukan Karakter Anak Lewat Gelar Budaya Melayu Islam
Dinas Kesehatan Pekanbaru Distribusikan 11 Ribu Masker Guna Tekan Lonjakan 3.028 Kasus ISPA
Pasien Akibat Kabut Asap di Pekanbaru Melonjak hingga 300 Orang Tiap Hari
Satpol PP Pekanbaru Instruksikan Pembongkaran Mandiri 17 Lapak Liar di Jalan Air Hitam
Wajah Baru Monumen F-16 Lanud Roesmin Nurjadin, Ada Ilustrasi Arjuna Memanah di Ekor Pesawat