PILIHAN
Gubri Sebut Rapid Test Diutamakan Bagi Petugas Kesehatan dan ODP Covid-19
PEKANBARU, Riauin.com - Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar mengungkapkan, untuk pemakaian Rapid Test atau alat pendeteksi cepat terjangkit virus Corona (Covid-19) akan diutamakan kepada petugas kesehatan dan Orang Dalam Pengawasan (ODP) yang tersebar diseluruh Provinsi Riau.
Hal ini diungkapkannya saat melakukan peninjauan kesiapan penanganan Covid-19 di Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Kota Pekanbaru, Sabtu, (28/03/2020).
Syamsuar mengatakan, saat ini jumlah ODP di Provinsi Riau telah membludak. Diketahui ODP Covid-19 di Riau, sebanyak 4.434 orang.
"Jumlah Rapid Test totalnya 6.800 buah dan penggunaannya akan kita utamakan kepada petugas kesehatan dan OPD se Riau," ungkapnya.
Syamsuar mengatakan, membludaknya jumlah ODP disebabkan adanya pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) dari Malaysia, via Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau menuju Pelabuhan Domestik Bandar Sri Junjungan Dumai.
"Membludaknya ODP juga disebabkan adanya kepulangan warga kita dari Jakarta dan sekitarnya," pungkasnya.
hingga saat ini, jumlah pasien suspect Corona terhitung sejak 3-27 Maret 2020, totalnya mencapai 72 orang. Dengan keterangan, 22 orang dinyatakan negatif, sehat dan dipulangkan. Lalu, satu orang lainnya dinyatakan positif Covid-19 dan dirawat di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.(*)
Hal ini diungkapkannya saat melakukan peninjauan kesiapan penanganan Covid-19 di Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Kota Pekanbaru, Sabtu, (28/03/2020).
Syamsuar mengatakan, saat ini jumlah ODP di Provinsi Riau telah membludak. Diketahui ODP Covid-19 di Riau, sebanyak 4.434 orang.
"Jumlah Rapid Test totalnya 6.800 buah dan penggunaannya akan kita utamakan kepada petugas kesehatan dan OPD se Riau," ungkapnya.
Syamsuar mengatakan, membludaknya jumlah ODP disebabkan adanya pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) dari Malaysia, via Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau menuju Pelabuhan Domestik Bandar Sri Junjungan Dumai.
"Membludaknya ODP juga disebabkan adanya kepulangan warga kita dari Jakarta dan sekitarnya," pungkasnya.
hingga saat ini, jumlah pasien suspect Corona terhitung sejak 3-27 Maret 2020, totalnya mencapai 72 orang. Dengan keterangan, 22 orang dinyatakan negatif, sehat dan dipulangkan. Lalu, satu orang lainnya dinyatakan positif Covid-19 dan dirawat di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.(*)
Berita Lainnya
Tren Kekerasan Anak Meningkat, Pekanbaru Tangani 96 Kasus dalam Enam Bulan
Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru Pacu Perluasan Drainase Darma Bakti dan Suka Karya
Kecamatan Senapelan Jadi Pelopor Pelantikan Serentak RT dan RW di Pekanbaru
Sinergi Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru Tuntaskan Banjir Depan RS Awal Bros
Sentuhan Baru Kawasan Stadion Utama, Pemko Pekanbaru Sulap Jalan Naga Sakti Jadi Sentra UMKM Aman
Penataan Kawasan Pasar Kodim, Pemko Pekanbaru Fokus Relokasi Pedagang Jalan Teratai ke Pasar Higienis
Tren Kekerasan Anak Meningkat, Pekanbaru Tangani 96 Kasus dalam Enam Bulan
Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru Pacu Perluasan Drainase Darma Bakti dan Suka Karya
Kecamatan Senapelan Jadi Pelopor Pelantikan Serentak RT dan RW di Pekanbaru
Sinergi Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru Tuntaskan Banjir Depan RS Awal Bros
Sentuhan Baru Kawasan Stadion Utama, Pemko Pekanbaru Sulap Jalan Naga Sakti Jadi Sentra UMKM Aman
Penataan Kawasan Pasar Kodim, Pemko Pekanbaru Fokus Relokasi Pedagang Jalan Teratai ke Pasar Higienis