PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Gubri Sebut Rapid Test Diutamakan Bagi Petugas Kesehatan dan ODP Covid-19
PEKANBARU, Riauin.com - Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar mengungkapkan, untuk pemakaian Rapid Test atau alat pendeteksi cepat terjangkit virus Corona (Covid-19) akan diutamakan kepada petugas kesehatan dan Orang Dalam Pengawasan (ODP) yang tersebar diseluruh Provinsi Riau.
Hal ini diungkapkannya saat melakukan peninjauan kesiapan penanganan Covid-19 di Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Kota Pekanbaru, Sabtu, (28/03/2020).
Syamsuar mengatakan, saat ini jumlah ODP di Provinsi Riau telah membludak. Diketahui ODP Covid-19 di Riau, sebanyak 4.434 orang.
"Jumlah Rapid Test totalnya 6.800 buah dan penggunaannya akan kita utamakan kepada petugas kesehatan dan OPD se Riau," ungkapnya.
Syamsuar mengatakan, membludaknya jumlah ODP disebabkan adanya pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) dari Malaysia, via Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau menuju Pelabuhan Domestik Bandar Sri Junjungan Dumai.
"Membludaknya ODP juga disebabkan adanya kepulangan warga kita dari Jakarta dan sekitarnya," pungkasnya.
hingga saat ini, jumlah pasien suspect Corona terhitung sejak 3-27 Maret 2020, totalnya mencapai 72 orang. Dengan keterangan, 22 orang dinyatakan negatif, sehat dan dipulangkan. Lalu, satu orang lainnya dinyatakan positif Covid-19 dan dirawat di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.(*)
Hal ini diungkapkannya saat melakukan peninjauan kesiapan penanganan Covid-19 di Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Kota Pekanbaru, Sabtu, (28/03/2020).
Syamsuar mengatakan, saat ini jumlah ODP di Provinsi Riau telah membludak. Diketahui ODP Covid-19 di Riau, sebanyak 4.434 orang.
"Jumlah Rapid Test totalnya 6.800 buah dan penggunaannya akan kita utamakan kepada petugas kesehatan dan OPD se Riau," ungkapnya.
Syamsuar mengatakan, membludaknya jumlah ODP disebabkan adanya pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) dari Malaysia, via Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau menuju Pelabuhan Domestik Bandar Sri Junjungan Dumai.
"Membludaknya ODP juga disebabkan adanya kepulangan warga kita dari Jakarta dan sekitarnya," pungkasnya.
hingga saat ini, jumlah pasien suspect Corona terhitung sejak 3-27 Maret 2020, totalnya mencapai 72 orang. Dengan keterangan, 22 orang dinyatakan negatif, sehat dan dipulangkan. Lalu, satu orang lainnya dinyatakan positif Covid-19 dan dirawat di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.(*)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Libatkan Baznas untuk Bantuan Produktif demi Pangkas Kemiskinan
Wakil Walikota Pekanbaru Harapkan Pembentukan Karakter Anak Lewat Gelar Budaya Melayu Islam
Dinas Kesehatan Pekanbaru Distribusikan 11 Ribu Masker Guna Tekan Lonjakan 3.028 Kasus ISPA
Pasien Akibat Kabut Asap di Pekanbaru Melonjak hingga 300 Orang Tiap Hari
Satpol PP Pekanbaru Instruksikan Pembongkaran Mandiri 17 Lapak Liar di Jalan Air Hitam
Wajah Baru Monumen F-16 Lanud Roesmin Nurjadin, Ada Ilustrasi Arjuna Memanah di Ekor Pesawat
Pemko Pekanbaru Libatkan Baznas untuk Bantuan Produktif demi Pangkas Kemiskinan
Wakil Walikota Pekanbaru Harapkan Pembentukan Karakter Anak Lewat Gelar Budaya Melayu Islam
Dinas Kesehatan Pekanbaru Distribusikan 11 Ribu Masker Guna Tekan Lonjakan 3.028 Kasus ISPA
Pasien Akibat Kabut Asap di Pekanbaru Melonjak hingga 300 Orang Tiap Hari
Satpol PP Pekanbaru Instruksikan Pembongkaran Mandiri 17 Lapak Liar di Jalan Air Hitam
Wajah Baru Monumen F-16 Lanud Roesmin Nurjadin, Ada Ilustrasi Arjuna Memanah di Ekor Pesawat