PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Satpol PP Pekanbaru Tertibkan PKL dan Banner di Enam Titik Jalan
PEKANBARU, Riauin.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru kembali melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL), bendera partai dan banner kadaluwarsa di enam titik jalan dalam kota.
Kali ini, ada enam titik jalan yang menjadi sasaran penertiban, diantaranya Jalan Jenderal Sudirman, Soekarno-Hatta, Imam munandar/Harapan Raya, Bukit Barisan, Jalan Pesantren dan Jalan Lintas Timur.
Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Agus Pramono mengatakan, bahwa penertiban terhadap PKL di badan jalan dan banner kadaluwarsa ini merupakan agenda rutin Satpol PP dalam upaya menjaga keamanan, keindahan dan ketertiban di Kota Bertuah.
"Setiap hari kita terus melakukan pengawasan dan penertiban di lapangan," kata Agus di Pekanbaru, Kamis (9/1/2020).
Diakui Agus, sejauh ini kesadaran pedagang untuk tidak berjualan di trotoar dan badan jalan masih kurang. Begitu juga dengan pelaku usaha yang memasang banner, tidak melakukan pencopotan sendiri meski telah kadaluwarsa.
"Kalau tidak kita yang menertibkan (banner kadaluwarsa), mereka lepas tangan begitu saja. Begitu juga PKL, meski setiap hari dilakukan penertiban, mereka tetap kembali berjualan di trotoar dan badan jalan," ulasnya.
Untuk itu, Agus terus mengimbau agar PKL dan pelaku usaha bisa mematuhi aturan yang berlaku dengan tidak berjualan di atas trotoar dan badan jalan, serta menertibkan sendiri banner yang telah habis masa tayang.
"Kita tidak melarang warga berusaha. Silahkan berusaha, tapi sesuai aturan berlaku. Kalau ingin berjualan, berjualan di tempat-tempat yang telah disediakan seperti di pasar baik yang dikelola oleh pemerintah maupun swasta," tutupnya. (int/nol)
Kali ini, ada enam titik jalan yang menjadi sasaran penertiban, diantaranya Jalan Jenderal Sudirman, Soekarno-Hatta, Imam munandar/Harapan Raya, Bukit Barisan, Jalan Pesantren dan Jalan Lintas Timur.
Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Agus Pramono mengatakan, bahwa penertiban terhadap PKL di badan jalan dan banner kadaluwarsa ini merupakan agenda rutin Satpol PP dalam upaya menjaga keamanan, keindahan dan ketertiban di Kota Bertuah.
"Setiap hari kita terus melakukan pengawasan dan penertiban di lapangan," kata Agus di Pekanbaru, Kamis (9/1/2020).
Diakui Agus, sejauh ini kesadaran pedagang untuk tidak berjualan di trotoar dan badan jalan masih kurang. Begitu juga dengan pelaku usaha yang memasang banner, tidak melakukan pencopotan sendiri meski telah kadaluwarsa.
"Kalau tidak kita yang menertibkan (banner kadaluwarsa), mereka lepas tangan begitu saja. Begitu juga PKL, meski setiap hari dilakukan penertiban, mereka tetap kembali berjualan di trotoar dan badan jalan," ulasnya.
Untuk itu, Agus terus mengimbau agar PKL dan pelaku usaha bisa mematuhi aturan yang berlaku dengan tidak berjualan di atas trotoar dan badan jalan, serta menertibkan sendiri banner yang telah habis masa tayang.
"Kita tidak melarang warga berusaha. Silahkan berusaha, tapi sesuai aturan berlaku. Kalau ingin berjualan, berjualan di tempat-tempat yang telah disediakan seperti di pasar baik yang dikelola oleh pemerintah maupun swasta," tutupnya. (int/nol)
Berita Lainnya
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah