PILIHAN
Cara Selamatkan Generasi Muda, Gubri Bertekad Bebaskan Riau dari Narkoba
PEKANBARU, Riauin.com - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menyatakan akan memprioritaskan pencegahan narkoba di Riau. Sebagai bentuk rasa sayang dan ingin menjadikan para generasi muda Riau hebat dan unggul dengan membebaskan Riau dari narkoba.
"Sekarang narkoba ini sudah sangat menjamur di Indonesia, khususnya Riau ini sudah menjadi permasalahan besar bagi kita semua. Bahkan Riau termasuk peringkat lima besar peredaran narkoba di Indonesia," ungkap Gubri Syamsuar, Rabu (8/1/2020) siang.
Gubri menyebutkan, narkoba ini sasaran utamanya adalah para generasi muda, dan tidak heran narkoba ini bisa meningkat di Riau, karena pengedar narkoba ini mampu memperalat anak-anak muda yang ada di Riau, dengan menjadikannya kurir sekaligus mengimming-imingkan bonus yang besar.
Selain itu, jelas Gubri, anak-anak muda banyak yang justru memberikan narkoba ke pacarnya sendiri. "Yang awalnya tidak tahu apa itu narkoba justru tahu semua jenisnya dan awalnya coba-coba malah jadi ketagihan," katanya lagi.
Ia mengungkapkan kalau peredaran narkoba di Riau sangat luar biasa, tidak hanya anak muda bahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) juga ada yang ketahuan mengkonsumsi narkoba. "Di beberapa waktu yang lalu, kami telah melakukan tes urine di lingkungan ASN Riau, baru dilakukan pengecekan sebanyak 1.800 orang dari 12.000 ASN saja, sudah ada yang terkena sebanyak 38 ASN," katanya.
Maka dari itu semua, Gubri juga mengajak para seluruh masyarakat Riau untuk bisa bebaskan Riau dari narkoba.(int/nol)
"Sekarang narkoba ini sudah sangat menjamur di Indonesia, khususnya Riau ini sudah menjadi permasalahan besar bagi kita semua. Bahkan Riau termasuk peringkat lima besar peredaran narkoba di Indonesia," ungkap Gubri Syamsuar, Rabu (8/1/2020) siang.
Gubri menyebutkan, narkoba ini sasaran utamanya adalah para generasi muda, dan tidak heran narkoba ini bisa meningkat di Riau, karena pengedar narkoba ini mampu memperalat anak-anak muda yang ada di Riau, dengan menjadikannya kurir sekaligus mengimming-imingkan bonus yang besar.
Selain itu, jelas Gubri, anak-anak muda banyak yang justru memberikan narkoba ke pacarnya sendiri. "Yang awalnya tidak tahu apa itu narkoba justru tahu semua jenisnya dan awalnya coba-coba malah jadi ketagihan," katanya lagi.
Ia mengungkapkan kalau peredaran narkoba di Riau sangat luar biasa, tidak hanya anak muda bahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) juga ada yang ketahuan mengkonsumsi narkoba. "Di beberapa waktu yang lalu, kami telah melakukan tes urine di lingkungan ASN Riau, baru dilakukan pengecekan sebanyak 1.800 orang dari 12.000 ASN saja, sudah ada yang terkena sebanyak 38 ASN," katanya.
Maka dari itu semua, Gubri juga mengajak para seluruh masyarakat Riau untuk bisa bebaskan Riau dari narkoba.(int/nol)
Berita Lainnya
Camat di Pekanbaru Kini Punya Kuasa Evaluasi dan Usulkan Copot Lurah
Pemko Pekanbaru Siap Tambah Anggaran untuk Percepat Perbaikan Jalan
Dongkrak Indeks Akademis, Pekanbaru Raih Nilai Kompetensi Siswa Tertinggi di Sumatera
Gunakan Alat Berat, Satpol PP Pekanbaru Robohkan Puluhan Lapak di Atas Trotoar Jalan HR Soebrantas
Pemko Pekanbaru Sebar 15 Armada Operasional demi Percepat Penanganan Drainase dan Sampah
Pemko Pekanbaru Siapkan Sanksi Tahan TPP bagi ASN Penunggak Pajak
Camat di Pekanbaru Kini Punya Kuasa Evaluasi dan Usulkan Copot Lurah
Pemko Pekanbaru Siap Tambah Anggaran untuk Percepat Perbaikan Jalan
Dongkrak Indeks Akademis, Pekanbaru Raih Nilai Kompetensi Siswa Tertinggi di Sumatera
Gunakan Alat Berat, Satpol PP Pekanbaru Robohkan Puluhan Lapak di Atas Trotoar Jalan HR Soebrantas
Pemko Pekanbaru Sebar 15 Armada Operasional demi Percepat Penanganan Drainase dan Sampah
Pemko Pekanbaru Siapkan Sanksi Tahan TPP bagi ASN Penunggak Pajak