PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Direndam Banjir, Akses Jalan Penghubung Desa di Kampar Hancur
PEKANBARU, Riauin.com - Akses jalan menuju Desa Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, hancur atau rusak parah usai dilanda banjir.
Kondisi jalan yang mengalami kerusakan lebih kurang satu kilometer arah ke permukiman warga Desa Buluh Cina.
Hampir seluruh badan jalan berlubang, karena aspal terkikis oleh arus banjir yang deras beberapa waktu lalu.
Pengendara yang melintas harus berhati-hati.
Kepala Desa Buluh Cina Azrianto mengaku membutuhkan bantuan perbaikan jalan dari pemerintah yang ada di atasnya.
"Kami sangat mengharapkan bantuan perbaikan jalan dari Pemkab Kampar atau Pemprov Riau. Karena pasca bencana banjir, akses jalan ke desa kami rusak parah," ungkap Azrianto pada Kompascom, Senin (6/1/2020).
Dia menuturkan, untuk saat ini dibutuhkan bantuan perbaikan jalan dalam jangka pendek. Misalnya penimbunan lobang-lobang besar di badan jalan.
Karena menurut Azrianto, kedalaman lubang di badan jalan bervariasi, mulai dari 10-30 sentimeter.
"Warga yang menuju dan keluar dari desa cukup kesulitan melewati jalan yang rusak ini. Kemarin warga secara swadaya menimbun beberapa lobang yang besar dan dalam," akuinya.
Sedangkan untuk jangka panjang, Azrianto berharap pemerintah kabupaten atau provinsi untuk dapat membantu pembangunan ruas jalan penghubung desa dibangun lebih tinggi untuk mengantisipasi banjir.
Menurutnya, akses jalan tersebut hampir setiap tahun terdampak banjir yang menyebabkan kerusakan.
"Jalan ini harus ditinggikan lagi sekitar 1,5 meter dan di ready mix. Kemudian gorong-gorong diperbanyak, supaya genangan banjir mengalir lancar," ujar Azrianto.(int/nol)
Kondisi jalan yang mengalami kerusakan lebih kurang satu kilometer arah ke permukiman warga Desa Buluh Cina.
Hampir seluruh badan jalan berlubang, karena aspal terkikis oleh arus banjir yang deras beberapa waktu lalu.
Pengendara yang melintas harus berhati-hati.
Kepala Desa Buluh Cina Azrianto mengaku membutuhkan bantuan perbaikan jalan dari pemerintah yang ada di atasnya.
"Kami sangat mengharapkan bantuan perbaikan jalan dari Pemkab Kampar atau Pemprov Riau. Karena pasca bencana banjir, akses jalan ke desa kami rusak parah," ungkap Azrianto pada Kompascom, Senin (6/1/2020).
Dia menuturkan, untuk saat ini dibutuhkan bantuan perbaikan jalan dalam jangka pendek. Misalnya penimbunan lobang-lobang besar di badan jalan.
Karena menurut Azrianto, kedalaman lubang di badan jalan bervariasi, mulai dari 10-30 sentimeter.
"Warga yang menuju dan keluar dari desa cukup kesulitan melewati jalan yang rusak ini. Kemarin warga secara swadaya menimbun beberapa lobang yang besar dan dalam," akuinya.
Sedangkan untuk jangka panjang, Azrianto berharap pemerintah kabupaten atau provinsi untuk dapat membantu pembangunan ruas jalan penghubung desa dibangun lebih tinggi untuk mengantisipasi banjir.
Menurutnya, akses jalan tersebut hampir setiap tahun terdampak banjir yang menyebabkan kerusakan.
"Jalan ini harus ditinggikan lagi sekitar 1,5 meter dan di ready mix. Kemudian gorong-gorong diperbanyak, supaya genangan banjir mengalir lancar," ujar Azrianto.(int/nol)
Berita Lainnya
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah