PILIHAN
Riau Belum KLB, 166 Penderita 'DBD'
Waspada DBD
Riauin.com, Pekanbaru - Kendati Dinas Kesehatan Provinsi Riau mencatat angka penerita DBD pada Januari 2017 ini sudah mencapai 166 pasien, namun kondisinya tidak merisaukan. Dengan demikian Riau masih belum dalam dikatakan Kejadian Luar Biasa (KLB).
Pernyataan tersebut dikatakan Kadiskes Riau, Mimi Yuliani Nazir pada coffe morning di kantornya, Selasa (07/02/2017). Dikatakan Mimi, dari jumlah tersebut 3 orang diketahui meninggal.
"Riau belum dinyatakan KLB. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2016, kasus DBD di Riau awal tahun ini justru menurun. Dari catatan kami, jumlah warga terjangkit DBD mencapai 903 orang," ujarnya.
Mencermati kondisi tersebut, Gubernur Riau sudah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh kabupaten/kota agar mewaspadai gejala peningkatan kasus DBD sejak dini. Sehingga seluruh masyarakat dapat melakukan tindakan antisipasi terhadap gejala DBD.
Terkait kasus DBD di Rokan Hulu, Mimi menjelaskan sesuai surat Dinkes Rohul, Dinkes/SK/2017/266 tertanggal 1 Januari 2017, Rohul dinyatakan KLB DBD.
"Karena sesuai dengan surat tersebut, jumlah warga terjangkit DBD di Rohul sudah mencapai 66 penderita. Jauh di atas jumlah penderita DBD tahun sebelumnya yang hanya 9 orang," jelasnya. (oce)
Pernyataan tersebut dikatakan Kadiskes Riau, Mimi Yuliani Nazir pada coffe morning di kantornya, Selasa (07/02/2017). Dikatakan Mimi, dari jumlah tersebut 3 orang diketahui meninggal.
"Riau belum dinyatakan KLB. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2016, kasus DBD di Riau awal tahun ini justru menurun. Dari catatan kami, jumlah warga terjangkit DBD mencapai 903 orang," ujarnya.
Mencermati kondisi tersebut, Gubernur Riau sudah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh kabupaten/kota agar mewaspadai gejala peningkatan kasus DBD sejak dini. Sehingga seluruh masyarakat dapat melakukan tindakan antisipasi terhadap gejala DBD.
Terkait kasus DBD di Rokan Hulu, Mimi menjelaskan sesuai surat Dinkes Rohul, Dinkes/SK/2017/266 tertanggal 1 Januari 2017, Rohul dinyatakan KLB DBD.
"Karena sesuai dengan surat tersebut, jumlah warga terjangkit DBD di Rohul sudah mencapai 66 penderita. Jauh di atas jumlah penderita DBD tahun sebelumnya yang hanya 9 orang," jelasnya. (oce)
Berita Lainnya
Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!
Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur
Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap
Realisasi Retribusi Perikanan Baru 5,16 Persen, Pajak Sarang Walet Kuansing Masih Nol
Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!
Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur
Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap
Realisasi Retribusi Perikanan Baru 5,16 Persen, Pajak Sarang Walet Kuansing Masih Nol