PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Tim DVI Polda Riau Otopsi Jenazah Erna Widyawati
MERANTI, Riauin.com - Untuk memastikan penyebab kematian Erna Widyawati (34), seorang ibu rumah tangga di gang Manggis Jalan Manggis RT 01 RW 10 Kelurahan Selatpanjang Kota, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Riau melakukan otopsi.
Otopsi itu berlangsung di kamar mayat RSUD Kepulauan Meranti Jalan Dorak Selatpanjang, Rabu (1/5/2019) sekira pukul 14:30 WIB.
Otopsi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Kedokteran Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Riau, Kombes dr Adang Azhar DFM, Sp. F dengan 9 tim lainnya dari tim Forensik Bid Dokkes Polda Riau.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP La Ode Proyek SH mengatakan, otopsi ini dilakukan guna mengetahui secara jelas dugaan atas kematian korban.
"Otopsi ini dilakukan untuk memastikan penyebab kematian korban," kata La Ode Proyek.
Dari pantauan di lapangan, terlihat dalam proses otopsi tersebut, Kapolsek Tebingtinggi, Iptu Aguslan, Kanit Tipiter Reskrim Polres Kepulauan Meranti AGD Simamora, Kasat Reskrim Polres kepulauan Meranti , AKP Ario Damar, Penunjang Medik RSUD Meranti, dr Aisyah Bee, dan beberapa kerabat serta keluarga korban,
Seperti diketahui, seorang ibu rumah tangga di Gang Manggis Jalan Manggis RT 01 RW 10 Kelurahan Selatpanjang Kota ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya, Selasa (30/4/2019).
Korban yang diketahui bernama Erna Widyawati (34) itu ditemukan tergeletak di lantai dapur.
Ibu dua anak itu diduga dibunuh dengan sadis, hal itu terlihat ada bekas luka gorok dilehernya yang hampir putus.
Polisi masih belum bisa memastikan pelaku dan motif dugaan pembunuhan. Hingga saat ini kepolisian masih mengumpulkan fakta dan bukti terkait kejadian. (Sya)
Otopsi itu berlangsung di kamar mayat RSUD Kepulauan Meranti Jalan Dorak Selatpanjang, Rabu (1/5/2019) sekira pukul 14:30 WIB.
Otopsi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Kedokteran Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Riau, Kombes dr Adang Azhar DFM, Sp. F dengan 9 tim lainnya dari tim Forensik Bid Dokkes Polda Riau.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP La Ode Proyek SH mengatakan, otopsi ini dilakukan guna mengetahui secara jelas dugaan atas kematian korban.
"Otopsi ini dilakukan untuk memastikan penyebab kematian korban," kata La Ode Proyek.
Dari pantauan di lapangan, terlihat dalam proses otopsi tersebut, Kapolsek Tebingtinggi, Iptu Aguslan, Kanit Tipiter Reskrim Polres Kepulauan Meranti AGD Simamora, Kasat Reskrim Polres kepulauan Meranti , AKP Ario Damar, Penunjang Medik RSUD Meranti, dr Aisyah Bee, dan beberapa kerabat serta keluarga korban,
Seperti diketahui, seorang ibu rumah tangga di Gang Manggis Jalan Manggis RT 01 RW 10 Kelurahan Selatpanjang Kota ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya, Selasa (30/4/2019).
Korban yang diketahui bernama Erna Widyawati (34) itu ditemukan tergeletak di lantai dapur.
Ibu dua anak itu diduga dibunuh dengan sadis, hal itu terlihat ada bekas luka gorok dilehernya yang hampir putus.
Polisi masih belum bisa memastikan pelaku dan motif dugaan pembunuhan. Hingga saat ini kepolisian masih mengumpulkan fakta dan bukti terkait kejadian. (Sya)
Berita Lainnya
Polres Siak Resmi Tetapkan Pengasuh Ponpes Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Anak
Polresta Pekanbaru Usut Laporan Dugaan Kekerasan Seksual IRT oleh Pengusaha
Polisi Gagalkan Kurir 65 Kg Sabu Malaysia yang Diangkut Pakai Pikap di Bengkalis
Polresta Pekanbaru Tangkap Juru Parkir yang Aniaya Istri Siri di RTH Tunjuk Ajar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Siak Resmi Tetapkan Pengasuh Ponpes Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Anak
Polresta Pekanbaru Usut Laporan Dugaan Kekerasan Seksual IRT oleh Pengusaha
Polisi Gagalkan Kurir 65 Kg Sabu Malaysia yang Diangkut Pakai Pikap di Bengkalis
Polresta Pekanbaru Tangkap Juru Parkir yang Aniaya Istri Siri di RTH Tunjuk Ajar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU