PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Disindir Tak Punya Banyak Baliho, Prabowo: Kami Enggak Punya Uang
JAKARTA, Riauin.com - Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto mengaku dirinya pernah disindir oleh salah satu tokoh lantaran tidak memiliki banyak baliho kampanye. Ia pun mengaku tak malu dengan kondisi itu karena sadar bahwa anggarannya tak banyak saat maju sebagai capres.
“Dulu pernah ada yang nyindir, ada salah satu tokoh, Prabowo kok di daerah enggak ada baliho Prabowo-Sandi. Kemudian Saya jawab, Benar Pak, enggak ada baliho, karena kami memang enggak punya uang,†tutur saat menghadiri acara deklarasi dukungan Gerak Indonesia di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Jumat (5/4/2019) malam.
Prabowo mengaku sejak awal dirinya dan Sandiaga Uno membuat komitmen untuk 'paheli' alias paket hemat sekali. "Dari awal kita mulai perjuangan bahwa kami paket hemat. Bahkan bukan pahe lagi, tapi paheli. Paket hemat sekali. Reaksi rakyat? Orang kecil yang kirim uang ke saya," kata Prabowo.
Selain itu, Eks Danjen Kopassus itu menyebut masyarakat tak perlu baliho besar, yang penting dia dan Sandiaga berada di hati rakyat.
"Buat apa saya bohong? Tapi saya bilang, kok rasanya baliho saya ada di hati rakyat saya. Saya melihat di YouTube emak-emak ada karung beras dibikin spanduk. Karung pupuk dibikin spanduk. Kaus sablon sendiri," ujarnya.(int/nol)
“Dulu pernah ada yang nyindir, ada salah satu tokoh, Prabowo kok di daerah enggak ada baliho Prabowo-Sandi. Kemudian Saya jawab, Benar Pak, enggak ada baliho, karena kami memang enggak punya uang,†tutur saat menghadiri acara deklarasi dukungan Gerak Indonesia di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Jumat (5/4/2019) malam.
Prabowo mengaku sejak awal dirinya dan Sandiaga Uno membuat komitmen untuk 'paheli' alias paket hemat sekali. "Dari awal kita mulai perjuangan bahwa kami paket hemat. Bahkan bukan pahe lagi, tapi paheli. Paket hemat sekali. Reaksi rakyat? Orang kecil yang kirim uang ke saya," kata Prabowo.
Selain itu, Eks Danjen Kopassus itu menyebut masyarakat tak perlu baliho besar, yang penting dia dan Sandiaga berada di hati rakyat.
"Buat apa saya bohong? Tapi saya bilang, kok rasanya baliho saya ada di hati rakyat saya. Saya melihat di YouTube emak-emak ada karung beras dibikin spanduk. Karung pupuk dibikin spanduk. Kaus sablon sendiri," ujarnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V