PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Ma'ruf Anggap Hoaks Pemicu Jokowi-JK Kalah di Jabar
Bogor, Riauin.com -- Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin menduga fitnah dan provokasi penyebab kekalahan Joko Widodo di Jawa Barat pada Pilpres 2014. Menurut Ma'ruf situasi itu kini sudah berubah.
"Dulu itu karena ada provokasi, hoaks-hoaks, PKI, anti-Islam, anti ulama," kata Ma'ruf usai berkampanye terbuka di lapangan Jalan Semeru, Kota Bogor, Jumat (5/4).
Untuk menghindari penyebab yang sama, Ma'ruf menyebut sejumlah cara mereka tempuh.
Dalam proses sosialisasi dan penjelasan program, kata Ma'ruf, dilakukan dengan cara door to door atau dari rumah ke rumah. Sosialisasi juga dilakukan di majelis dan pertemuan lainnya.
Ma'ruf yakin cara itu mampu mengikis label negatif terhadap Jokowi.
"Mulai lah sekarang ulama banyak yang balik lagi, umat juga sudah banyak yang kembali. Itulah kenapa terjadi pembalikan keadaan," imbuhnya.
Pada kampanye terbuka di Kota dan Kabupaten Bogor pada hari ini, Ma'ruf ditemani oleh sejumlah ulama lokal.
Di sela-sela kesempatan orasi, mereka berkali-kali mengingatkan bahwa isu Jokowi yang anti-Islam sama sekali tidak berdasar.
Ma'ruf menyebut fitnah-fitnah tersebut muncul lagi saat ini dalam bentuk lain seperti tudingan larangan azan, pembubaran Kementerian Agama, hingga legalisasi zina.
"Orang Bogor sudah pintar semua, yang percaya (fitnah) cuma orang bloon," kata Ma'ruf.
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang turut hadir dalam kampanye Ma'ruf di Kabupaten Bogor mengatakan pihaknya siap memenangkan Jokowi-Ma'ruf.
Airlangga yang memakai pakaian serba kuning mengklaim partai-partai pendukung di sana sudah kompak.
"Kita yakin 01 bisa menang di Kabupaten Bogor," ucap Airlangga. (int/nol)
"Dulu itu karena ada provokasi, hoaks-hoaks, PKI, anti-Islam, anti ulama," kata Ma'ruf usai berkampanye terbuka di lapangan Jalan Semeru, Kota Bogor, Jumat (5/4).
Untuk menghindari penyebab yang sama, Ma'ruf menyebut sejumlah cara mereka tempuh.
Dalam proses sosialisasi dan penjelasan program, kata Ma'ruf, dilakukan dengan cara door to door atau dari rumah ke rumah. Sosialisasi juga dilakukan di majelis dan pertemuan lainnya.
Ma'ruf yakin cara itu mampu mengikis label negatif terhadap Jokowi.
"Mulai lah sekarang ulama banyak yang balik lagi, umat juga sudah banyak yang kembali. Itulah kenapa terjadi pembalikan keadaan," imbuhnya.
Pada kampanye terbuka di Kota dan Kabupaten Bogor pada hari ini, Ma'ruf ditemani oleh sejumlah ulama lokal.
Di sela-sela kesempatan orasi, mereka berkali-kali mengingatkan bahwa isu Jokowi yang anti-Islam sama sekali tidak berdasar.
Ma'ruf menyebut fitnah-fitnah tersebut muncul lagi saat ini dalam bentuk lain seperti tudingan larangan azan, pembubaran Kementerian Agama, hingga legalisasi zina.
"Orang Bogor sudah pintar semua, yang percaya (fitnah) cuma orang bloon," kata Ma'ruf.
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang turut hadir dalam kampanye Ma'ruf di Kabupaten Bogor mengatakan pihaknya siap memenangkan Jokowi-Ma'ruf.
Airlangga yang memakai pakaian serba kuning mengklaim partai-partai pendukung di sana sudah kompak.
"Kita yakin 01 bisa menang di Kabupaten Bogor," ucap Airlangga. (int/nol)
Berita Lainnya
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V