PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Ma'ruf Anggap Hoaks Pemicu Jokowi-JK Kalah di Jabar
Bogor, Riauin.com -- Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin menduga fitnah dan provokasi penyebab kekalahan Joko Widodo di Jawa Barat pada Pilpres 2014. Menurut Ma'ruf situasi itu kini sudah berubah.
"Dulu itu karena ada provokasi, hoaks-hoaks, PKI, anti-Islam, anti ulama," kata Ma'ruf usai berkampanye terbuka di lapangan Jalan Semeru, Kota Bogor, Jumat (5/4).
Untuk menghindari penyebab yang sama, Ma'ruf menyebut sejumlah cara mereka tempuh.
Dalam proses sosialisasi dan penjelasan program, kata Ma'ruf, dilakukan dengan cara door to door atau dari rumah ke rumah. Sosialisasi juga dilakukan di majelis dan pertemuan lainnya.
Ma'ruf yakin cara itu mampu mengikis label negatif terhadap Jokowi.
"Mulai lah sekarang ulama banyak yang balik lagi, umat juga sudah banyak yang kembali. Itulah kenapa terjadi pembalikan keadaan," imbuhnya.
Pada kampanye terbuka di Kota dan Kabupaten Bogor pada hari ini, Ma'ruf ditemani oleh sejumlah ulama lokal.
Di sela-sela kesempatan orasi, mereka berkali-kali mengingatkan bahwa isu Jokowi yang anti-Islam sama sekali tidak berdasar.
Ma'ruf menyebut fitnah-fitnah tersebut muncul lagi saat ini dalam bentuk lain seperti tudingan larangan azan, pembubaran Kementerian Agama, hingga legalisasi zina.
"Orang Bogor sudah pintar semua, yang percaya (fitnah) cuma orang bloon," kata Ma'ruf.
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang turut hadir dalam kampanye Ma'ruf di Kabupaten Bogor mengatakan pihaknya siap memenangkan Jokowi-Ma'ruf.
Airlangga yang memakai pakaian serba kuning mengklaim partai-partai pendukung di sana sudah kompak.
"Kita yakin 01 bisa menang di Kabupaten Bogor," ucap Airlangga. (int/nol)
"Dulu itu karena ada provokasi, hoaks-hoaks, PKI, anti-Islam, anti ulama," kata Ma'ruf usai berkampanye terbuka di lapangan Jalan Semeru, Kota Bogor, Jumat (5/4).
Untuk menghindari penyebab yang sama, Ma'ruf menyebut sejumlah cara mereka tempuh.
Dalam proses sosialisasi dan penjelasan program, kata Ma'ruf, dilakukan dengan cara door to door atau dari rumah ke rumah. Sosialisasi juga dilakukan di majelis dan pertemuan lainnya.
Ma'ruf yakin cara itu mampu mengikis label negatif terhadap Jokowi.
"Mulai lah sekarang ulama banyak yang balik lagi, umat juga sudah banyak yang kembali. Itulah kenapa terjadi pembalikan keadaan," imbuhnya.
Pada kampanye terbuka di Kota dan Kabupaten Bogor pada hari ini, Ma'ruf ditemani oleh sejumlah ulama lokal.
Di sela-sela kesempatan orasi, mereka berkali-kali mengingatkan bahwa isu Jokowi yang anti-Islam sama sekali tidak berdasar.
Ma'ruf menyebut fitnah-fitnah tersebut muncul lagi saat ini dalam bentuk lain seperti tudingan larangan azan, pembubaran Kementerian Agama, hingga legalisasi zina.
"Orang Bogor sudah pintar semua, yang percaya (fitnah) cuma orang bloon," kata Ma'ruf.
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang turut hadir dalam kampanye Ma'ruf di Kabupaten Bogor mengatakan pihaknya siap memenangkan Jokowi-Ma'ruf.
Airlangga yang memakai pakaian serba kuning mengklaim partai-partai pendukung di sana sudah kompak.
"Kita yakin 01 bisa menang di Kabupaten Bogor," ucap Airlangga. (int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK