Selain membawa kabur uang, kawanan rampok ini juga membawa kabur buku tabungan dan KTP milik korbannya.
Kejadian perampokan ini terjadi di rumah kediaman Iwan Kurniawan (58) di Desa Simpang Raya, Kecamatan Singingi Hilir, Senin (28/1/2019) sekitar pukul 02.30 WIB dini hari.
Kapolres Kuansing AKBP Muhammad Mustofa melalui Kasubag Humas Polres Kuansing AKP Kadarusmansyah mengatakan, dari kronologis kejadian pada Senin (28/1/2019) sekira pukul 02.30 WIB korban Iwan mendengar ada bunyi pukulan pintu besi dari luar rumahnya yang dilakukan berkali-kali.
Merasa curiga, korban langsung membunyikan alarm rumah dan mencoba menyelamatkan diri bersembunyi ke atap belakang rumah dengan cara melompati tembok rumah lantai dua.
Namun saat istri korban Septiana hendak mengikuti langkah suaminya melompati tembok rumah ingin menyelamatkan diri, sayang tidak berhasil. Istri Iwan terjatuh ke tanah menyebabkan istri korban mengalami luka lebam pada muka, dan tulang kaki sebelah kanan patah.
Bahkan bunyi pukulan pintu depan rumah yang terbuat dari besi juga terdengar oleh karyawan korban. Dua karyawannya yakni Tumini dan Arnum juga mencoba menyelamatkan diri, dengan membuka pintu belakang rumah dan bersembunyi di pekarangan belakang rumah.
Melihat pintu belakang rumah terbuka, pelaku yang berjumlah sekitar 6 orang, 5 di antaranya masuk ke dalam rumah dan satu lagi menunggu di luar pagar rumah mengawasi situasi.
Kelima pelaku yang berhasil masuk ke dalam rumah, sempat mencari pemilik rumah, namun pemilik rumah sudah lebih dulu bersembunyi dan tidak bertemu dengan pelaku.
Kemudian pelaku membongkar isi rumah korban dan berhasil mengambil uang Rp 100 juta di laci kantor rumah korban, serta membawa tas yang berisi buku tabungan dan KTP.
Saat berada dalam rumah, pelaku perampokan sempat melakukan tembakan menggunakan senjata api sebanyak dua kali ke arah atap rumah.
"Setelah mengambil barang milik korban lalu pelaku melarikan diri dengan menggunakan kendaraan roda dua," ujar Kadarusmansyah.
Dimana tiga unit kendraan roda dua yang digunakan pelaku diantaranya Yamaha Vixion, Mega Pro dan Hinda Supra.
"Ciri-ciri pelaku menggunakan helm dan masker diduga berjumlah 6 orang. Satu proyektil peluru berhasil diamankan," katanya.
Dikatakan Kadarusmansyah, sampai saat ini korban belum membuat laporan polisi karena masih menemani istrinya berobat ke Pekanbaru dan pihak Polsek Singingi Hilir telah melakukan pemeriksaan saksi - saksi.(int/nol)