Salah satu tempat yang dituju para Bacaleg adalah Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan di jalan HR Soebrantas yang merupakan satu-satunya rumah sakit kejiwaan di Provinsi Riau.
Pantauan wartawan, meski sudah beberapa hari dibuka, pada hari ini, Rabu (4/6/2018), antusias Bacaleg untuk mengurus persyaratan tersebut masih tinggi, para Bacaleg harus rela antre untuk mengikuti tes.
Direktur RSJ Tampan, Haznelli Julita MM, kepada wartawan mengatakan antusiasme para Bacaleg cukup tinggi.
"Awalnya pendaftaran dilakukan di tempat pendaftaran biasa, tetapi karena ramai yang datang jadinya dipindahkan ke ruangan yang lebih luas. Supaya pelayanan untuk yang lainnya juga tidak terganggu," katanya.
Salah seorang Bacaleg asal Kepulauan Meranti, Budi Rahmat, mengatakan bahwa ia merasa terpanggil untuk mengikuti Pileg tahun depan, ia ingin membawa perubahan jika terpilih.
"Saya sebelumnya bukan pengurus partai, tapi saya sedang cari partai untuk maju, saya mau lakukan perubahan untuk maju di DPRD Kepulauan Meranti, rupanya antusiasnya ramai sekali ya yang ngurus persyaratan ini," cakapnya.
Ia mengatakan mengurus tiga persyaratan sekaligus, yakni kesehatan fisik, kesehatan kejiwaan, dan bebas narkoba.
"Saya minta urus tiga paket sekaligus, yaitu surat keterangan sehat fisik, kesehatan jiwa, dan juga narkoba, biaya semuanya Rp600 ribu," tambahnya.
Ramainya warga mendaftar ini juga dikeluhkan oleh para pendaftar. Seperti yang diungkapkan oleh bacaleg asal Kabupaten Rokan Hilir, Andi Pratama.
"Alangkah baiknya kalau pendaftaran bisa dilakukan lewat online. Jadi ketika kami datang ke sini (RSJ Tampan) bisa langsung mengikuti tes. Karena bisa dilihat juga ramai yang daftar ke RSJ," keluhnya.
Tak hanya itu, ia juga mempertimbangkan biaya lain yang harus dikeluarkan selama berada di Pekanbaru.
"Namanya kami berada di luar Pekanbaru, jadi kami juga harus mengeluarkan biaya lebih seperti menginap dan lain sebagainya. Beda dengan yang berada di Pekanbaru," tukasnya. (int/nol)