Kanal

Mahasiswa Pasang Badan, Munas PB-IKKS Dipastikan Tetap Digelar 16 Mei

 

Laporan: Hendrianto.

RIAUIN.COM– Rencana pembentukan Perkumpulan Besar Ikatan Keluarga Kuantan Singingi (PB-IKKS) memicu dinamika di tengah publik.

Meski sempat diwarnai desakan penundaan oleh IKKS Provinsi Riau, dukungan kuat justru mengalir dari elemen mahasiswa yang menyatakan siap mengawal jalannya Musyawarah Nasional (Munas).

Dukungan tersebut ditegaskan oleh Humas IPMAKUSI, Diki Syaputra, usai pertemuan konsolidasi di Pekanbaru, Rabu (13/5/2026) malam.

Diki menyebutkan bahwa mahasiswa dari beberapa kecamatan kini telah satu suara setelah melakukan tabayun (klarifikasi) langsung dengan panitia penyelenggara.

"Kami datang untuk mendengar langsung dari sumbernya agar tidak termakan isu sepihak. Setelah mendengar paparan panitia, kami memahami urgensi dan visi besar di balik PB-IKKS ini," ujar Diki.

Menariknya, pihak mahasiswa turut menyoroti sikap Ketua Umum IKKS Riau, H. Hendrizal, yang melayangkan surat penundaan. Diki mengklaim memiliki bukti bahwa Hendrizal sebelumnya pernah mendukung ide pembentukan wadah nasional ini.

"Beliau dulu pernah menandatangani dukungan. Buktinya ada di SK saat beliau menjabat Ketua IKKS Inhu," ungkap Diki sembari menyebut dokumen tersebut telah diperlihatkan secara terbuka kepada mahasiswa.

Sanggahan keras juga datang dari Ketua Penyelenggara Munas, Arman Lingga Wisnu. Ia membantah tudingan yang menyebut panitia tidak transparan dalam proses persiapan.

Arman menegaskan, pembahasan mengenai PB-IKKS telah dilakukan lebih dari 10 kali, baik melalui pertemuan tatap muka maupun daring.

"Semuanya ada dokumennya, termasuk rekaman Zoom meeting* sebagai bukti keterbukaan kami," tegasnya.

Secara legalitas, panitia berpijak pada SK Bupati Kuansing Nomor Kpts. 55/II/2026 yang terbit sejak 5 Februari lalu. Tim ini diperkuat oleh tokoh-tokoh senior seperti Prof. Asdi Agustar dan Arman Lingga Wisnu sendiri.

"SK itu terbit berdasarkan surat persetujuan yang sudah diterima, " kata Arman.

Lebih dari sekadar organisasi, PB-IKKS dirancang untuk menyeragamkan nama organisasi warga Kuansing di perantauan serta menggerakkan sektor ekonomi. 

Panitia ingin warga Kuansing yang sukses di tanah rantau dapat membina generasi muda menjadi pengusaha.

Salah satu sosok yang jadi teladan adalah Wan Muhammad Hasyim atau akrab disapa Suhu Wan. Ia adalah putra daerah Kuansing yang sukses membangun ratusan gerai ‘Idolmart’ di Jabodetabek.

Bupati Kuansing, Suhardiman Amby, mengaku sangat bangga dengan capaian Suhu Wan. Beliau ingin semangat kewirausahaan ini menular ke generasi muda Kuansing.

Bak gayung bersambut, Suhu Wan pun menyatakan kesiapannya. Ia mengaku siap berbagi kiat sukses secara gratis demi kemajuan tanah kelahirannya. "

"Orang lain saja saya bantu apalagi orang kampung saya" ucap Suhu Wan sembari tertawa tipis. menyatakan kesiapannya berbagi ilmu secara cuma-cuma bagi kemajuan daerah.

Menutup polemik yang berkembang, panitia pelaksana memberikan pernyataan final. Mengingat persiapan yang sudah matang dan besarnya dukungan dari arus bawah, jadwal kegiatan tidak akan berubah.

Munas PB-IKKS dipastikan tetap dilaksanakan pada Sabtu, 16 Mei 2026. Panitia berharap seluruh elemen masyarakat dapat melihat langkah ini sebagai upaya menyatukan potensi warga Kuantan Singingi di seluruh Indonesia demi kemajuan daerah. (***) 
 

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler