Kanal

DPRD Riau Minta Pemprov Segera Realisasikan 4 Kawasan Industri yang Masuk RPJMD

RIAUIN.COM - Provinsi Riau memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah sehingga menjadi kontibutor devisa nasional. Oleh sebab itu, anggota Komisi III DPRD Riau, Abdullah mendukung Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto untuk segera merealisasikan empat kawasan industri yang masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Ia menjelaskan, dari sisi sosial budaya, masyarakat Riau dengan kebudayaan Melayu yang heterogen dan harmonis dapat menciptakan iklim ekonomi dan bisnis yang dinamis dan kondusif bagi investor. 

"Riau juga dikenal sebagai daerah penghasil minyak bumi terbesar di Indonesia, dan juga perkebunan kelapa sawit seluas 3,3 juta hektare, serta industri pulp dan kertas terintegrasi terbesar di dunia," ucap Abdulla, Rabu (7/1/2026).

Dari sisi geografis, menurutnya, Riau sangat strategis karena berada di posisi Selat Malaka yang dinilai sangat potensial sebagai pusat logistik dan ekspor. "Artinya, dengan seluruh potensi yang ada, Riau memiliki modal kuat untuk berkembang menjadi pusat pengolahan komoditas berskala internasional," ungkapnya.

"Diketahui ada empat kawasan industri strategis di Provinsi Riau yang berada sangat strategis karena dekat dengan lintasan ekonomi dunia, Selat Malaka. Empat kawasan tersebut yakni Kawasan Industri Tanjung Buton, Kuala Enok, Kawasan Industri Pelintung, dan Tenayan Raya," tambahnya.

Lanjutnya, hal ini tentu saja selain membuka kesempatan lapangan kerja baru serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, juga menjadi sumber pendapatan baru yang efektif bagi Provinsi Riau. Oleh sebab itu dengan adanya kawasan industri, tentu akan muncul berbagai sumber pendapatan baru yang bisa didapatkan oleh Riau. (Adv)

 

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler