RIAUIN.COM- Setelah melalui seleksi wawancara, lima Pengawas Kelurahan di Tuah Madani resmi dilantik, pelantikan dilakukan Ketua Panwascam Tuah Madani, Ardinal S Hut, di Hotel Mona, Sabtu (1/6/2024) sore. Mereka akan bertugas untuk mengawasi tahapan pelaksanaan Pilkada serentak 2024 dilima kelurahaan di Tuah Madani.
Kepala Sekretariat Panwascam Tuah Madani, Sutri membacakan SK Penetapan PKD dilanjutkan dengan pengambilan sumpah janji yang dipandu Ketua Panwascam Tuah Madani.
Selanjutnya masing-masing PKD menandatangani pakta integritas yang telah disipakan sekretariat Panwascam.
Kelima PKD Tuah Madani tersebut bertugas dilima kelurahan yakni, Kelurahan Tuah Madani, Sri Alpha Putra, Kelurahan Sialang Munggu, Novita, Kelurahan Tuah Karya, Muhammad Ridho Abdullah, Kelurahan Air Putih Neni Kurniati dan Kelurahan Tuah Madani, Andrio Ladira.

Dalam sambutannya, Komisioner Panwascam Tuah Madani, Rhevo Yuzi Nisamayu SE mengatakan, setelah pelantikan sudah banyak tugas yang menanti di lapangan. Karena itu tidak ada waktu lagi untuk bersantai karena sudah masuk tahapan Pilkada.
"Setelah pelantikan ini, silahkan PKD yang baru dilantik untuk berkoordinasi dengan PPS dan lurah setempat, agar dalam menjalankan tugas tidak ada kendala nantinya. Karena setelah ini sudah banyak tugas yang menanti," kata Rhevo.
Dia mengingatkan agar PKD dapat bekerja sesuai dengan aturan perundang-undangan dan arahan pimpinan. Karena lembaga pengawas Pemilu ini sifatnya hirarki dari Bawaslu RI sampai ke tingkat kecamatan.
Hadir dalam acara tersebut, Ketua PPK Kecamatan Tuah Madani, Achyar Pratama, Ketua PPS se-Kecamatan Tuah Madani dan perwakilan Polsek Bina Widya.
Setelah pelantikan kelima Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) mendapat pembekalan dari narasumber yang juga mantan anggota Bawaslu Kota Pekanbaru, Yasrif Yaqub Tambusai.
"Pilkada tidak seperti Pemilu dengan banyak pelanggaran. Pilkada waktunya singkat namun rawan akan terjadi money politic. Tugas kita harus mengawasi setiap gerak calon, tim sukses maupun simpatisannya," ujar Yasrif.
Seperti diketahui, pelantikan PKD dilakukan serentak di 37 provinsi di Indonesia. Pada Pilkada 27 November mendatang diproyeksi jumlah pemilih mencapai 790.826 orang dari sebelumnya pada Pemilu Februari lalu berjumlah 771.487 pemilih. -vie