RIAUIN.COM - Permainan rakyat dan olahraga tradisional di Riau sangat banyak, sebab Riau kaya akan budaya. Dimana ada sungai, gunung dan kampung di sana ada ragam permainan rakyat.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan Riau R Yoserizal Zen saat menerima silaturahmi Ketua dan pengurus Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional (KPOTI) Riau di kantor Dinas Kebudayaan Riau di Pekanbaru, Rabu (14/10/2020).
Dalam pertemuan ini, Yoserizal menyatakan permainan tradisional ini termasuk salah satu dari bagian budaya yang diperlu dikembangkan, diselamatkan.
Maka keberadaan KPOTI dirasakan akan sangat membantu, banyak hal yang perlu dilakukan bersama dalam pengembangan permainan ini. Kedepan pihaknya akan siap bekerjasama sama.
"Kerjasama ini bisa dituangkan dalam MoU untuk berbagai program pengembangan permainan ini. Kami siap mendukung sepenuhnya" ujar Yoserizal.
Sementara itu Ketua Umum KPOTI Riau Aidil Amin SIP menyatakan, sebagai kelanjutan dari pengembangan organisasi ini, selain membentuk KPOTI di daerah kabupaten/kota pihaknya juga akan mengikuti pekan kebudayaan nasional. Dalam PKN ini KPOTI mengirimkan atlet untuk lima permainan, yaitu Enggrang, Bakiak Panjang, Menyusun Batu, Lari Balok, dan Congklak. Untuk tahun 2020 ini permainan ini mesti dipadukan dengan budaya masing-masing daerah.
"Sehingga selain menampilkan kemampuan bermain, juga menampilkan budaya daerah," ujarnya.
Dalam audiensi ini juga dibahas beberapa program bersama yang akan dilaksanakan dalam pengembangan permainan rakyat dan olahraga tradisional ini.
Selain ketua KPOTI juga hadir Sekretaris KPOTI Riau Syukri, dan beberapa pengurus lainnya. Sedangkan dari dinas kebudayaan juga hadir beberapa pejabat di lingkungan dinas kebudayaan Riau. - rls.