Tiga wanita yang diangkut dari kamar B5 tersebut rupanya pelaku pelacuran bermodus menjajakan diri lewat aplikasi online Bigo Live. Parahnya, satu di antaranya masih di bawah umur.
“Dinego aja say, pasti bisa say,†sebagian percakapan salah satu pasangan di dalam kamar yang rupanya sedang negosiasi harga sebelum keburu digerebek. Rekan mereka lainnya di luar kamar saat itu ikut diamankan.
Dugaan prostitusi jasa seks komersial ini hanya menawarkan sort time (ST) atau sekali “indehoy†dengan harga Rp300 ribu. Dari pengakuan salah seorang wanita jasa ini, sebut saja Cumi, yang masih remaja, hal itu dilakukan guna mendapatkan uang dari setiap pelayanan. (src)