PILIHAN
Tahun Ini, DPRD Kuansing Tidak Miliki Dana untuk Reses
TELUK KUANTAN, Riauin.com - Tahun 2019, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kuansing dipastikan tidak miliki anggaran untuk kegiatan reses anggota Dewan, karena tidak masuk dalam APBD 2019.
Hal tersebut nampaknya cukup disesalkan anggota dewan. "Padahal di DPRD Provinsi untuk kegiatan reses ini dianggarkan,"kata anggota Komisi A DPRD Kuansing Solehuddin saat melakukan kunjungan kerja ke Sekretariat DPRD Provinsi Riau di Pekanbaru, Selasa (5/3/2019).
Seharusnya kata Solehuddin, kegiatan reses di akhir jabatan ini tetap dianggarkan, karena tidak hanya di Provinsi, di kabupaten/kota lain kabarnya untuk kegiatan reses ini juga dianggarkan.
"Dan kita masih bisa mengakomodir aspirasi masyarakat untuk diusulkan dalam APBD Perubahan," jelasnya.
Kedatangan anggota Komisi A DPRD Kuansing disambut Kabag Umum Setwan DPRD Provinsi Riau. Tampak hadir anggota DPRD Kuansing, mulai Solehuddin, Darmizar, Andhy Manzauri, Maspar Mahmur, Mutiara dan Weri Naldi.
Dilanjutkan Soleh, tidak masuknya anggaran untuk kegiatan reses pada APBD 2019, tentunya kita tidak bisa berbuat apa-apa. "Kalau di DPRD Provinsi itu dianggarkan semua, walaupun mungkin dalam satu tahun tiga masa sidang cuma satu yang akan dilaksanakan reses, kan ini tidak ada masalah,"katanya.
Selain itu kehadiran Komisi A DPRD Kuansing ke DPRD Provinsi juga menanyakan terkait masalah tunjangan. "Intinya tadi kalau masalah tunjangan ini kita tidak boleh melebihi Provinsi, karena sudah ada standarnya,"ujar Solehuddin.(int/nol)
Hal tersebut nampaknya cukup disesalkan anggota dewan. "Padahal di DPRD Provinsi untuk kegiatan reses ini dianggarkan,"kata anggota Komisi A DPRD Kuansing Solehuddin saat melakukan kunjungan kerja ke Sekretariat DPRD Provinsi Riau di Pekanbaru, Selasa (5/3/2019).
Seharusnya kata Solehuddin, kegiatan reses di akhir jabatan ini tetap dianggarkan, karena tidak hanya di Provinsi, di kabupaten/kota lain kabarnya untuk kegiatan reses ini juga dianggarkan.
"Dan kita masih bisa mengakomodir aspirasi masyarakat untuk diusulkan dalam APBD Perubahan," jelasnya.
Kedatangan anggota Komisi A DPRD Kuansing disambut Kabag Umum Setwan DPRD Provinsi Riau. Tampak hadir anggota DPRD Kuansing, mulai Solehuddin, Darmizar, Andhy Manzauri, Maspar Mahmur, Mutiara dan Weri Naldi.
Dilanjutkan Soleh, tidak masuknya anggaran untuk kegiatan reses pada APBD 2019, tentunya kita tidak bisa berbuat apa-apa. "Kalau di DPRD Provinsi itu dianggarkan semua, walaupun mungkin dalam satu tahun tiga masa sidang cuma satu yang akan dilaksanakan reses, kan ini tidak ada masalah,"katanya.
Selain itu kehadiran Komisi A DPRD Kuansing ke DPRD Provinsi juga menanyakan terkait masalah tunjangan. "Intinya tadi kalau masalah tunjangan ini kita tidak boleh melebihi Provinsi, karena sudah ada standarnya,"ujar Solehuddin.(int/nol)
Berita Lainnya
Usut Dugaan Pungli SPMT PPPK Miliaran Rupiah, Empat Fraksi DPRD Kuansing Berpeluang Bentuk Pansus
Dugaan Pungli SPMT PPPK Kuansing Tembus Rp 4,8 Miliar, DPRD Didesak Bentuk Pansus
Raja Juli Bungkam Usai KPK Tolak Laporan Gratifikasi Amplop Bupati Kuansing
Mantan Anggota DPRD Kuansing Ingatkan Muklisin: Hindari Model 'Naga Bonar' dalam Pilih Pejabat
Plt Bupati Kuansing Mukhlisin Izinkan Kembali Sponsor Jalur
Waktu Menipis, Belanja Pegawai Kuansing Jinak di Atas 60 Persen Jelang UU HKPD 2027
Usut Dugaan Pungli SPMT PPPK Miliaran Rupiah, Empat Fraksi DPRD Kuansing Berpeluang Bentuk Pansus
Dugaan Pungli SPMT PPPK Kuansing Tembus Rp 4,8 Miliar, DPRD Didesak Bentuk Pansus
Raja Juli Bungkam Usai KPK Tolak Laporan Gratifikasi Amplop Bupati Kuansing
Mantan Anggota DPRD Kuansing Ingatkan Muklisin: Hindari Model 'Naga Bonar' dalam Pilih Pejabat
Plt Bupati Kuansing Mukhlisin Izinkan Kembali Sponsor Jalur
Waktu Menipis, Belanja Pegawai Kuansing Jinak di Atas 60 Persen Jelang UU HKPD 2027