PILIHAN
LKPJ Pemprov Riau 2019 dapat Apresiasi Dewan
Ketua DPRD Riau Hj Septina Primawati Rusli menerima LKPJ Provinsi Riau dari Gubernur Riau H Wan Thamrin Hasyim
PEKANBARU, Riauin.com-- Paripurna penyampaian Laporan Kinerja Pertanggung Jawaban Pemrintah Provinsi Riau Tahun 2019 pada Senin (11/02/2019) yang disampaikan Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Riau. Paripurna digelar di ruang sidang DPRD Riau tersebut sempat ditunda sekitar 90 menit, karena tak quorum.
Seperti jadwal yang telah diagendakan seharusnya digelar pukul 10.30 WIB ini akhirnya dimulai pada pukul 12.06. WIB. Sidang dipimpin Wakil Ketua DPRD Riau, Kordias Pasaribu juga beragendakan pengumuman reses masa sidang I, Januari-April 2019.

Namun ada yang unik tampak pada sampul cover LKPJ yang dibacakan Wan. Dimana terpampang tiga wajah Gubri yang memimipin dalam periode waktu 2014-2019. Yakni, Annas Maamun, Arsyadjuliandi Rachman dan Wan Thamrin Hasyim sendiri.
Fraksi Partai Golkar yang pertama kali menyampaikan pandangan umumnya mengenai LKPJ kepala daerah. "Secara umum kami mengapresiasi kinerja Pemerintah Provinsi Riau. Tren positif soal penurunan penduduk miskin dan meningkatnya realisasi pendapatan asli daerah dari tahun sebelumnya," kata juru bicara fraksi Partai Golar.
"Ya ada tiga Gubernur Riau, pak Annas, pak Andi (Arsyadjuliandi) dan saya. Jadi ke tiga orang ini punya masa masing-masing dan disampaikan sekaligus hari ini," kata Wan, Senin (11/02/19).
LKPJ tiga Gubri tersebut disampaikan secara bersamaan melalui sidang paripurna DPRD Riau. Berbagai klaim keberhasilan disampaikan Wan dalam memimpin Riau, terutama membangun infrastruktur seperti jalan dan jembatan di Kota Pekanbaru mau pun diberbagai daerah.
Diantaranya pembangunan lanjutan Jembatan Siak IV yang sempat mengkrak. Jembatan yang menghubungkan Kecamatan Senapelan dan Rumbai Pesisir tersebut hampir 70 persennya dibangun masa kepemimpinan Rusli Zainal, terhenti saat Annas Maamun menjabat Gubri, dilanjutkan kepemimpinan berikutnya.
Pembangunan dua fly over SKA dan Simpang Pasar Pagi Arengka juga menjadi klaim keberhasilan ditambah petumbuhan ekomomi yang mengalami kenaikan meski dikaui lambat.
Selain itu, hutang-hutang peninggalan dari kepemimpinan sebelumnya sebesar Rp800 miliar juga diantara poin penting dalam menyelesaikan persoalan Riau selama ini. Hutang-hutang yang ditinggalkan masa kepemimpinan Rusli Zainal itu diantaranya untuk membangun stadion utama, yang kini sudah tak terawat.
"Kita tidak punya hutang sama sekali, semua hutang-hutang proyek kita bayar lunas sebesar Rp800 miliar," papar Wan.
Setelah semua fraksi membacakan pandangan umumnya, pimpinan sidang pun mengumumkan masa reses I Januari-April 2019 akan dimulai pada tanggal 21 Februari hingga 2 Maret mendatang. (iil)
Seperti jadwal yang telah diagendakan seharusnya digelar pukul 10.30 WIB ini akhirnya dimulai pada pukul 12.06. WIB. Sidang dipimpin Wakil Ketua DPRD Riau, Kordias Pasaribu juga beragendakan pengumuman reses masa sidang I, Januari-April 2019.
Sidang paripurna terakhir menjelang berakhir masa jabatan Wan Thamrin Hasyim sebagai Gubernur Riau pada 19 Februari mendatang juga dihadiri Sekdaprov Riau Ahmad Hijazi, kepala dinas dilingkup Pemprov Riau dan tamu undangan. Sejumlah pekerjaan yang berhasil dirampungkan Pemprov Riau mendapat apresiasi positif terhadap kinerja Pemprov Riau.
Ruang Sidang Paripurna DPRD Riau tampak sepi.
Fraksi Partai Golkar yang pertama kali menyampaikan pandangan umumnya mengenai LKPJ kepala daerah. "Secara umum kami mengapresiasi kinerja Pemerintah Provinsi Riau. Tren positif soal penurunan penduduk miskin dan meningkatnya realisasi pendapatan asli daerah dari tahun sebelumnya," kata juru bicara fraksi Partai Golar.
"Ya ada tiga Gubernur Riau, pak Annas, pak Andi (Arsyadjuliandi) dan saya. Jadi ke tiga orang ini punya masa masing-masing dan disampaikan sekaligus hari ini," kata Wan, Senin (11/02/19).
LKPJ tiga Gubri tersebut disampaikan secara bersamaan melalui sidang paripurna DPRD Riau. Berbagai klaim keberhasilan disampaikan Wan dalam memimpin Riau, terutama membangun infrastruktur seperti jalan dan jembatan di Kota Pekanbaru mau pun diberbagai daerah.
Diantaranya pembangunan lanjutan Jembatan Siak IV yang sempat mengkrak. Jembatan yang menghubungkan Kecamatan Senapelan dan Rumbai Pesisir tersebut hampir 70 persennya dibangun masa kepemimpinan Rusli Zainal, terhenti saat Annas Maamun menjabat Gubri, dilanjutkan kepemimpinan berikutnya.
Pembangunan dua fly over SKA dan Simpang Pasar Pagi Arengka juga menjadi klaim keberhasilan ditambah petumbuhan ekomomi yang mengalami kenaikan meski dikaui lambat.
Selain itu, hutang-hutang peninggalan dari kepemimpinan sebelumnya sebesar Rp800 miliar juga diantara poin penting dalam menyelesaikan persoalan Riau selama ini. Hutang-hutang yang ditinggalkan masa kepemimpinan Rusli Zainal itu diantaranya untuk membangun stadion utama, yang kini sudah tak terawat.
"Kita tidak punya hutang sama sekali, semua hutang-hutang proyek kita bayar lunas sebesar Rp800 miliar," papar Wan.
Setelah semua fraksi membacakan pandangan umumnya, pimpinan sidang pun mengumumkan masa reses I Januari-April 2019 akan dimulai pada tanggal 21 Februari hingga 2 Maret mendatang. (iil)
Berita Lainnya
Sinergi Pemprov Riau dan Baznas Biayai Rujukan Sembilan Warga Kurang Mampu ke Jakarta
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan
Satu Helikopter Pemadam dari Australia Diterbangkan ke Riau
Pasar CPO Global Lesu, Harga Sawit Swadaya Riau Turun hingga 11 Persen
Petugas Manggala Agni Jinakkan Karhutla di Siak dan Pelalawan, Titik Api Baru Muncul di Rupat
Sinergi Pemprov Riau dan Baznas Biayai Rujukan Sembilan Warga Kurang Mampu ke Jakarta
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan
Satu Helikopter Pemadam dari Australia Diterbangkan ke Riau
Pasar CPO Global Lesu, Harga Sawit Swadaya Riau Turun hingga 11 Persen
Petugas Manggala Agni Jinakkan Karhutla di Siak dan Pelalawan, Titik Api Baru Muncul di Rupat