PILIHAN
Ini Program Utama 100 Hari Syamsuar Usai Dilantik Jadi Gubri
Pekanbaru, Riauin.com - Presiden RI Joko Widodo resmi melantik H Syamsuar dan Edy Natar Nasution sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Riau periode 2019-2024.
Usai pelantikan, Syamsuar pun langsung berbicara program 100 hari kerja yang akan menjadi prioritas kerjanya dalam tiga bulan pertama kedepan.
"Tentu kita maksimalkan, ini komitmen kita bagaimana mewujudkan Riau lebih baik," kata Syamsuar, Rabu (20/2/19).
Diantara program kerja yang disampaikan Syamsuar tersebut pencegahan dan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Kemudian pembenahan aset pemerintah daerah, mempersiapkan Riau hijau.
Meningkatkan reforma agraria, hutan sosial dan tora, termasuk mengajukan Ranperda pendidikan gratis untuk Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA).
Selain itu, Syamsuar juga segera melakukan pengisian kekosongan jabatan yang saat ini masih banyak dijabat seorang Pelaksana Tugas (Plt).
Sejumlah kekosongan jabatan itu sebagian besar ada di eselon III dan IV. Sedangkan eselon II ada tiga jabatan mengalami kekosongan. Yakni, jabatan Asisten II, Kepala Dinas Peternakan dan Hortukultura serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Riau.
"Inilah diantara yang akan kita lakukan. Untuk jabatan, kita isi mana yang kosong dulu," ungkap Syamsuar.
Khusus untuk pencegahan dan penanggulangan Karhutla menurut mantan Bupati Siak ini dirinya akan segera turun langsung melakukan sosialisasi ke kabupaten kota di Riau.
Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang tergabung dalam tim Satgas Karhutla juga dilibatkan. "Segera melakukan sosialisasi turun langsung ke kabupaten kota dengan mengundang kepala desa, camat juga masyarakat peduli api bersama Forkopimda menjelaskan bahayanya Karhutla," papar Syamsuar. (nol)
Usai pelantikan, Syamsuar pun langsung berbicara program 100 hari kerja yang akan menjadi prioritas kerjanya dalam tiga bulan pertama kedepan.
"Tentu kita maksimalkan, ini komitmen kita bagaimana mewujudkan Riau lebih baik," kata Syamsuar, Rabu (20/2/19).
Diantara program kerja yang disampaikan Syamsuar tersebut pencegahan dan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Kemudian pembenahan aset pemerintah daerah, mempersiapkan Riau hijau.
Meningkatkan reforma agraria, hutan sosial dan tora, termasuk mengajukan Ranperda pendidikan gratis untuk Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA).
Selain itu, Syamsuar juga segera melakukan pengisian kekosongan jabatan yang saat ini masih banyak dijabat seorang Pelaksana Tugas (Plt).
Sejumlah kekosongan jabatan itu sebagian besar ada di eselon III dan IV. Sedangkan eselon II ada tiga jabatan mengalami kekosongan. Yakni, jabatan Asisten II, Kepala Dinas Peternakan dan Hortukultura serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Riau.
"Inilah diantara yang akan kita lakukan. Untuk jabatan, kita isi mana yang kosong dulu," ungkap Syamsuar.
Khusus untuk pencegahan dan penanggulangan Karhutla menurut mantan Bupati Siak ini dirinya akan segera turun langsung melakukan sosialisasi ke kabupaten kota di Riau.
Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang tergabung dalam tim Satgas Karhutla juga dilibatkan. "Segera melakukan sosialisasi turun langsung ke kabupaten kota dengan mengundang kepala desa, camat juga masyarakat peduli api bersama Forkopimda menjelaskan bahayanya Karhutla," papar Syamsuar. (nol)
Berita Lainnya
Puluhan Panel Lampu Jalan Raib, Dua Maling PJU Ditangkap Patroli Dishub Pekanbaru
Nilai Proyek Pasar Bawah Bengkak Jadi Rp76 Miliar, Pemko dan Pengelola Godok Adendum DED
Kualitas Udara Pekanbaru Masuk Level Merah, DLHK Tutup Taman Kota dan RTH
Antisipasi Titik Api Baru, BPBD Pekanbaru Gencarkan Patroli Lahan
Lampu Jalan Mati di 5 Kecamatan, PJU Pekanbaru Lumpuh Disatroni Maling
Konsentrasi PM2.5 Capai 149 µg/m³, BMKG Imbau Warga Pekanbaru Gunakan Masker
Puluhan Panel Lampu Jalan Raib, Dua Maling PJU Ditangkap Patroli Dishub Pekanbaru
Nilai Proyek Pasar Bawah Bengkak Jadi Rp76 Miliar, Pemko dan Pengelola Godok Adendum DED
Kualitas Udara Pekanbaru Masuk Level Merah, DLHK Tutup Taman Kota dan RTH
Antisipasi Titik Api Baru, BPBD Pekanbaru Gencarkan Patroli Lahan
Lampu Jalan Mati di 5 Kecamatan, PJU Pekanbaru Lumpuh Disatroni Maling
Konsentrasi PM2.5 Capai 149 µg/m³, BMKG Imbau Warga Pekanbaru Gunakan Masker