PILIHAN
Miris, Siswa SD di Desa Kuala Semudam Pelalawan Terpaksa Belajar di Gudang
PELALAWAN, Riauin.com - Di tengah gencarnya program Pendidikan Gratis yang ditaja Pemkab Pelalawan sejak tahun 2013 lalu, ternyata hal itu tak diiringi dengan penyediaan infrastruktur bagi sekolah.
Pasalnya, saat ini siswa kelas 3 SDN 006 Pompa Air yang berada di Desa Kuala Semudam, Bandar Petalangan, harus menjalani proses belajar-mengajar di gudang sekolah. Kondisi ini dikarenakan sekolah tersebut masih kurang ruang belajar.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Sekolah SDN 006 Pompa Air, Mustangin S.Pd, MM pada media ini, Kamis (7/2/2019).
Menurutnya, ada 44 anak siswa kelas 3 yang terpaksa harus menikmati fasilitas menerima pelajaran di sebuah gudang yang disulap menjadi ruang kelas.
"Harus gimana lagi Pak. Inilah yang kami bisa lakukan agar proses belajar-mengajar tetap berjalan," tandasnya.
Dia mengatakan bahwa secara lisan pihaknya sudah menyampaikan hal ini pada dinas terkait soal kekurangan ruang belajar, namun tak ada tanggapan dari Dinas Pendidikan Pelalawan.
"Kita berharap tambahan ruang belajar ini bisa secepatnya dibangun, sehingga siswa kita tak lagi belajar di gudang," tukasnya. (int/nol)
Pasalnya, saat ini siswa kelas 3 SDN 006 Pompa Air yang berada di Desa Kuala Semudam, Bandar Petalangan, harus menjalani proses belajar-mengajar di gudang sekolah. Kondisi ini dikarenakan sekolah tersebut masih kurang ruang belajar.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Sekolah SDN 006 Pompa Air, Mustangin S.Pd, MM pada media ini, Kamis (7/2/2019).
Menurutnya, ada 44 anak siswa kelas 3 yang terpaksa harus menikmati fasilitas menerima pelajaran di sebuah gudang yang disulap menjadi ruang kelas.
"Harus gimana lagi Pak. Inilah yang kami bisa lakukan agar proses belajar-mengajar tetap berjalan," tandasnya.
Dia mengatakan bahwa secara lisan pihaknya sudah menyampaikan hal ini pada dinas terkait soal kekurangan ruang belajar, namun tak ada tanggapan dari Dinas Pendidikan Pelalawan.
"Kita berharap tambahan ruang belajar ini bisa secepatnya dibangun, sehingga siswa kita tak lagi belajar di gudang," tukasnya. (int/nol)
Berita Lainnya
EMP Bentu Salurkan 18 Ribu Masker dan Bantu Pemadaman Karhutla di Pelalawan
Polres Pelalawan Bagikan 1.000 Masker untuk Warga Terdampak Asap Karhutla di Pangkalan Kerinci
Aksi Damai APDK-P Diterima Pemkab Pelalawan, Rekomendasi Lahan Segera Ditindaklanjuti
Polsek Bunut Pantau Lahan Jagung di Desa Petani, Gagal Panen akibat Hama dan Kemarau RIAUIN.COM
Propam Polres Pelalawan Proses Kode Etik Briptu YW Terkait Dugaan Persetubuhan dan Aborsi
Wabup Husni Tamrin: Penghargaan Mitra Kerja Jadi Motivasi Perkuat Tata Kelola Hukum di Pelalawan
EMP Bentu Salurkan 18 Ribu Masker dan Bantu Pemadaman Karhutla di Pelalawan
Polres Pelalawan Bagikan 1.000 Masker untuk Warga Terdampak Asap Karhutla di Pangkalan Kerinci
Aksi Damai APDK-P Diterima Pemkab Pelalawan, Rekomendasi Lahan Segera Ditindaklanjuti
Polsek Bunut Pantau Lahan Jagung di Desa Petani, Gagal Panen akibat Hama dan Kemarau RIAUIN.COM
Propam Polres Pelalawan Proses Kode Etik Briptu YW Terkait Dugaan Persetubuhan dan Aborsi
Wabup Husni Tamrin: Penghargaan Mitra Kerja Jadi Motivasi Perkuat Tata Kelola Hukum di Pelalawan