PILIHAN
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sumba Barat
Jakarta, Riauin.com -- Gempa dengan kekuatan magnitudo 6,7 terjadi di lautan wilayah barat Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur, Selasa (22/1) siang.
Mengutip dari Twitter Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa itu terjadi pada 12.10 WIB dengan episentrum di 120 kilometer barat daya Sumba Barat. Sementara itu hiposentrum atau pusat gempa di bawah permukaan bumi itu terjadi pada kedalaman 10 kilometer.
Atas gempa itu, BMKG menyatakan tak ada potensi tsunami.
Sebelumnya, pada lokasi yang sama terjadi gempa pula pada pagi tadi yakni dengan magnitudo 6,2 disusul dengan magnitudo 5,2.
Gempa dengan kekuatan magnitudo 6,2 terjadi di lautan wilayah barat Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur, Selasa (22/1) pagi.
Mengutip dari Twitter BMKG gempa itu terjadi pada 06.59 WIB dengan episentrum di 103 kilometer barat daya Sumba Barat. Sementara itu hiposentrum atau pusat gempa di bawah permukaan bumi itu terjadi pada kedalaman 10 kilometer.
Gempa susulan pun terdeteksi terjadi beberapa menit kemudian. BMKG mencatat gempa susulan dengan magnitudo 5,2 itu tercatat terjadi pada pukul 07.38 WIB.
Episentrum gempa susulan ini berada di 74 kilometer barat daya Sumba Barat. Sementara itu hiposentrumnya tetap di kedalaman 10 kilometer.
Atas dua gempa itu, BMKG menyatakan tak ada potensi tsunami.
Mengutip dari Antara, usai gempa 6,2 SR pada pagi tadi tercatat setidaknya 12 kali gempa susulan di wilayah Sumba Barat. Gempa susulan itu terjadi mulai pukul 08.08 Wita hingga pukul 10.18 Wita.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia ke Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi di wilayah Sumba Barat ini dibangkitkan oleh sesar naik (Thrust Fault)," katanya Kepala BMKG Stasiun Waingapu, Arief Tyastama di Kupang.(int/nol)
Mengutip dari Twitter Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa itu terjadi pada 12.10 WIB dengan episentrum di 120 kilometer barat daya Sumba Barat. Sementara itu hiposentrum atau pusat gempa di bawah permukaan bumi itu terjadi pada kedalaman 10 kilometer.
Atas gempa itu, BMKG menyatakan tak ada potensi tsunami.
Sebelumnya, pada lokasi yang sama terjadi gempa pula pada pagi tadi yakni dengan magnitudo 6,2 disusul dengan magnitudo 5,2.
Gempa dengan kekuatan magnitudo 6,2 terjadi di lautan wilayah barat Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur, Selasa (22/1) pagi.
Mengutip dari Twitter BMKG gempa itu terjadi pada 06.59 WIB dengan episentrum di 103 kilometer barat daya Sumba Barat. Sementara itu hiposentrum atau pusat gempa di bawah permukaan bumi itu terjadi pada kedalaman 10 kilometer.
Gempa susulan pun terdeteksi terjadi beberapa menit kemudian. BMKG mencatat gempa susulan dengan magnitudo 5,2 itu tercatat terjadi pada pukul 07.38 WIB.
Episentrum gempa susulan ini berada di 74 kilometer barat daya Sumba Barat. Sementara itu hiposentrumnya tetap di kedalaman 10 kilometer.
Atas dua gempa itu, BMKG menyatakan tak ada potensi tsunami.
Mengutip dari Antara, usai gempa 6,2 SR pada pagi tadi tercatat setidaknya 12 kali gempa susulan di wilayah Sumba Barat. Gempa susulan itu terjadi mulai pukul 08.08 Wita hingga pukul 10.18 Wita.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia ke Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi di wilayah Sumba Barat ini dibangkitkan oleh sesar naik (Thrust Fault)," katanya Kepala BMKG Stasiun Waingapu, Arief Tyastama di Kupang.(int/nol)
Berita Lainnya
Sinergi Pemprov Riau dan Baznas Biayai Rujukan Sembilan Warga Kurang Mampu ke Jakarta
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan
Satu Helikopter Pemadam dari Australia Diterbangkan ke Riau
Pasar CPO Global Lesu, Harga Sawit Swadaya Riau Turun hingga 11 Persen
Petugas Manggala Agni Jinakkan Karhutla di Siak dan Pelalawan, Titik Api Baru Muncul di Rupat
Sinergi Pemprov Riau dan Baznas Biayai Rujukan Sembilan Warga Kurang Mampu ke Jakarta
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan
Satu Helikopter Pemadam dari Australia Diterbangkan ke Riau
Pasar CPO Global Lesu, Harga Sawit Swadaya Riau Turun hingga 11 Persen
Petugas Manggala Agni Jinakkan Karhutla di Siak dan Pelalawan, Titik Api Baru Muncul di Rupat