PILIHAN
Pencarian Korban Longsor Kampung Adat Sukabumi Dibagi 6 Sektor
Sukabumi, Riauin.com - Pencarian hari keempat korban longsor di Kampung Adat Sinaresmi, Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok kembali dilanjutkan, Kamis (3/1/2019). Rencananya relawan dan Tim SAR yang bertugas akan dibagi dalam 6 sektor pencarian.
Hasil rapat evaluasi dan perencanaan yang dilakukan personel SAR, pencarian yang dibagi 6 sektor tersebut berdasar titik pemetaan melalui udara. Untuk identifikasi sendiri diambil dari keterangan warga yang selamat dan Kepala Dusun (Kadus) setempat.
"Berdasarkan pemetaan udara dan perbandingan dengan gambar-gambar dari aplikasi peta yang kita bandingkan dengan kondisi terbaru, untuk identifikasi posisi rumah warga yang tertimbun," kata Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Made Oka, Kamis (3/1/2019).
Pencarian Korban Longsor Kampung Adat Sukabumi Dibagi 6 SektorFoto: Syahdan Alamsyah
Masing-masing tim yang akan melakukan pencarian dan evakuasi di lokasi akan didampingi oleh warga dan Kades setempat. "Jadi tidak sekedar pemetaan tapi informasi dari mereka yang mengetahui langsung posisi dari masing-masing rumah," lanjut Oka.
Pantauan di lokasi hingga hari ini, hujan sempat mengguyur lokasi pencarian. Namun saat seluruh tim SAR dan relawan melakukan apel hujan berhenti, saat ini mereka langsung bekerja di lokasi longsoran yang masih terdapat tanah basah, lumpur dan batu.
Diberitakan sebelumnya ada 20 warga lagi yang diduga masih tertimbun.(int/nol)
Hasil rapat evaluasi dan perencanaan yang dilakukan personel SAR, pencarian yang dibagi 6 sektor tersebut berdasar titik pemetaan melalui udara. Untuk identifikasi sendiri diambil dari keterangan warga yang selamat dan Kepala Dusun (Kadus) setempat.
"Berdasarkan pemetaan udara dan perbandingan dengan gambar-gambar dari aplikasi peta yang kita bandingkan dengan kondisi terbaru, untuk identifikasi posisi rumah warga yang tertimbun," kata Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Made Oka, Kamis (3/1/2019).
Pencarian Korban Longsor Kampung Adat Sukabumi Dibagi 6 SektorFoto: Syahdan Alamsyah
Masing-masing tim yang akan melakukan pencarian dan evakuasi di lokasi akan didampingi oleh warga dan Kades setempat. "Jadi tidak sekedar pemetaan tapi informasi dari mereka yang mengetahui langsung posisi dari masing-masing rumah," lanjut Oka.
Pantauan di lokasi hingga hari ini, hujan sempat mengguyur lokasi pencarian. Namun saat seluruh tim SAR dan relawan melakukan apel hujan berhenti, saat ini mereka langsung bekerja di lokasi longsoran yang masih terdapat tanah basah, lumpur dan batu.
Diberitakan sebelumnya ada 20 warga lagi yang diduga masih tertimbun.(int/nol)
Berita Lainnya
Sinergi Pemprov Riau dan Baznas Biayai Rujukan Sembilan Warga Kurang Mampu ke Jakarta
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan
Satu Helikopter Pemadam dari Australia Diterbangkan ke Riau
Pasar CPO Global Lesu, Harga Sawit Swadaya Riau Turun hingga 11 Persen
Petugas Manggala Agni Jinakkan Karhutla di Siak dan Pelalawan, Titik Api Baru Muncul di Rupat
Sinergi Pemprov Riau dan Baznas Biayai Rujukan Sembilan Warga Kurang Mampu ke Jakarta
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan
Satu Helikopter Pemadam dari Australia Diterbangkan ke Riau
Pasar CPO Global Lesu, Harga Sawit Swadaya Riau Turun hingga 11 Persen
Petugas Manggala Agni Jinakkan Karhutla di Siak dan Pelalawan, Titik Api Baru Muncul di Rupat