PILIHAN
Turap Longsor Paska Banjir, Warga Berhamburan
KAMPAR, Riauin.com - Warga Dusun Tanjung Alai Hilir, Desa Sungai Tarap, Kecamatan Kampa, Kabupaten Kampar, Senin (17/12) dinihari behamburan. Sekitar pukul 01.00 WIB, turap di Sungai Kampar longsor.
Beruntung tak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun belasan rumah sepanjang turap yang longsor terancam amblas.
Mulai pukul 01.00 WIB sampai pagi, puluhan warga yang tinggal di lokasi kejadian siaga. Mereka takut jika rumah mereka ikut terbawa longsor ke Sungai Kampar.
Tak hanya itu, sebagian warga terpaksa mengungsikan anak dan istrinya ke rumah keluarga. Mereka takut akan terjadi longsor susulan.
Menurut salah satu warga, Novri Andrizal, longsor terjadi saat hujan turun. Suaranya begitu kuat hingga warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
"Waktu itu saya lagi mencari udang di sungai. Tiba-tiba turapnya longsor dan saya lari menyelamatkan diri," kata Novri Andrizal.
Antara panik dan takut, Novri Andrizal langsung menyelamatkan mobil saudaranya yang terpakir di depan rumah. Begitu juga dengan warga sekitar yang masih beraktivitas di pinggir sungai.
"Pertama saya kira longsornya sedikit. Terus ada yang berteriak dari atas, mobil bang. Saat itu juga saya pindahkan," ujarnya.
Di lokasi yang sama, Andi berharap pemerintah cepat tanggap dengan musibah ini. Pasalnya, belasan rumah terancam amblas.
"Kami berharap pemerintah memperhatikan kondisi ini. Kami takut terjadi longsor susulan dan rumah warga ikut menjadi korban," kata Andi yang juga anggota BPD Desa Sungai Tarap itu.
Kapolsek Tambang AKP Handono sudah mendapat informasi musibah longsor tersebut. "Terima kasih infonya. Kami segera ke sana," ungkapnya. (Az)
Beruntung tak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun belasan rumah sepanjang turap yang longsor terancam amblas.
Mulai pukul 01.00 WIB sampai pagi, puluhan warga yang tinggal di lokasi kejadian siaga. Mereka takut jika rumah mereka ikut terbawa longsor ke Sungai Kampar.
Tak hanya itu, sebagian warga terpaksa mengungsikan anak dan istrinya ke rumah keluarga. Mereka takut akan terjadi longsor susulan.
Menurut salah satu warga, Novri Andrizal, longsor terjadi saat hujan turun. Suaranya begitu kuat hingga warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
"Waktu itu saya lagi mencari udang di sungai. Tiba-tiba turapnya longsor dan saya lari menyelamatkan diri," kata Novri Andrizal.
Antara panik dan takut, Novri Andrizal langsung menyelamatkan mobil saudaranya yang terpakir di depan rumah. Begitu juga dengan warga sekitar yang masih beraktivitas di pinggir sungai.
"Pertama saya kira longsornya sedikit. Terus ada yang berteriak dari atas, mobil bang. Saat itu juga saya pindahkan," ujarnya.
Di lokasi yang sama, Andi berharap pemerintah cepat tanggap dengan musibah ini. Pasalnya, belasan rumah terancam amblas.
"Kami berharap pemerintah memperhatikan kondisi ini. Kami takut terjadi longsor susulan dan rumah warga ikut menjadi korban," kata Andi yang juga anggota BPD Desa Sungai Tarap itu.
Kapolsek Tambang AKP Handono sudah mendapat informasi musibah longsor tersebut. "Terima kasih infonya. Kami segera ke sana," ungkapnya. (Az)
Berita Lainnya
Pemkab Ancam Cabut Izin Pabrik Kelapa Sawit Nakal di Kampar
Jembatan Danau Bingkuang Ditutup akibat Kerusakan Struktur, Arus Lalu Lintas Pekanbaru-Bangkinang Dialihkan
Masjid Al-Ihsan Islamic Center Bangkinang Masuk Lima Besar Penyumbang Kurban Terbanyak Nasional
Pemkab Kampar Prioritaskan Ruas Jalan Rusak Parah Akibat Keterbatasan Anggaran
Hadiri Penyembelihan Kurban di PWI, Wakil Bupati Kampar Ajak Insan Pers Perkuat Sinergi lewat Aksi Sosial
Lewat Sistem Tabungan, Diskominfo Kampar Gelar Kurban Mandiri Perdana
Pemkab Ancam Cabut Izin Pabrik Kelapa Sawit Nakal di Kampar
Jembatan Danau Bingkuang Ditutup akibat Kerusakan Struktur, Arus Lalu Lintas Pekanbaru-Bangkinang Dialihkan
Masjid Al-Ihsan Islamic Center Bangkinang Masuk Lima Besar Penyumbang Kurban Terbanyak Nasional
Pemkab Kampar Prioritaskan Ruas Jalan Rusak Parah Akibat Keterbatasan Anggaran
Hadiri Penyembelihan Kurban di PWI, Wakil Bupati Kampar Ajak Insan Pers Perkuat Sinergi lewat Aksi Sosial
Lewat Sistem Tabungan, Diskominfo Kampar Gelar Kurban Mandiri Perdana