PILIHAN
Banjir Lumpuhkan Ekonomi Masyarakat Desa Gobah Kabupaten Kampar
Pekanbaru, Riauin.com - Sejak sepekan terakhir, banjir telah merendam daerah pemukiman masyarakat Desa Gobah, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau.
Kepala Desa Gobah Kecamatan Tambang Erpandah mengatakan Sedikitnya ada 1300 KK diprediksi tak dapat melakukan kegiatan ekonomi, yang mana kehidupan di Desa Gobah tersebut 100 persen adalah bertani,"ungkapnya, Minggu (16/12/2018).
Dari pantauan dilokasi banjir, ketinggian air mencapai leher orang dewasa atau sekitar 160 centimeter.
Erpandah, saat ini ekonomi masyarakat yang rata-ratanya adalah bertani menjadi lumpuh total.
"Tak ada aktifitas ekonomi yang dapat dilakukan masyarakat kita dalam beberapa hari ini, masyarakat hanya mampu bertahan dengan kondisi sekarang, ," ujarnya.
Kemudian ia menjelaskan banjir yang terjadi saat ini cukup dirasakan oleh masyarakat setempat, dimana, 100 persen perekonomian masyarakat Desa Gobah dihasilkan dari pertanian seperti kelapa sawit dan juga karet, dimana untuk kelapa sawit itu sendiri seperti kita ketahui bahwa harganya telah mengalami penurunan drastis.
"Bukan masalah banjirnya, akan tetapi terkait masalah perekonomian karena kalau sudah banjir maka ekonomi masyrakat lumpuh,"terangnya.
Untuk itu, dikesempatan ini Erpandah berharap kepada pemerintah utamanya Dinas Sosial Kabupaten Kampar atau pun Dinas Sosial Provinsi Riau untuk dapat menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakatnya untuk dapat meringankan beban masyarakat.(int/nol)
Kepala Desa Gobah Kecamatan Tambang Erpandah mengatakan Sedikitnya ada 1300 KK diprediksi tak dapat melakukan kegiatan ekonomi, yang mana kehidupan di Desa Gobah tersebut 100 persen adalah bertani,"ungkapnya, Minggu (16/12/2018).
Dari pantauan dilokasi banjir, ketinggian air mencapai leher orang dewasa atau sekitar 160 centimeter.
Erpandah, saat ini ekonomi masyarakat yang rata-ratanya adalah bertani menjadi lumpuh total.
"Tak ada aktifitas ekonomi yang dapat dilakukan masyarakat kita dalam beberapa hari ini, masyarakat hanya mampu bertahan dengan kondisi sekarang, ," ujarnya.
Kemudian ia menjelaskan banjir yang terjadi saat ini cukup dirasakan oleh masyarakat setempat, dimana, 100 persen perekonomian masyarakat Desa Gobah dihasilkan dari pertanian seperti kelapa sawit dan juga karet, dimana untuk kelapa sawit itu sendiri seperti kita ketahui bahwa harganya telah mengalami penurunan drastis.
"Bukan masalah banjirnya, akan tetapi terkait masalah perekonomian karena kalau sudah banjir maka ekonomi masyrakat lumpuh,"terangnya.
Untuk itu, dikesempatan ini Erpandah berharap kepada pemerintah utamanya Dinas Sosial Kabupaten Kampar atau pun Dinas Sosial Provinsi Riau untuk dapat menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakatnya untuk dapat meringankan beban masyarakat.(int/nol)
Berita Lainnya
Pemkab Ancam Cabut Izin Pabrik Kelapa Sawit Nakal di Kampar
Jembatan Danau Bingkuang Ditutup akibat Kerusakan Struktur, Arus Lalu Lintas Pekanbaru-Bangkinang Dialihkan
Masjid Al-Ihsan Islamic Center Bangkinang Masuk Lima Besar Penyumbang Kurban Terbanyak Nasional
Pemkab Kampar Prioritaskan Ruas Jalan Rusak Parah Akibat Keterbatasan Anggaran
Hadiri Penyembelihan Kurban di PWI, Wakil Bupati Kampar Ajak Insan Pers Perkuat Sinergi lewat Aksi Sosial
Lewat Sistem Tabungan, Diskominfo Kampar Gelar Kurban Mandiri Perdana
Pemkab Ancam Cabut Izin Pabrik Kelapa Sawit Nakal di Kampar
Jembatan Danau Bingkuang Ditutup akibat Kerusakan Struktur, Arus Lalu Lintas Pekanbaru-Bangkinang Dialihkan
Masjid Al-Ihsan Islamic Center Bangkinang Masuk Lima Besar Penyumbang Kurban Terbanyak Nasional
Pemkab Kampar Prioritaskan Ruas Jalan Rusak Parah Akibat Keterbatasan Anggaran
Hadiri Penyembelihan Kurban di PWI, Wakil Bupati Kampar Ajak Insan Pers Perkuat Sinergi lewat Aksi Sosial
Lewat Sistem Tabungan, Diskominfo Kampar Gelar Kurban Mandiri Perdana