PILIHAN
Garuda Mengukir Sejarah di Gelora Bung Karno
05 Oktober 2026
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
25 September 2026
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
20 September 2026
2019, Samsat Gendong Dilaunching
Petugas Akan Datangi Rumah Warga di Pelosok untuk Menagih Pajak Kendaraan
PEKANBARU, Riauin.com - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau tahun depan akan melaunching Samsat Gendong untuk menagih Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) ke daerah pelosok. Informasi ini disampaikan Kepala Bapenda Riau, Indra Putra Yana, kepada wartawan, Sabtu (20/10/2018).
Menurutnya, Samsat Gendong ini bentuk pelayanan pembayaran PKB, dengan menggunakan sepeda motor. "Jadi di Samsat Gendong juga dilengkapi dengan peralatan dan seorang petugas, yang akan mendatangi rumah-rumah warga di pelosok desa untuk menagih pajak kendaraan," katanya.
Dia menyampaikan terobosan tersebut untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor PKB. Karena pendataan yang dilakukan pihaknya, masih banyak masyarakat yang jauh dari kantor-kantor pelayanan Samsat.
"Itu salah satu alasan masyarakat tidak taat membayar pajak. Memang kita akui, 33 unit Samsat yang ada saat ini tidak bisa menjangkau seluruh daerah pelosok," ujarnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, jumlah 33 unit Samsat ini tak sebanding dengan luas wilayah Riau. Saat ini baru ada 20 Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan 13 Unit Pelayanan (UP) di Riau, dan itu pun jauh dari jangkauan masyarakat
"Misalnya di daerah Kuok dan Air Tiris, Kampar itu tidak ada unit Samsat. Masyarakat harus bayar pajak ke Bangkinang," cakapnya.
Padahal, lanjut Indra, di daerah tersebut banyak wajib pajak. Mereka harus menempuh perjalanan yang jauh untuk membayar pajak kendaraan ke Bangkinang.
"Ini salah satu upaya kita menjangkau masyarakat untuk membayar pajak. Karena selama ini ada keluhan dari masyarakat bilang, kami mau bayar pajak tapi kantornya jauh. Maka kita dekatkan pelayanan. Kalau tidak mau bayar juga, baru kita razia," ujarnya.(int/nol)
Menurutnya, Samsat Gendong ini bentuk pelayanan pembayaran PKB, dengan menggunakan sepeda motor. "Jadi di Samsat Gendong juga dilengkapi dengan peralatan dan seorang petugas, yang akan mendatangi rumah-rumah warga di pelosok desa untuk menagih pajak kendaraan," katanya.
Dia menyampaikan terobosan tersebut untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor PKB. Karena pendataan yang dilakukan pihaknya, masih banyak masyarakat yang jauh dari kantor-kantor pelayanan Samsat.
"Itu salah satu alasan masyarakat tidak taat membayar pajak. Memang kita akui, 33 unit Samsat yang ada saat ini tidak bisa menjangkau seluruh daerah pelosok," ujarnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, jumlah 33 unit Samsat ini tak sebanding dengan luas wilayah Riau. Saat ini baru ada 20 Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan 13 Unit Pelayanan (UP) di Riau, dan itu pun jauh dari jangkauan masyarakat
"Misalnya di daerah Kuok dan Air Tiris, Kampar itu tidak ada unit Samsat. Masyarakat harus bayar pajak ke Bangkinang," cakapnya.
Padahal, lanjut Indra, di daerah tersebut banyak wajib pajak. Mereka harus menempuh perjalanan yang jauh untuk membayar pajak kendaraan ke Bangkinang.
"Ini salah satu upaya kita menjangkau masyarakat untuk membayar pajak. Karena selama ini ada keluhan dari masyarakat bilang, kami mau bayar pajak tapi kantornya jauh. Maka kita dekatkan pelayanan. Kalau tidak mau bayar juga, baru kita razia," ujarnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Pasokan dari Daerah Penghasil Berkurang, Harga Cabai di Pekanbaru Melonjak Naik
Disdik Pekanbaru Batasi Aktivitas Luar Kelas Sekolah Akibat Kabut Asap
Ribuan Hotspot Sumatera Ancam Kualitas Udara Pekanbaru, BMKG Imbau Warga Waspada Asap
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pasokan dari Daerah Penghasil Berkurang, Harga Cabai di Pekanbaru Melonjak Naik
Disdik Pekanbaru Batasi Aktivitas Luar Kelas Sekolah Akibat Kabut Asap
Ribuan Hotspot Sumatera Ancam Kualitas Udara Pekanbaru, BMKG Imbau Warga Waspada Asap
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila