PILIHAN
Walkot Bukittinggi Heran Desain Taman Jam Gadang Disebut Mirip Dajjal
Jakarta, Riauin.com - Desain baru Jam Gadang di Bukittinggi, Sumatera Barat ramai dibahas karena disebut mirip dengan simbol mata satu atau dajjal. Pemkot Bukittinggi menepis hal itu.
"Tidak ada gambar mata di situ. Gambar yang viral itu kertas difoto, tentu lain hasilnya. Itu bukan gambar mata, di mananya gambar mata?" kata Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias saat dihubungi, Senin (8/10/2018).
Ramlan mengatakan Jam Gadang akan makin cantik setelah ada renovasi. Jam Gadang akan dilengkapi taman bunga, air mancur, area berkumpul untuk masyarakat, musala, hingga lokasi parkir.
"Saya tidak pernah lihat dajjal. Jam Gadang itu kan tingginya 26 meter. Bawahnya itu konsepnya kita buat bulat-bulat. Nggak ada seperti itu (desain mata satu atau dajjal), kita tidak berpikir begitu. Sebenarnya ini kan tergantung bagaimana cara kita melihat. Kita, pemerintah, mendesain ini sesuai dengan fungsi lapangannya," paparnya.
Rencana renovasi kawasan sekitar Jam Gadang ini juga bukan baru-baru ini. Anggaran sebesar Rp 16,3 miliar berasal dari APBD 2018.
"Sudah mulai dikerjakan, rencananya selesai Desember 2018," ucap Ramlan. (int/nol)
"Tidak ada gambar mata di situ. Gambar yang viral itu kertas difoto, tentu lain hasilnya. Itu bukan gambar mata, di mananya gambar mata?" kata Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias saat dihubungi, Senin (8/10/2018).
Ramlan mengatakan Jam Gadang akan makin cantik setelah ada renovasi. Jam Gadang akan dilengkapi taman bunga, air mancur, area berkumpul untuk masyarakat, musala, hingga lokasi parkir.
"Saya tidak pernah lihat dajjal. Jam Gadang itu kan tingginya 26 meter. Bawahnya itu konsepnya kita buat bulat-bulat. Nggak ada seperti itu (desain mata satu atau dajjal), kita tidak berpikir begitu. Sebenarnya ini kan tergantung bagaimana cara kita melihat. Kita, pemerintah, mendesain ini sesuai dengan fungsi lapangannya," paparnya.
Rencana renovasi kawasan sekitar Jam Gadang ini juga bukan baru-baru ini. Anggaran sebesar Rp 16,3 miliar berasal dari APBD 2018.
"Sudah mulai dikerjakan, rencananya selesai Desember 2018," ucap Ramlan. (int/nol)
Berita Lainnya
Sinergi Pemprov Riau dan Baznas Biayai Rujukan Sembilan Warga Kurang Mampu ke Jakarta
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan
Satu Helikopter Pemadam dari Australia Diterbangkan ke Riau
Pasar CPO Global Lesu, Harga Sawit Swadaya Riau Turun hingga 11 Persen
Petugas Manggala Agni Jinakkan Karhutla di Siak dan Pelalawan, Titik Api Baru Muncul di Rupat
Sinergi Pemprov Riau dan Baznas Biayai Rujukan Sembilan Warga Kurang Mampu ke Jakarta
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan
Satu Helikopter Pemadam dari Australia Diterbangkan ke Riau
Pasar CPO Global Lesu, Harga Sawit Swadaya Riau Turun hingga 11 Persen
Petugas Manggala Agni Jinakkan Karhutla di Siak dan Pelalawan, Titik Api Baru Muncul di Rupat