PILIHAN
Garuda Mengukir Sejarah di Gelora Bung Karno
05 Oktober 2026
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
25 September 2026
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
20 September 2026
DPRD Riau Bantah akan Lakukan Kunjungan ke Luar Negeri
PEKANBARU, Riauin.com - Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman membantah kabar yang mengatakan bahwa wakil rakyat tersebut akan melakukan kunjungan kerja ke luar negeri di tengah defisit anggatan di Pemerintah Provinsi Riau saat ini.
Menurutnya hal itu tidak mungkin dilakukan, dan kalaupun anggota mewacanakan, pimpinan DPRD Riau tidak akan menyetujui.
"Kunker ke mana? DPRD Riau harus fokus menyelesaikan APBD Murni, dan Perda-perda.
Kalau wacana sih, silahkan saja, tapi apakah disetujui atau tidak, itu tergantung pimpinan, dan saya yakin tidak disetujui," katanya Noviwaldy, Sabtu (6/10/2018).
Politisi Demokrat ini mengatakan hal ini bukan tanpa alasan, ia mengatakan banyak kegiatan penting di Provinsi Riau yang harus diselesaikan.
"DPRD Riau kini tengah fokus untuk menyelesaikan pembahasan APBD Murni, dan Peraturan Daerah (Perda) yang tengah menumpuk meminta disahkan," tukasnya.
Seperti yang diberitakan wartawan sebelumnya, di saat Pemerintah Provinsi Riau defisit anggaran, dan tidak menggunakan APBD Perubahan, anggota DPRD Riau dijadwalkan akan kembali melakukan kunjungan kerja ke luar negeri. Tak tanggung-tanggung, dikabarkan ada sekitar 20 anggota DPRD Riau yang akan berangkat.
Salah seorang pegawai di lingkungan Pemprov Riau membenarkan informasi tersebut, namun ia tidak bisa memastikan kemana tujuan 20 anggota dewan tersebut.
“Ada bulan ini kalau tak salah 20 orang yang akan ke luar negri, ke mana tujuan belum tahu,†kata pegawai yang enggan disebutkan namanya ini.
Sementara itu, Kepala Biro Tata Pemerintahan dan Administrasi, Sudarman, saat dikonfirmasi tidak ingin mengomentari terkait wacana Kunker anggota dewan ke luar negeri, ia memilih tidak komentar. (int/nol)
Menurutnya hal itu tidak mungkin dilakukan, dan kalaupun anggota mewacanakan, pimpinan DPRD Riau tidak akan menyetujui.
"Kunker ke mana? DPRD Riau harus fokus menyelesaikan APBD Murni, dan Perda-perda.
Kalau wacana sih, silahkan saja, tapi apakah disetujui atau tidak, itu tergantung pimpinan, dan saya yakin tidak disetujui," katanya Noviwaldy, Sabtu (6/10/2018).
Politisi Demokrat ini mengatakan hal ini bukan tanpa alasan, ia mengatakan banyak kegiatan penting di Provinsi Riau yang harus diselesaikan.
"DPRD Riau kini tengah fokus untuk menyelesaikan pembahasan APBD Murni, dan Peraturan Daerah (Perda) yang tengah menumpuk meminta disahkan," tukasnya.
Seperti yang diberitakan wartawan sebelumnya, di saat Pemerintah Provinsi Riau defisit anggaran, dan tidak menggunakan APBD Perubahan, anggota DPRD Riau dijadwalkan akan kembali melakukan kunjungan kerja ke luar negeri. Tak tanggung-tanggung, dikabarkan ada sekitar 20 anggota DPRD Riau yang akan berangkat.
Salah seorang pegawai di lingkungan Pemprov Riau membenarkan informasi tersebut, namun ia tidak bisa memastikan kemana tujuan 20 anggota dewan tersebut.
“Ada bulan ini kalau tak salah 20 orang yang akan ke luar negri, ke mana tujuan belum tahu,†kata pegawai yang enggan disebutkan namanya ini.
Sementara itu, Kepala Biro Tata Pemerintahan dan Administrasi, Sudarman, saat dikonfirmasi tidak ingin mengomentari terkait wacana Kunker anggota dewan ke luar negeri, ia memilih tidak komentar. (int/nol)
Berita Lainnya
Pasokan dari Daerah Penghasil Berkurang, Harga Cabai di Pekanbaru Melonjak Naik
Disdik Pekanbaru Batasi Aktivitas Luar Kelas Sekolah Akibat Kabut Asap
Ribuan Hotspot Sumatera Ancam Kualitas Udara Pekanbaru, BMKG Imbau Warga Waspada Asap
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pasokan dari Daerah Penghasil Berkurang, Harga Cabai di Pekanbaru Melonjak Naik
Disdik Pekanbaru Batasi Aktivitas Luar Kelas Sekolah Akibat Kabut Asap
Ribuan Hotspot Sumatera Ancam Kualitas Udara Pekanbaru, BMKG Imbau Warga Waspada Asap
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila