PILIHAN
Ibu Pembersih Masjid Itu Dikunjungi Tim Jumat Barokah
PEKANBARU, riauin.com-- Yuyun Winarsih (39) Seorang janda yang bekerja sebagai pembersihasjid dan pembersih rumah warga disekitar rumahnya mendapat kunjungan dari tim Polisi Peduli dan Berbagi Jumat Barokah Polresta Pekanbaru, Jumat (05/10/1991) pukul 14.00 WIB
Yuyun sapaan akrab janda yang bekerja membersihkan Masjid Nurul Haq ini, bertempat tinggal di Jalan Gembolo Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Marpoyan Damai. Dia terharu saat kedatangan Tim Jumat Barokah.
"Saya ada mendengar kegiatan ini (Jumat Barokah, red) yang dilakukan oleh Polisi Pekanbaru setiap minggunya. Alhamdulillah hari ini saya mendapatkan rezeki dan kunjungan dari Jum'at Barokah," terang Yuyun
Saat wartawan mengkonfirmasi kepada Yuyun, dirinya menjelaskan suaminya telah meninggal Dunia tiga tahun yang lalu. Yuyun menghidupkan dirinya dengan bekerja membersihkan Masjid Nurul Haq dekat Rumah nya serta membersihkan rumah warga dengan penghasilan sebulannya Rp. 600.000. Itu Hasil kerja dari 2 lokasi kerja, yaitu membersihkan Mesjid dan Rumah Warga. Dua ratus ribu dari Masjid dan sisanya dari membersihkan rumah warga.
"Terimakasih saya ucapkan kepada Bapak dan ibuk semuanya yang tergabung di Jum'at Barokah Polresta Pekanbaru yang telah memberikan saya bantuan. Ternyata, masih ada Polisi yang baik. Saya hanya bisa mendoakan agar bapak dan Ibuk semuanya diberikan kesehatan, dimurahkan resekinya dan mendapatkan pahala dari Allah SWT. Amin, " ungkap Yuyun sambil tersedu menahan tangisnya
Sementara Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto SIK SH MH melalui Wakapolresta AKBP Edy Sumardi P SIK menyebutkan bahwa program Polisi Peduli dan Berbagi dengan nama Jum'at Barokah setiap minggunya dilaksanakan dengan mengumpulkan infak anggota dan diberikan kepada warga masyarakat yang kurang mampu.
"Kita memberi bukan berarti lebih. Tetapi, adanya rasa kepedulian dan persaudaraan yang kami miliki kepada masyarakat yang kurang mampu," tutur Edy
Ditambahkan Edy, Program ini dapat dilaksanakan berkat dukungan dari pimpinan serta beberapa instansi terkait seperti LSM, Media serta masyarakat khususnya warga Pekanbaru.
"Alhamdulillah hari ini kegiatan Jum'at Barokah kita sudah berjalan dengan baik sebagaimna semestinya. Mudah-mudahan apa yang kita berikan dapat bermanfaat bagi buk yuyun serta bagi yang memberikan infak dan bantuannya mendapatkan Berkah dari Allah SWT,"tutup Wakapolresta
Turut hadir dalam kegiatan ini Dokkes Polda Riau,IDI Cabang Pekanbaru, PDGI Cabang Pekanbaru, APERNAS(Asosiasi Pengembang Rumah Sederhana Sehat Nasional), ICMI Riau, Akademisi UNRI, Ketua FPI Pekanbaru, Ketua LBP2R, Perempuan LIRA, Kabag Sumda, Kapolsek, Kanit Provos, Tim Jumat Barokah, Tim Managemen Media Polresta dan FJPI. (rls, vie)
Yuyun sapaan akrab janda yang bekerja membersihkan Masjid Nurul Haq ini, bertempat tinggal di Jalan Gembolo Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Marpoyan Damai. Dia terharu saat kedatangan Tim Jumat Barokah.
"Saya ada mendengar kegiatan ini (Jumat Barokah, red) yang dilakukan oleh Polisi Pekanbaru setiap minggunya. Alhamdulillah hari ini saya mendapatkan rezeki dan kunjungan dari Jum'at Barokah," terang Yuyun
Saat wartawan mengkonfirmasi kepada Yuyun, dirinya menjelaskan suaminya telah meninggal Dunia tiga tahun yang lalu. Yuyun menghidupkan dirinya dengan bekerja membersihkan Masjid Nurul Haq dekat Rumah nya serta membersihkan rumah warga dengan penghasilan sebulannya Rp. 600.000. Itu Hasil kerja dari 2 lokasi kerja, yaitu membersihkan Mesjid dan Rumah Warga. Dua ratus ribu dari Masjid dan sisanya dari membersihkan rumah warga.
"Terimakasih saya ucapkan kepada Bapak dan ibuk semuanya yang tergabung di Jum'at Barokah Polresta Pekanbaru yang telah memberikan saya bantuan. Ternyata, masih ada Polisi yang baik. Saya hanya bisa mendoakan agar bapak dan Ibuk semuanya diberikan kesehatan, dimurahkan resekinya dan mendapatkan pahala dari Allah SWT. Amin, " ungkap Yuyun sambil tersedu menahan tangisnya
Sementara Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto SIK SH MH melalui Wakapolresta AKBP Edy Sumardi P SIK menyebutkan bahwa program Polisi Peduli dan Berbagi dengan nama Jum'at Barokah setiap minggunya dilaksanakan dengan mengumpulkan infak anggota dan diberikan kepada warga masyarakat yang kurang mampu.
"Kita memberi bukan berarti lebih. Tetapi, adanya rasa kepedulian dan persaudaraan yang kami miliki kepada masyarakat yang kurang mampu," tutur Edy
Ditambahkan Edy, Program ini dapat dilaksanakan berkat dukungan dari pimpinan serta beberapa instansi terkait seperti LSM, Media serta masyarakat khususnya warga Pekanbaru.
"Alhamdulillah hari ini kegiatan Jum'at Barokah kita sudah berjalan dengan baik sebagaimna semestinya. Mudah-mudahan apa yang kita berikan dapat bermanfaat bagi buk yuyun serta bagi yang memberikan infak dan bantuannya mendapatkan Berkah dari Allah SWT,"tutup Wakapolresta
Turut hadir dalam kegiatan ini Dokkes Polda Riau,IDI Cabang Pekanbaru, PDGI Cabang Pekanbaru, APERNAS(Asosiasi Pengembang Rumah Sederhana Sehat Nasional), ICMI Riau, Akademisi UNRI, Ketua FPI Pekanbaru, Ketua LBP2R, Perempuan LIRA, Kabag Sumda, Kapolsek, Kanit Provos, Tim Jumat Barokah, Tim Managemen Media Polresta dan FJPI. (rls, vie)
Berita Lainnya
Sinergi Pemprov Riau dan Baznas Biayai Rujukan Sembilan Warga Kurang Mampu ke Jakarta
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan
Satu Helikopter Pemadam dari Australia Diterbangkan ke Riau
Pasar CPO Global Lesu, Harga Sawit Swadaya Riau Turun hingga 11 Persen
Petugas Manggala Agni Jinakkan Karhutla di Siak dan Pelalawan, Titik Api Baru Muncul di Rupat
Sinergi Pemprov Riau dan Baznas Biayai Rujukan Sembilan Warga Kurang Mampu ke Jakarta
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan
Satu Helikopter Pemadam dari Australia Diterbangkan ke Riau
Pasar CPO Global Lesu, Harga Sawit Swadaya Riau Turun hingga 11 Persen
Petugas Manggala Agni Jinakkan Karhutla di Siak dan Pelalawan, Titik Api Baru Muncul di Rupat