PILIHAN
Kapolsek Bengkalis Sebut Ada Saksi Rekam Sumber Api, Lengkap dengan Video
BENGKALIS, Riauin.com - Kapolsek Bengkalis AKP Maitertika, membenarkan terbakarnya tujuh kios milik pedagang Jalan Hos Cokro Aminoto, Kelurahan Kota Bengkalis, Kecamatan Bengkalis, Senin (20/8/2018) malam.
Dikatakan Maitertika, pihaknya akan melakukan penyelidikan secara intensif asal dan penyebab kebakaran tersebut.
"Sekitar pukul 22.15 WIB, ada laporan dari masyarakat bahwa ada kebakaran di Jalan Cokro Aminoto. Mendapat laporan kita langsung ke TKP, ketika sampai, api menyala besar, " ungkap Kapolsek kepada wartawan.
Berdasarkan keterangan saksi, beber Kapolsek Bengkalis, api berasal dari salah satu kios penjual minyak premium di sana. Febi, saksi mata yang sedang berjaga di kios Parfum Mixmax, bersama dengan temannya melihat kobaran api besar yang berasal dari belakang kios minyak itu.
"Kejadian tersebut sempat difoto dan divideokan oleh saksi Febi, hal tersebut dikuatkan dengan keterangan sementara oleh saksi Susi Yanti yang menyewa salah satu kios buah, dan melihat kobaran api besar dari arah kios minyak. Kios minyak tersebut disewa oleh saudara Winda," terang Kapolsek lagi.
Kendati demikian, selain meminta keterangan saksi, kepolisian menurut Kapolsek Bengkalis akan penyelidikan forensik untuk benar-benar mengetahui sebenarnya asal api.
"Ini harus dilakukan penyelidikan secara intensif asal api darimana. tapi ini berdasarkan keteeangan saksi.
Ditambahkan Kapolsek, kios terbakar terbuat dari kayu. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.
"Kios keseluruhan ada sembilan, dua lagi terbuat dari beton dan tidak terbakar, termasuk ruko penjual parfum. Jadi ini masih kita lakukan penyelidikan,"pungkasnya.(int/nol)
Dikatakan Maitertika, pihaknya akan melakukan penyelidikan secara intensif asal dan penyebab kebakaran tersebut.
"Sekitar pukul 22.15 WIB, ada laporan dari masyarakat bahwa ada kebakaran di Jalan Cokro Aminoto. Mendapat laporan kita langsung ke TKP, ketika sampai, api menyala besar, " ungkap Kapolsek kepada wartawan.
Berdasarkan keterangan saksi, beber Kapolsek Bengkalis, api berasal dari salah satu kios penjual minyak premium di sana. Febi, saksi mata yang sedang berjaga di kios Parfum Mixmax, bersama dengan temannya melihat kobaran api besar yang berasal dari belakang kios minyak itu.
"Kejadian tersebut sempat difoto dan divideokan oleh saksi Febi, hal tersebut dikuatkan dengan keterangan sementara oleh saksi Susi Yanti yang menyewa salah satu kios buah, dan melihat kobaran api besar dari arah kios minyak. Kios minyak tersebut disewa oleh saudara Winda," terang Kapolsek lagi.
Kendati demikian, selain meminta keterangan saksi, kepolisian menurut Kapolsek Bengkalis akan penyelidikan forensik untuk benar-benar mengetahui sebenarnya asal api.
"Ini harus dilakukan penyelidikan secara intensif asal api darimana. tapi ini berdasarkan keteeangan saksi.
Ditambahkan Kapolsek, kios terbakar terbuat dari kayu. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.
"Kios keseluruhan ada sembilan, dua lagi terbuat dari beton dan tidak terbakar, termasuk ruko penjual parfum. Jadi ini masih kita lakukan penyelidikan,"pungkasnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Kasus Korupsi Abdul Wahid, KPK Periksa Anggota DPRD Riau dan Ajudan Pangdam di Pekanbaru
Prahara Politik Riau Terungkap di Sidang, Abdul Wahid Ngaku Sempat Berkonflik dengan Wakilnya
Dana Operasional Gubernur Riau Diklaim Sesuai Pergub, Terdakwa Abdul Wahid Bantah Pungutan UPT
Istri Kedua Bupati Kuansing Diamankan KPK di Rumahnya, Mobil Mewah Rp 700 Juta Disita
KPK Bidik Kementerian Kehutanan dalam Kasus Suap Bupati Kuansing, Diduga Potong Setengah Penghasilan Petani
Satresnarkoba Polres Pelalawan Gerebek Rumah di Pangkalan Kerinci, 58 Paket Ganja Siap Edar Disita
Kasus Korupsi Abdul Wahid, KPK Periksa Anggota DPRD Riau dan Ajudan Pangdam di Pekanbaru
Prahara Politik Riau Terungkap di Sidang, Abdul Wahid Ngaku Sempat Berkonflik dengan Wakilnya
Dana Operasional Gubernur Riau Diklaim Sesuai Pergub, Terdakwa Abdul Wahid Bantah Pungutan UPT
Istri Kedua Bupati Kuansing Diamankan KPK di Rumahnya, Mobil Mewah Rp 700 Juta Disita
KPK Bidik Kementerian Kehutanan dalam Kasus Suap Bupati Kuansing, Diduga Potong Setengah Penghasilan Petani
Satresnarkoba Polres Pelalawan Gerebek Rumah di Pangkalan Kerinci, 58 Paket Ganja Siap Edar Disita