• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Kasus Tambang Emas Ilegal Kuansing: Ex-Legislator Jefriadi Ditangkap Jadi Pemodal
19 Agustus 2026
Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!
19 Agustus 2026
Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur
19 Agustus 2026
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
17 Agustus 2026
Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo
16 Agustus 2026

  • Home
  • Nasional

FJPI Riau Kutuk Aksi Brutal Oknum Satpol PP Kampar

Redaksi
Selasa, 17 Juli 2018 19:32:37 WIB
Cetak
Luzi Diamanda Ketua FJPI Riau
PEKANBARU, riauin.com--Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Riau mengutuk tindakan brutal dan tidak manusiawi yang dilakukan oknum Satpol PP Kabupaten Kampar, Riau, saat mengusir  warga yang berdemo di kantor bupati Kampar, Senin (16/7/2018) kemarin. Saat kejadian Kakan Satpol PP Kampar, Hambali, ada di dilokasi ikut emosi dan marah, memicu anggotanya bertindak kasar.

Akhirnya anggota Satpol PP Kampar melakukan pemukulan dan menendang para demonstran, yang sebagian besar adalah perempuan yang merupakan tenaga Rumah Tunggu Kelahiran (RTK) yang ada di desa-desa, program dari kementrian kesehatan. Mereka sudah beberapa bulan tidak menerima honor dan honor inilah yang mereka tuntut agar dibayarkan Pemkab Kampar. Dalam perjuangannya, RTK didukung aktivis Gerakan Pemuda Patriotik Indonesia (GPPI) Kampar dan Forum Komunikasi Mahasiswa Kampar se-Indonesia (FKMKI).

“Mereka, anggota Satpol PP itu terlalu arogan, mereka mendorong dan memukul perempuan, mereka lupa kalau mereka terlahir dari rahim perempuan. FJPI Riau mengecam dan meminta Bupati Kampar untuk memecat mereka yang anarkis,” kata Ketua FJPI Riau, Luzi Diamanda, Selasa (17/7/2018).

Menurut Luzi, penegak hukum juga harus mengusut kasus ini hingga tuntas dan mempidanakan mereka yang sudah semena-mena atas nama kekuasaan, karena akibat kekerasan yang diterima, salah seorang pendemo yang bernama Fitriani Winarti (24) hingga saat ini masih terbaring di RSUD Bangkinang.

Sedihnya lagi, Fitriani yang sedang dalam proses pengobatan untuk dapat hamil setelah beberapa waktu lalu mengalami keguguran, juga sudah dalam kondisi terlambat menstruasi beberapa minggu ini dan diduga memang sedang hamil. Beberapa bulan lalu wanita asal Gunung Sahilan, Kampar ini sempat dikurek karena mengalami keguguran.

“Jika sikap arogan anggota satpol PP ini dibiarkan, hal yang sama akan terus berulang, mereka yang harus melindungi masyarakat malah bertindak kasar yang mencederai masyarakat. Kita minta Bupati memecat oknum Satpol PP yang brutal, kapan perlu juga Kakan Satpol PP Kampar juga dipecat, karena ikut kasar yang memicu anggotanya jadi anarkis,” ujar Luzi.

Sebagai jurnalis, anggota FJPI Riau juga berjanji akan mengawal kasus ini lewat pemberitaan dan terus mengkritisi sikap-sikap tak bertanggungjawab mereka. “Kita akan pantau terus, jangan sampai kasusnya didiamkan begitu saja dan mereka enak-enak saja kembali berdinas, menerima gaji. Mereka lupa gaji mereka itu dari uang rakyat,” ujar Luzi.

Selain Fitriani, satu mahasiswa yang bernama David Davijul, Sekjen Forum Komunikasi Mahasiswa Kampar se-Indonesia (FKMKI) Kampar yang juga mahasiswa STIE Bangkinang, juga terkena pukulan dan tendagan dalam demo ini sehingga jatuh pingsan dan juga dirawat di RSUD Bangkinang.

Peristiwa mengamuknya Satpol Kampar ini berawal saat demontrans ingin memasang spanduk di depan kantor Bupati Kampar. Saat itu dicegah oleh Kasatpol PP Kampar dengan kasar yang diikuti tindakan pengusiran secara paksa oleh anggota Satpol PP Kampar dan akibatnya terjadi adu mulut dan saling dorong-dorongan.

Terlihat jelas Kepala Satpol PP Kampar marah-marah sambil mengusir pengunjuk rasa. Sebagian anggota Satpol PP juga memukul dan menendang pengunjuk rasa. Menurut seorang saksi, Fitriani terkena tendangan di bagian perut dan dia langsung terduduk.

Menurut Sekjen GPPI Kampar, Ryan, yang mendampingi perjuangan tenaga RTK yang menuntut haknya untuk mendapatkan honor dan uang transportasi menyatakan, aksi mulai dilakukan pukul 10.30 WIB. Pendemo berorasi di depan Balai Bupati Kampar di Jalan Prof M Yamin, SH Bangkinang. Karena aksi mereka tak ditanggapi Pemkab Kampar, maka setelah istirahat siang sekira pukul 14.00 WIB mereka bergerak ke kantor Bupati Kampar.

Setelah beberapa menit melakukan orasi di depan kantor Bupati Kampar maka datanglah Sekda Kampar Yusri dan mengajak dirinya bersama tiga rekannya Azhar, Ryan Adli dan David Davijul yang merupakan perwakilan pengunjuk rasa ke ruangannya termasuk dirinya.

Ryan mengaku tak puas menerima keterangan dari Sekda Kampar. Mereka menagih janji penyelesaian masalah tenaga RTK yang dikabarkan akan dirumahkan. Setelah menemui Sekda sekitar sepuluh menit, lalu mereka turun ke lantai dasar kantor Bupati dan memasang spanduk. Saat itulah bermula kericuhan.***/rilis

 




[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!

Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur

Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo

Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT

Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap

Realisasi Retribusi Perikanan Baru 5,16 Persen, Pajak Sarang Walet Kuansing Masih Nol

Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!

Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur

Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo

Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT

Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap

Realisasi Retribusi Perikanan Baru 5,16 Persen, Pajak Sarang Walet Kuansing Masih Nol

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Kasus Tambang Emas Ilegal Kuansing: Ex-Legislator Jefriadi Ditangkap Jadi Pemodal
  • 2 Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!
  • 3 Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur
  • 4 Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
  • 5 Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo
  • 6 Diduga Disusupi Anak Orang Mampu, Seleksi Sekolah Rakyat Kuansing Didesak Transparan
  • 7 Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap
  • 8 Realisasi Retribusi Perikanan Baru 5,16 Persen, Pajak Sarang Walet Kuansing Masih Nol
  • 9 Hingga Agustus 2026, PAD Kuantan Singingi Terealisasi Rp115,9 Miliar
Terkini +INDEKS

Minim Sumber Air, Tim Gabungan Kesulitan Padamkan 20 Hektare Karhutla Kerumutan Pelalawan

20 Agustus 2026
Walikota Agung Nugroho Instruksikan Camat se-Pekanbaru Data Jalan Rusak
20 Agustus 2026
Pemprov Riau Pantau Karhutla via Dashboard Lancang Kuning Usai Terbitkan Maklumat Larangan Bakar Lahan
20 Agustus 2026
Polsek Bunut Pantau Lahan Jagung di Desa Petani, Gagal Panen akibat Hama dan Kemarau RIAUIN.COM
20 Agustus 2026
BNN Riau Bidik Kuansing Jadi Pusat Rehabilitasi Narkoba, Rusunawa hingga Hotel Dikaji
20 Agustus 2026
Simpang Arifin-Sudirman Ditargetkan Berfungsi Akhir Desember 2026
20 Agustus 2026
Ditopang Industri Pengolahan dan Lemak Nabati, Ekspor Riau Naik 3,43 Persen
20 Agustus 2026
Tembus 98 Kasus dalam 6 Bulan, Pemko Pekanbaru Minta Korban Kekerasan Anak Berani Bicara
20 Agustus 2026
Kejati Riau Eksekusi Mantan PNS Dishub Dumai Terpidana Korupsi Rp549 Juta
20 Agustus 2026
Cuaca Riau Hari Ini Cerah Berawan, BMKG Deteksi 67 Hotspot
20 Agustus 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved