PILIHAN
Akibat Ganasnya Terjangan Arus Sungai Rokan
Jembatan Gantung Koto Intan Kunto Darussalam Terancam Ambruk
KUNTODARUSSALAM, Riauin.com - Kondisi jembatan gantung yang membentang di Derah Aliran Sungai (DAS) di Desa Koto Intan Kecamatan Kunto Darussalam menuju ke Kecamatan Pagaran Tapah kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau saat ini terancam ambruk ke sungai karena abutmen jembatan tergerus erosi,yang mengakibatkan bibir sungai Ambruk.
Dari pantauan wartawan Senin (28/5) terlihat kondisi bibir sungai masih terus mengalami abrasi saat sungai meluap Pasalnya, tebing yang berada di samping bagian bawah jembatan gantung ini terus mengalami abrasi akibat derasnya terjangan banjir sungai Rokan yang menghantam tebing di bagian samping jembatan hingga longsor menggerus bibir sungai selebar 4 meter dengan panjang 800 meter .
Seorang Tokoh Masyarakat di desa tersebut H, Rusli S.sos mengatakan "Kondisi tebing samping jembatan makin kritis akibat terjadi peralihan arus sungai Rokan karena ada nya tumpukan material Yang mengakibatkan arus sungai terpisah dua bagian di pertengahan sungai yang menyebabkan pendangkalan.
Rusli juga menambahkan, seandainya tidak cepat di tanggulangi dalam waktu dekat ini di pastikan jembatan tersebut akan jatuh ke sungai "Kita berharap kepada dinas terkait agar segera ditangani dan dibangun turap dibagian hulu jembatan,"ujarnya‎
"Kita sangat berharap ini cepat dapat perhatian, sehingga jembatan gantung bisa aman dari terjangan arus sungai Rokan yang mengarah ke bagian bawah jembatan,"katanya.
Sementara Pjs Kepala desa Koto Intan Ali Imran Spd, membenarkan kondisi jembatan yang terancam ambruk, Di jelaskannya bahwa jika tumpukan material yang ada di tengah sungai tidak segera di keruk maka Arus air akan terus menabrak tebing dan menggerus bibir sungai, kita khawatir jika salah satu tiang jembatan itu ambruk,dipastikan tiang satunya juga akan ambruk, sebab kedua tiang jembatan itu kondisinya serupa,nah oleh sebab itu "saya berharap agar Pihak terkait segera membangun Turap penyanggah tebing supaya tiang jembatan gantung itu tidak jadi Roboh. "tandasnya"(yus)
Dari pantauan wartawan Senin (28/5) terlihat kondisi bibir sungai masih terus mengalami abrasi saat sungai meluap Pasalnya, tebing yang berada di samping bagian bawah jembatan gantung ini terus mengalami abrasi akibat derasnya terjangan banjir sungai Rokan yang menghantam tebing di bagian samping jembatan hingga longsor menggerus bibir sungai selebar 4 meter dengan panjang 800 meter .
Seorang Tokoh Masyarakat di desa tersebut H, Rusli S.sos mengatakan "Kondisi tebing samping jembatan makin kritis akibat terjadi peralihan arus sungai Rokan karena ada nya tumpukan material Yang mengakibatkan arus sungai terpisah dua bagian di pertengahan sungai yang menyebabkan pendangkalan.
Rusli juga menambahkan, seandainya tidak cepat di tanggulangi dalam waktu dekat ini di pastikan jembatan tersebut akan jatuh ke sungai "Kita berharap kepada dinas terkait agar segera ditangani dan dibangun turap dibagian hulu jembatan,"ujarnya‎
Menurut Rusli yang perlu dibangun turap tebing sekitar, 800 meter, sekarang air sungai terus mengikis bagian tebing dekat dengan jembatan gantung ini dalam beberapa bulan ini saja saat air sungai meluap sudah sekitar 4 meter bibir sungai yang mengalami abrasi. Jembatan gantung yang memilki lebar 2 meter dan panjang sekitar 95 meter ini kata nya, merupakan akses menuju beberapa desa antara kecamatan Kunto Darussalam dengan Kecamatan Pagaran Tapah dan perkebunan masyarakat .
Sementara Pjs Kepala desa Koto Intan Ali Imran Spd, membenarkan kondisi jembatan yang terancam ambruk, Di jelaskannya bahwa jika tumpukan material yang ada di tengah sungai tidak segera di keruk maka Arus air akan terus menabrak tebing dan menggerus bibir sungai, kita khawatir jika salah satu tiang jembatan itu ambruk,dipastikan tiang satunya juga akan ambruk, sebab kedua tiang jembatan itu kondisinya serupa,nah oleh sebab itu "saya berharap agar Pihak terkait segera membangun Turap penyanggah tebing supaya tiang jembatan gantung itu tidak jadi Roboh. "tandasnya"(yus)
Berita Lainnya
Tim SAR Temukan Lansia yang Hilang di Perkebunan Sawit Rohul
PW KAMMI Riau Salurkan Al-Qur’an dan Sembako ke TPQ Malika Rohul Saat Ramadan
Dugaan Upaya Adu Domba Masyarakat Adat di Rokan Hulu
Setelah Pencarian Panjang, Tim SAR Temukan Jasad Bocah yang Hanyut di Sungai Ngaso Rohul
Seorang Anak Hanyut di Sungai Ngaso Rohul, Tim Basarnas Pekanbaru Masih Lakukan Pencarian
Banjir Rendam Jalan Rohul-Duri hingga Surau Suluk Setinggi 1 Meter, Aktivitas Masyarakat Lumpuh
Tim SAR Temukan Lansia yang Hilang di Perkebunan Sawit Rohul
PW KAMMI Riau Salurkan Al-Qur’an dan Sembako ke TPQ Malika Rohul Saat Ramadan
Dugaan Upaya Adu Domba Masyarakat Adat di Rokan Hulu
Setelah Pencarian Panjang, Tim SAR Temukan Jasad Bocah yang Hanyut di Sungai Ngaso Rohul
Seorang Anak Hanyut di Sungai Ngaso Rohul, Tim Basarnas Pekanbaru Masih Lakukan Pencarian
Banjir Rendam Jalan Rohul-Duri hingga Surau Suluk Setinggi 1 Meter, Aktivitas Masyarakat Lumpuh